Media90 – OpenAI, perusahaan di balik teknologi kecerdasan buatan yang mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia digital, tampaknya siap melangkah lebih jauh. Dalam waktu dekat, perusahaan ini dikabarkan akan meluncurkan produk hardware pertamanya, hasil kolaborasi dengan desainer legendaris Jony Ive, sosok di balik desain ikonik iPhone dan MacBook.
Setelah hengkang dari Apple, Jony Ive mendirikan perusahaan kreatif LoveFrom. Pada Mei 2025, OpenAI resmi mengakuisisi startup milik Jony Ive, io, yang dikenal mengembangkan produk hardware rahasia. Akuisisi ini langsung memicu spekulasi besar di dunia teknologi, mengingat io tengah mengerjakan perangkat misterius yang belum diumumkan ke publik.
Produk Perdana: Pena AI
Menurut rumor yang beredar, produk pertama OpenAI bukan smartphone atau wearable, melainkan sebuah pena. Meski terdengar sederhana, pena ini dipastikan bukan alat tulis biasa. Banyak pihak berspekulasi, pena AI ini akan membantu penggunanya dalam berbagai aktivitas dengan dukungan teknologi AI, meski detail fungsinya masih dirahasiakan. OpenAI dan Jony Ive sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait kemampuan spesifik perangkat ini.
Bukan Hanya Pena
Menariknya, pena AI ini bukan satu-satunya hardware yang dikembangkan OpenAI. Perusahaan disebut tengah menyiapkan setidaknya dua perangkat tambahan, salah satunya berupa perangkat audio “to-go” yang dapat dibawa ke mana saja. Meski bentuk dan fungsinya belum jelas, perangkat ini diyakini akan memperluas cara pengguna berinteraksi dengan AI di luar layar laptop atau ponsel.
Dari sisi produksi, pena AI kabarnya akan diproduksi oleh Foxconn, mitra manufaktur besar yang selama ini dikenal sebagai perakit produk Apple. Lokasi utama produksi disebut Vietnam, sementara Luxshare sempat menjadi kandidat awal. Ada pula rumor bahwa sebagian produksi bisa dilakukan di Amerika Serikat.
Akuisisi io sendiri bernilai fantastis, mencapai $6,5 miliar, dilakukan sepenuhnya dengan saham tanpa pembayaran tunai langsung, menandakan keseriusan OpenAI memasuki ranah perangkat keras.
Apakah Pena AI Bisa Menggantikan HP?
Pertanyaan besar muncul: apakah pena AI bisa menggantikan HP? Sejumlah pengamat menilai hal ini belum bisa disimpulkan. Konsep perangkat AI pendamping pernah dicoba melalui produk “AI pin” dari perusahaan lain, namun banyak yang gagal menembus pasar karena fungsi terbatas dan kebutuhan pengguna yang minim.
Meskipun didukung teknologi AI canggih dan desain Jony Ive yang ikonik, tantangan adopsi pengguna tetap besar. Dunia teknologi akan menunggu apakah OpenAI mampu menghadirkan produk yang relevan dan menarik, sekaligus mematahkan tren kegagalan perangkat “third-core”.
Babak Baru Interaksi Manusia dengan AI
Dengan reputasi OpenAI sebagai pionir AI dan pengalaman desain Jony Ive, ekspektasi terhadap hardware perdana ini sangat tinggi. Meski masih minim detail resmi, pena AI ini berpotensi membuka babak baru dalam interaksi manusia dengan teknologi AI.
Untuk saat ini, publik hanya bisa menunggu bocoran lanjutan atau pengumuman resmi, karena OpenAI belum memberikan jadwal peluncuran pasti. Jika rumor ini benar, pena AI bisa menjadi langkah awal OpenAI berinovasi di ranah hardware dan memperluas ekosistem AI-nya ke perangkat fisik.














