TEKNO

Starlink dan Samsung Kolaborasi Kembangkan Internet Langsung via Satelit Tanpa BTS

173
×

Starlink dan Samsung Kolaborasi Kembangkan Internet Langsung via Satelit Tanpa BTS

Sebarkan artikel ini
Starlink dan Samsung Kolaborasi Kembangkan Internet Langsung via Satelit, Tanpa Perlu BTS
Starlink dan Samsung Kolaborasi Kembangkan Internet Langsung via Satelit, Tanpa Perlu BTS

Media90 – Perusahaan satelit milik Elon Musk, Starlink, resmi menggandeng Samsung Electronics dalam proyek ambisius untuk mengembangkan teknologi komunikasi masa depan yang memungkinkan pengguna internet terhubung langsung ke satelit—tanpa memerlukan menara BTS atau jaringan seluler konvensional.

Kolaborasi strategis ini menitikberatkan pada pengembangan chip berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan perangkat seperti smartphone, laptop, hingga router bisnis kecil berkomunikasi langsung dengan konstelasi satelit milik Starlink.

Ads
close ads

Menuju Era Jaringan 6G Non-Terrestrial Network (NTN)

Mengutip laporan The Korea Economic Daily, kerja sama ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Starlink untuk membangun jaringan 6G berbasis Non-Terrestrial Network (NTN) — sebuah teknologi komunikasi generasi baru yang tidak lagi bergantung pada infrastruktur darat seperti menara seluler.

Langkah ini juga sejalan dengan misi SpaceX untuk memperluas akses internet hingga ke wilayah pelosok dunia, terutama daerah yang selama ini tidak terjangkau sinyal BTS.

Dalam proyek tersebut, divisi System LSI Samsung tengah mengembangkan chip Exynos generasi terbaru yang dilengkapi dengan Neural Processing Unit (NPU) — unit pemrosesan saraf berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan chip memprediksi lintasan orbit satelit sekaligus mengoptimalkan koneksi jaringan secara real-time.

Performa Chip AI yang 55 Kali Lebih Cepat

Hasil uji coba internal menunjukkan, modem Exynos baru ini mampu meningkatkan kemampuan identifikasi sinyal hingga 55 kali lipat dan mempercepat prediksi channel hingga 42 kali lipat dibandingkan versi sebelumnya.

Kemampuan ini memungkinkan perangkat pengguna tetap mempertahankan koneksi internet yang stabil, bahkan ketika berpindah lokasi atau berada di daerah minim infrastruktur komunikasi.

Samsung menilai proyek ini sebagai langkah strategis besar yang memperluas peran perusahaan, dari sekadar produsen smartphone dan memori menjadi pemain utama dalam infrastruktur komunikasi global generasi berikutnya.

Investasi Raksasa Starlink Menuju Era 6G

Starlink sendiri dikabarkan telah mengalokasikan investasi sekitar US$17 miliar atau sekitar Rp257 triliun untuk pengembangan spektrum dan frekuensi satelit pendukung jaringan 6G.

Analis memperkirakan, pasar teknologi komunikasi berbasis satelit ini bisa mencapai nilai hingga US$530 miliar (Rp8.798 triliun) pada tahun 2040.

Namun, di balik potensi besarnya, para pakar menilai masih ada tantangan teknis yang harus dihadapi, seperti tingginya konsumsi daya pada modem berbasis AI, yang berpotensi memengaruhi efisiensi dan daya tahan baterai perangkat.

Meski begitu, kolaborasi antara Starlink dan Samsung ini menjadi tonggak penting menuju era komunikasi global tanpa batas — di mana internet dapat diakses dari mana saja, bahkan di lokasi terpencil yang sebelumnya tak tersentuh sinyal seluler sekalipun.

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya.Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858 untuk…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional.Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai merek…

Bocoran Desain Sony Xperia 1 VIII Muncul di Internet, Seperti Apa Wujudnya?
TEKNO

Media90 – Sony kembali menjadi sorotan setelah bocoran desain flagship terbarunya, Xperia 1 VIII, beredar di internet. Perangkat ini disebut sebagai generasi penerus lini Xperia 1 yang selama ini dikenal mempertahankan ciri khas desain khas Sony. Menjelang peluncuran resminya, berbagai detail desain hingga spesifikasi awal mulai terungkap. Layar OLED 6,5 Inci dengan Bezel Simetris Berdasarkan bocoran dari @OnLeaks bersama mymobiles.com, Sony Xperia 1 VIII akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ciri khas desain Sony masih dipertahankan, yaitu bezel simetris di bagian atas dan bawah layar, yang membuat tampilannya berbeda dari banyak flagship modern lainnya.Ads close ads Pendekatan desain…

MediaTek Luncurkan Dimensity 7450 & 7450X, Ini Perbedaan Keduanya
TEKNO

Media90 – MediaTek diam-diam memperkenalkan dua chipset terbaru di kelas menengah atas, yaitu Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Keduanya sudah tercantum di situs resmi tanpa banyak bocoran sebelumnya, sehingga cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi. Lalu, apa saja kemampuan yang ditawarkan dan apa perbedaan di antara keduanya? Spesifikasi Dimensity 7450 dan 7450X Kedua chipset ini dibangun menggunakan fabrikasi 4nm yang efisien dan modern. Di sektor CPU, digunakan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2,6GHz untuk performa, serta empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya.Ads close ads Untuk grafis, MediaTek menyematkan GPU Mali-G615 MC2 yang sudah cukup…

vivo Y6 5G Resmi Dirilis, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Kamera 50MP, dan Baterai 7200mAh
TEKNO

Media90 – Vivo kembali memperluas lini smartphone entry hingga mid-range dengan meluncurkan Y6 5G. Perangkat ini hadir tidak lama setelah Y6t, namun membawa paket fitur yang terasa lebih lengkap untuk kebutuhan harian maupun hiburan ringan. Performa Snapdragon 4 Gen 2 Di sektor dapur pacu, vivo Y6 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Chipset ini dirancang dengan efisiensi daya yang lebih baik, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan dengan performa yang stabil.Ads close ads Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi Bagian layar menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini….

Bocoran Terbaru Galaxy Z Fold Wide, Desain Layar Diduga Mirip Pura X Max
TEKNO

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan form factor baru untuk lini smartphone foldable mereka. Perangkat tersebut disebut sebagai Galaxy Z Fold Wide, dan mulai ramai dibicarakan karena membawa pendekatan layar yang berbeda dari generasi sebelumnya. Menariknya, bocoran ini muncul menjelang rumor peluncuran iPhone Fold pada September mendatang. Dimensi Galaxy Z Fold Wide Informasi terbaru yang dibagikan oleh Ice Universe di platform X mengungkap detail ukuran perangkat ini. Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold Wide memiliki dimensi 123,9 x 164,4 x 4,3 mm yang tergolong sangat tipis untuk perangkat foldable modern.Ads close ads Saat dilipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2 x…

ASUS Pad Mengudara! Tablet Baru ASUS Mulai Terekspos Bocoran
TEKNO

Media90 – ASUS tampaknya bersiap kembali meramaikan pasar tablet setelah cukup lama vakum. Meski tahun ini dikabarkan lebih fokus pada segmen lain, bocoran terbaru menunjukkan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut tengah menyiapkan perangkat baru bernama ASUS Pad yang menyasar kelas premium. Layar 12,2 Inci Dual-Layer OLED Menurut laporan dari Android Headlines, ASUS Pad akan hadir dengan layar berukuran 12,2 inci yang menggunakan panel dual-layer OLED. Teknologi ini dikenal memiliki kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang tinggi, sehingga biasanya digunakan pada perangkat kelas atas seperti tablet flagship.Ads close ads Selain itu, layar tersebut juga disebut mendukung refresh rate 144Hz, yang membuat…