Media90 – Membeli ponsel pintar baru selalu menjadi momen menyenangkan, apalagi dengan hadirnya berbagai perangkat canggih di awal tahun 2026 ini. Namun, antusiasme untuk segera menggunakannya sering membuat pengguna terburu-buru saat setting awal. Akibatnya, banyak langkah penting terlewat atau dilakukan sembarangan, yang bisa memengaruhi performa ponsel, keamanan data, dan kenyamanan penggunaan jangka panjang. Mengatur ponsel dengan benar sejak hari pertama adalah fondasi agar perangkat bekerja optimal.
Mengapa Pengaturan Awal Sangat Penting
Pengaturan awal bukan sekadar formalitas untuk masuk ke menu utama. Saat proses ini berlangsung, sistem operasi melakukan kalibrasi komponen perangkat keras dan menyinkronkan identitas digital Anda ke ekosistem baru. Jika terburu-buru, masalah teknis atau baterai boros sering baru terlihat beberapa minggu kemudian. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan setiap langkah kecil yang muncul di layar sambutan pertama kali.
Kesalahan Umum Saat Setting HP Baru
Berdasarkan tren penggunaan teknologi dan keluhan pengguna yang dilansir Liputan6, berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan:
1. Mengabaikan Pembaruan Sistem Operasi
Banyak pengguna mengira ponsel baru sudah memiliki software terbaru. Padahal, update sistem segera setelah menyalakan ponsel penting untuk menutup celah keamanan dan memperbaiki bug sejak ponsel keluar dari pabrik.
2. Menggunakan Data Seluler untuk Transfer Data
Memindahkan data besar atau mengunduh aplikasi menggunakan kuota seluler dapat menyebabkan panas berlebih dan risiko kegagalan unduhan. Gunakan Wi-Fi stabil agar proses transfer data berjalan lancar.
3. Memberikan Izin Aplikasi Sembarangan
Pengguna sering menekan “Allow” atau “Izinkan” untuk melewati pop-up izin aplikasi. Hal ini memberi akses berlebih, seperti membaca lokasi, kontak, atau galeri, yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Selain mengancam privasi, izin lokasi aktif terus-menerus membuat baterai cepat habis.
4. Melewatkan Fitur Keamanan dan Pelacakan
Tidak mengaktifkan Find My Device (Android) atau Find My iPhone adalah kesalahan fatal. Fitur ini memungkinkan Anda melacak, mengunci, atau menghapus data jika ponsel hilang. Mengaktifkannya sejak menit pertama sangat penting.
5. Memindahkan Semua Sampah Digital
Transfer data otomatis dari ponsel lama tanpa kurasi membuat memori baru penuh dengan file sementara, foto duplikat, dan aplikasi lama. Hal ini memperlambat kinerja dan mengurangi ruang penyimpanan efektif.
6. Tidak Mengaktifkan Verifikasi Akun Dua Langkah (2FA)
Seringkali pengguna lupa menyinkronkan autentikator atau metode keamanan tambahan pada perangkat baru. Tanpa ini, akun utama lebih mudah dibobol. Pastikan Google atau Apple ID Anda diperbarui untuk memudahkan pemulihan akun di masa depan.
Ketelitian di Awal Penggunaan Sangat Penting
Proses pengaturan ponsel baru adalah tahapan krusial yang menentukan kualitas interaksi Anda dengan teknologi. Dengan menghindari kesalahan umum seperti di atas, ponsel baru akan bekerja maksimal, aman, dan lebih awet.
Luangkan waktu 30–60 menit untuk membaca petunjuk di layar dan menyelesaikan pengaturan secara mendalam daripada terburu-buru ingin memamerkan perangkat baru. Ketelitian di awal akan mencegah masalah teknis, penurunan performa, dan risiko keamanan digital di masa depan. Dengan fondasi yang tepat, ponsel pintar Anda akan menjadi alat produktivitas yang andal dan aman setiap hari.














