TEKNO

Memori HP Penuh di Akhir Tahun? Ini Deretan Aplikasi dan File yang Wajib Dihapus Agar Ponsel Kembali Kencang

15
×

Memori HP Penuh di Akhir Tahun? Ini Deretan Aplikasi dan File yang Wajib Dihapus Agar Ponsel Kembali Kencang

Sebarkan artikel ini
HP Lemot? Singkirkan Deretan Aplikasi Ini untuk Kinerja Lebih Lancar
HP Lemot? Singkirkan Deretan Aplikasi Ini untuk Kinerja Lebih Lancar

Media90 – Memasuki hari terakhir tahun 2025, banyak pengguna ponsel pintar menghadapi masalah klasik: kapasitas penyimpanan internal hampir penuh. Memori yang penuh tidak hanya membatasi pengguna untuk menyimpan foto atau mengunduh aplikasi baru, tetapi juga menurunkan performa perangkat, menyebabkan lag, hingga boros baterai.

Laporan terbaru dari CNBC Indonesia menyoroti pentingnya melakukan “pembersihan digital” terhadap jenis aplikasi tertentu yang sering menjadi penyebab memori penuh tanpa disadari.

Bloatware dan Aplikasi Bawaan yang Tidak Terpakai

Salah satu penyumbang terbesar pada memori ponsel Android adalah bloatware atau aplikasi bawaan produsen. Aplikasi ini sudah terpasang sejak awal dan sering tidak memberikan nilai guna signifikan.

  • Untuk aplikasi bawaan yang bisa dihapus, disarankan menghapus aplikasi yang tidak pernah digunakan dalam tiga bulan terakhir.

  • Untuk aplikasi yang tidak bisa dihapus, pengguna dapat menonaktifkannya (Disable) agar proses latar belakang berhenti, menghemat RAM, dan mencegah pembaruan otomatis yang memakan ruang penyimpanan.

Menimbun bloatware hanya akan mempersempit ruang untuk data penting lainnya.

Paradoks Aplikasi Pembersih dan Pengoptimal Performa

Ironisnya, aplikasi cleaner atau penghemat baterai pihak ketiga justru sering membebani memori dan baterai. Aplikasi ini harus berjalan terus-menerus untuk memantau sistem, sehingga membuat ponsel lebih lambat dan mengonsumsi daya lebih banyak.

Sistem operasi modern seperti Android dan iOS sudah memiliki manajemen memori dan baterai bawaan yang efisien. Oleh karena itu, menghapus aplikasi penghemat pihak ketiga adalah langkah cerdas untuk mengosongkan ruang dan menstabilkan kinerja ponsel.

Hindari Duplikasi Aplikasi

Pengguna sering menginstal beberapa aplikasi dengan fungsi sama, misalnya:

  • Beberapa editor foto

  • Beberapa peramban (browser)

  • Lebih dari satu aplikasi navigasi

Meskipun tiap aplikasi memiliki fitur unik, fungsi dasarnya tetap sama dan memakan kapasitas besar. Strategi terbaik: pilih satu aplikasi terbaik per kategori dan hapus sisanya, agar ruang penyimpanan lega dan update aplikasi lebih mudah.

Lima Jenis File yang Wajib Dibersihkan Menurut Google

Selain aplikasi, Google menyarankan pengguna memperhatikan lima jenis “sampah digital” terbesar:

  1. Foto dan Video Lama – Cadangkan ke layanan awan seperti Google Photos, lalu hapus salinan di perangkat.

  2. Media Hiburan – Musik, film, atau podcast yang sudah ditonton/ didengar bisa dihapus.

  3. File Unduhan (Downloads) – Folder ini kerap menjadi tempat “sampah” file PDF, dokumen kerja, dan gambar sekali pakai.

  4. Arsip Otomatis – Fitur pengarsipan otomatis Play Store menghapus data aplikasi jarang digunakan tetapi tetap menyimpan ikon dan data pribadi.

  5. Cache Aplikasi – Data sementara yang menumpuk bisa dihapus manual melalui pengaturan aplikasi, mengembalikan ruang hingga ratusan MB.

Langkah Praktis Pembersihan

  • Google Photos: Masuk ke akun, pilih foto/video yang sudah dicadangkan, dan hapus di perangkat. File tetap aman di awan.

  • Google Play Store: Gunakan menu “Kelola Aplikasi & Perangkat” untuk melihat aplikasi jarang digunakan dan berapa besar ruang yang mereka pakai, lalu hapus jika perlu.

Dengan pembersihan sistematis di akhir tahun ini, pengguna ponsel di Indonesia dapat menikmati performa optimal dan memulai tahun 2026 dengan perangkat yang lebih cepat dan lega.

Baca Juga:  Teknologi TikTok Terbaru: Kloning Suara Berbasis AI untuk Penyiaran Konten Video

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *