Media90.id – iQOO mengonfirmasi bahwa Neo 11 Ultra akan menjadi smartphone pertama yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500M. Chipset tersebut dikembangkan iQOO bersama MediaTek dan dirancang secara khusus untuk perangkat terbarunya.
Menariknya, secara spesifikasi dasar Dimensity 9500M masih sama dengan versi reguler. Namun, iQOO memberikan sejumlah optimasi khusus yang diklaim mampu meningkatkan performa sekaligus membuat konsumsi daya lebih efisien.
Dimensity 9500M dengan Optimasi Khusus
Dimensity 9500M mengintegrasikan Monster Super Core Engine yang bekerja langsung di level chip. Menurut iQOO, optimasi ini memungkinkan Neo 11 Ultra menawarkan performa yang lebih kencang dibandingkan perangkat yang menggunakan Dimensity 9500 reguler.
Chipset tersebut dibuat menggunakan proses fabrikasi 3nm yang dikenal menawarkan efisiensi daya lebih baik. Dimensity 9500M juga mengusung desain CPU all-big-core yang terdiri dari satu ultra core dengan kecepatan hingga 4,21 GHz, tiga premium core, dan empat performance core.
Konfigurasi tersebut dirancang untuk mengejar performa tinggi dalam berbagai aktivitas, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga menjalankan aplikasi dan game yang membutuhkan kemampuan pemrosesan besar.
Tak heran jika iQOO menjadikan sektor dapur pacu sebagai salah satu nilai jual utama Neo 11 Ultra.
Bawa Layar 2K yang Fokus pada Kenyamanan Mata
Selain performa, iQOO Neo 11 Ultra juga akan dibekali layar beresolusi 2K yang mengutamakan kenyamanan mata pengguna.
iQOO mengklaim tingkat pancaran cahaya biru berbahaya dari panel tersebut berada di bawah 5 persen. Layar ini juga mendukung teknologi Circular Polarized Light 2.0 yang dirancang untuk membuat tampilan terlihat lebih alami.
Kehadiran fitur tersebut menjadi salah satu perhatian iQOO selain mengejar kualitas visual dan performa tinggi pada smartphone flagship terbarunya.
Desain Metal dengan Efek 3D Flowing Light
Dari sisi desain, iQOO Neo 11 Ultra menggunakan frame berbahan metal dengan tekstur matte. Bodinya memiliki ketebalan mencapai 9,13 mm.
Ukuran tersebut memang masih tergolong cukup tebal untuk standar smartphone saat ini. Namun, ketebalan bodi ini juga memunculkan dugaan bahwa Neo 11 Ultra bakal membawa baterai berkapasitas besar.
Bagian belakang smartphone dihiasi efek pencahayaan tiga dimensi yang disebut 3D flowing light. Efek tersebut menjadi salah satu elemen yang membuat tampilan Neo 11 Ultra terlihat lebih atraktif.
Debut 18 Agustus di China
iQOO Neo 11 Ultra dijadwalkan debut di China pada 18 Agustus mendatang. Untuk saat ini, iQOO belum mengungkap detail mengenai sektor kamera, kapasitas baterai, maupun harga jual smartphone tersebut.
Dengan Dimensity 9500M yang mendapatkan optimasi khusus melalui Monster Super Core Engine, menarik untuk melihat apakah iQOO benar-benar mampu menghadirkan peningkatan performa dibandingkan Dimensity 9500 reguler.
Apalagi, selain chipset baru, Neo 11 Ultra juga membawa layar 2K dan desain premium berbahan metal. Jadi, apakah optimasi Dimensity 9500M bakal membuat iQOO Neo 11 Ultra benar-benar lebih ngebut?










