INTERNASIONAL

Tragis, Bocah 6 Tahun Asal Indonesia Tewas dalam Kecelakaan di Chinatown Singapura

15
×

Tragis, Bocah 6 Tahun Asal Indonesia Tewas dalam Kecelakaan di Chinatown Singapura

Sebarkan artikel ini
Bocah WNI Tewas dalam Kecelakaan di Chinatown Singapura, Pengemudi Diamankan Polisi
Bocah WNI Tewas dalam Kecelakaan di Chinatown Singapura, Pengemudi Diamankan Polisi

Media90 – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di kawasan Chinatown, Singapura, yang menewaskan seorang bocah perempuan berusia enam tahun asal Indonesia. Insiden memilukan ini langsung menyita perhatian publik setelah pihak kepolisian Singapura mengamankan pengemudi kendaraan yang terlibat.

Pengemudi tersebut diketahui merupakan seorang perempuan berusia 38 tahun yang diamankan pada Kamis, 6 Februari 2026, atau di hari yang sama dengan terjadinya kecelakaan.

Pengemudi Diamankan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dalam pembaruan resmi yang disampaikan pada Minggu, 8 Februari 2026, Kepolisian Singapura menyebut bahwa pengemudi diduga mengemudi tanpa kehati-hatian yang wajar hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian belum mengumumkan detail lanjutan terkait proses hukum yang akan dijalani oleh terduga pelaku.

Baca Juga:  Iran Berhasil Lumpuhkan Starlink: Jamming Militer Guncang Narasi “Internet Tanpa Sensor”

Mengutip laporan The Straits Times, kecelakaan tersebut terjadi di South Bridge Road, tepatnya di area parkir yang berada di samping Buddha Tooth Relic Temple, salah satu lokasi wisata yang cukup ramai di kawasan Chinatown.

Berdasarkan keterangan awal, insiden terjadi saat kendaraan diduga tengah keluar dari area parkir sebelum akhirnya menabrak korban. Akibat peristiwa tersebut, seorang perempuan dan anak perempuannya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun nahas, sang anak yang berusia enam tahun dinyatakan meninggal dunia akibat cedera serius yang dialaminya. Kepolisian memastikan bahwa ibu dan anak tersebut merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Tak lama setelah kejadian, foto-foto lokasi kecelakaan beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah oleh laman Facebook SG Road Vigilante, yang menyebutkan bahwa insiden terjadi saat pengemudi hendak meninggalkan area parkir. Unggahan tersebut memicu perhatian luas serta diskusi publik mengenai keselamatan lalu lintas, khususnya di kawasan padat wisata dan pejalan kaki.

Baca Juga:  Virus Nipah Kembali Serang India, Ancaman Mematikan dengan Risiko Kematian Tinggi

Sebagai catatan, data Kepolisian Singapura menunjukkan bahwa selama periode Januari hingga September 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban luka maupun meninggal dunia mengalami peningkatan sebesar 7,4 persen. Total tercatat 5.765 kasus, meningkat dibandingkan 5.368 kasus pada periode yang sama tahun 2024. Tren ini menjadi perhatian serius bagi otoritas setempat.

Kasus ini menambah daftar kecelakaan fatal yang melibatkan warga negara asing di Singapura. Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan terbaru kasus ini serta selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas, terutama di area yang ramai pejalan kaki dan wisatawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *