TEKNO

Samsung Ungkap Fungsi Intelligent Eyewear, Galaxy AI Kini Bisa Diakses Tanpa Layar

Novita Nurjanah
13
×

Samsung Ungkap Fungsi Intelligent Eyewear, Galaxy AI Kini Bisa Diakses Tanpa Layar

Sebarkan artikel ini
Intelligent Eyewear Samsung Mulai Dipamerkan, Galaxy AI Tak Lagi Bergantung pada Layar
Intelligent Eyewear Samsung Mulai Dipamerkan, Galaxy AI Tak Lagi Bergantung pada Layar

Media90.id – Samsung akhirnya memperkenalkan kemampuan Intelligent Eyewear secara lebih detail di panggung Galaxy Unpacked yang digelar di London. Setelah sebelumnya memperlihatkan desain kacamata serta mengumumkan kolaborasi dengan brand kacamata Gentle Monster dan Warby Parker, Samsung kini memamerkan bagaimana teknologi AI di dalam perangkat tersebut bekerja sebagai bagian dari ekosistem Galaxy.

Kehadiran Intelligent Eyewear membawa pendekatan baru dalam berinteraksi dengan smartphone. Pengguna tidak lagi harus terus melihat layar ponsel untuk meminta bantuan AI.

Ads
close ads

Cara Baru Berinteraksi dengan Galaxy AI

Konsep yang ditawarkan Samsung cukup sederhana. Pengguna dapat mengenakan Intelligent Eyewear dan berinteraksi dengan Gemini melalui perintah suara.

Selain menerima perintah suara, AI juga dapat memahami apa yang sedang dilihat pengguna melalui kamera yang terpasang pada kacamata.

Sebagai contoh, ketika mengikuti rapat, kamera Intelligent Eyewear dapat menangkap isi papan tulis maupun materi presentasi. Informasi tersebut kemudian dapat diproses AI untuk merangkum poin-poin penting.

Hasil rangkuman selanjutnya dapat disimpan ke Samsung Notes sehingga pengguna bisa membukanya kembali setelah rapat selesai tanpa harus mencatat semuanya secara manual.

Bisa Dipakai untuk Berbagai Kebutuhan

Fungsi Intelligent Eyewear tidak terbatas pada aktivitas pekerjaan. Samsung juga memperlihatkan sejumlah kemampuan yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Perangkat tersebut dapat membantu merangkum pesan yang panjang, membacakan informasi penting, menerjemahkan percakapan secara langsung, hingga membantu pengguna mencari arah dan mengenali lokasi di sekitarnya.

Samsung juga membekali AI dengan kemampuan memahami konteks. Dengan kemampuan tersebut, AI dapat mengikuti perubahan aktivitas pengguna dan melanjutkan percakapan maupun pekerjaan sebelumnya tanpa pengguna harus mengulang instruksi dari awal.

Fitur ini berpotensi membuat interaksi dengan AI terasa lebih natural karena pengguna tidak perlu terus-menerus memberikan konteks yang sama setiap kali berpindah aktivitas.

Live Visual Sharing

Salah satu fitur lain yang menarik adalah live visual sharing. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat membagikan apa yang sedang dilihat ketika melakukan panggilan video.

Selain itu, kamera pada kacamata memungkinkan pengguna merekam dari sudut pandang mata secara hands-free. Dengan demikian, pengguna tidak perlu memegang smartphone ketika ingin merekam aktivitas tertentu.

Ditopang Snapdragon AR1 Gen 1 dan Android XR

Seluruh pengalaman Intelligent Eyewear ditenagai Snapdragon AR1 Gen 1 Platform dan terhubung dengan Android XR.

Dari sisi daya tahan, Samsung mengklaim kacamata ini dapat digunakan hingga sembilan jam dalam sekali pengisian daya. Sementara charging case yang disertakan mampu memberikan lebih dari tujuh kali pengisian penuh.

Dengan kombinasi tersebut, Intelligent Eyewear dirancang untuk mendukung penggunaan selama beberapa hari tanpa harus terlalu sering mencari sumber listrik.

Meski kemampuan dan konsepnya mulai terlihat jelas, Samsung belum mengungkap harga maupun jadwal penjualan Intelligent Eyewear.

Jika kemampuan AI yang didemonstrasikan Samsung dapat bekerja semulus penggunaan nyata, perangkat ini berpotensi menawarkan cara baru dalam berinteraksi dengan teknologi tanpa harus selalu bergantung pada layar smartphone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *