Media90 – Warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada Minggu, 25 Januari 2026.
Berdasarkan informasi peringatan dini yang dirilis pada pukul 03.40 WIB, kondisi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 07.30 WIB.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak Paling Awal
Sejumlah daerah di wilayah pesisir utara Jawa Tengah diprediksi menjadi kawasan yang terdampak lebih awal oleh hujan lebat pada pagi hari. Wilayah tersebut meliputi:
Kabupaten Pekalongan
Sragi, Bojong, Tirto, Wiradesa, Siwalan, Wonokerto.
Kabupaten Pemalang
Bodeh, Ampelgading, Comal, Ulujami.
Kota Pekalongan
Pekalongan Barat, Pekalongan Utara.
Potensi Hujan Lebat Meluas
Selain wilayah awal, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan dapat meluas ke berbagai kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.
Kabupaten Kendal
Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Kaliwungu, Brangsong, Pegandon, Gemuh, Weleri, Cepiring, Patebon, Kendal, Rowosari, Kangkung, Ringinarum, Ngampel, Kaliwungu Selatan.
Kabupaten Batang
Wonotunggal, Bandar, Blado, Reban, Bawang, Tersono, Gringsing, Limpung, Subah, Tulis, Batang, Warungasem, Kandeman, Pecalungan, Banyuputih.
Kabupaten Pekalongan (Wilayah Tambahan)
Talun, Doro, Karanganyar, Kajen, Kesesi, Wonopringgo, Kedungwuni, Buaran, Karangdadap.
Kabupaten Pemalang (Wilayah Tambahan)
Bantarbolang, Pemalang, Taman, Petarukan.
Kabupaten Tegal
Talang, Dukuhturi, Tarub, Kramat, Suradadi, Warureja.
Kabupaten Brebes
Wanasari, Brebes, Losari, Tanjung, Bulakamba.
Kota Semarang
Ngaliyan, Tugu.
Kota Pekalongan (Wilayah Tambahan)
Pekalongan Timur, Pekalongan Selatan.
Kota Tegal
Tegal Barat, Tegal Timur, Tegal Selatan, Margadana.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipasi, antara lain dengan menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir, mewaspadai potensi genangan air, banjir lokal, serta pohon tumbang, dan terus memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi.
Cuaca ekstrem dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, kewaspadaan sejak dini dinilai menjadi kunci penting untuk meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.














