NASIONAL

Konten Giveaway Disorot, Willie Salim Beri Klarifikasi dan Tegaskan Tak Berniat Menipu

3
×

Konten Giveaway Disorot, Willie Salim Beri Klarifikasi dan Tegaskan Tak Berniat Menipu

Sebarkan artikel ini
Konten Giveaway Willie Salim Jadi Sorotan, Pengakuan Mantan Talent Tuai Polemik
Konten Giveaway Willie Salim Jadi Sorotan, Pengakuan Mantan Talent Tuai Polemik

Media90 – Nama Willie Salim kembali ramai diperbincangkan publik setelah ia menyampaikan klarifikasi terkait konten giveaway yang belakangan menuai sorotan. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, menyusul munculnya pengakuan dari mantan talent yang memicu polemik di media sosial.

Dalam unggahannya, Willie Salim menegaskan bahwa konten giveaway yang dipermasalahkan dibuat sebagai bagian dari konsep storytelling, dramatization, dan re-enactment. Ia menekankan bahwa konten tersebut tidak dimaksudkan untuk menipu penonton.

“Kalau ada perbedaan antara yang disampaikan di konten dan yang terjadi di lapangan, itu jadi bahan evaluasi buat aku,” tulis Willie dalam pernyataannya.

Willie juga menjelaskan bahwa video yang kini dipersoalkan merupakan produksi lama yang dibuat pada tahun 2023 dan menjadi bagian dari proses pembelajaran dirinya sebagai kreator konten. Meski terbuka terhadap kritik dan masukan publik, Willie dengan tegas menolak segala bentuk doxing serta ancaman terhadap privasi dirinya maupun orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga:  BLT Oktober 2025 Resmi Cair, Ini Syarat, Besaran, dan Cara Cek Penerimanya

Polemik Bermula dari Pengakuan Mantan Talent

Polemik ini mencuat setelah seorang pria bernama Risky muncul dalam tayangan YouTube Denny Sumargo pada Sabtu (24/1/2026). Dalam wawancara tersebut, Risky mengaku pernah terlibat sebagai talent dalam salah satu konten giveaway milik Willie Salim.

Risky menyebut bahwa proses pembuatan video tersebut telah disepakati sejak awal bersama tim internal Willie Salim. Ia bahkan menilai konten yang dibuat merupakan hasil pengaturan yang telah direncanakan.

“Menurut saya settingan karena awalnya kita perjanjian dulu sama pihak orang yang kerja di Willie,” ujar Risky dalam wawancara tersebut.

Baca Juga:  Kabar Duka, Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun

Lebih lanjut, Risky menjelaskan bahwa dirinya dihubungi oleh asisten Willie Salim dan diminta berperan sebagai pengemudi ojek online. Pertemuan dengan Willie, menurut pengakuannya, dirancang seolah-olah terjadi secara spontan di jalan.

Sebagai bagian dari alur cerita video, Risky juga diarahkan untuk mencari pohon pisang yang kemudian dibawa ke rumah Willie Salim. Dalam tayangan tersebut, Risky tampak menerima uang sebesar Rp2 juta sebagai hadiah giveaway.

Namun, Risky mengungkap bahwa uang yang diterimanya di depan kamera tidak benar-benar menjadi miliknya. Ia menyebut uang tersebut diminta kembali oleh tim produksi setelah proses pengambilan gambar selesai.

“Duitnya kita kasih dia lagi, diambil timnya,” ungkap Risky.
Sebagai gantinya, ia mengaku hanya menerima bayaran sebesar Rp500 ribu sebagai talent konten.

Baca Juga:  Paragon Pictures Siapkan Film Religi 2026 ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’ Dibintangi Gunawan Sudrajat dan Revalina S. Temat

Perdebatan Soal Transparansi Konten Digital

Pengakuan Risky tersebut memicu perdebatan di kalangan netizen. Sebagian publik menilai bahwa penggunaan konsep dramatization dan re-enactment dalam konten hiburan seharusnya dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Sementara itu, sebagian lainnya berpendapat bahwa kreator konten memiliki kebebasan dalam mengemas video selama tidak secara langsung menyesatkan audiens. Polemik ini pun kembali membuka diskusi soal batas antara hiburan, storytelling, serta pentingnya transparansi dalam industri konten digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *