TEKNO

Light Flip Diperkenalkan, Ponsel Layar Lipat Bergaya Retro

Novita Nurjanah
12
×

Light Flip Diperkenalkan, Ponsel Layar Lipat Bergaya Retro

Sebarkan artikel ini
Light Flip Diperkenalkan, Usung Konsep Ponsel Lipat Bernuansa Retro
Light Flip Diperkenalkan, Usung Konsep Ponsel Lipat Bernuansa Retro

Media90.id – Di tengah persaingan vendor smartphone yang terus menghadirkan perangkat dengan teknologi semakin canggih, startup teknologi asal Amerika Serikat, Light, justru mengambil pendekatan berbeda.

Perusahaan tersebut menghadirkan Light Flip, sebuah ponsel lipat tradisional yang dirancang untuk membantu pengguna mengurangi ketergantungan terhadap smartphone.

Ads
close ads

Bukan Foldable Modern

Jika melihat desainnya, Light Flip akan mengingatkan pada ponsel flip yang populer pada era 2000-an. Perangkat ini menggunakan mekanisme lipat vertikal dengan desain sederhana dan tidak mengusung konsep smartphone foldable seperti Samsung Galaxy Z Flip8.

Light menyebut perangkat ini dibuat untuk membantu pengguna mengurangi waktu yang dihabiskan di depan layar, tetapi tetap menyediakan sejumlah fungsi penting.

Pengguna masih dapat melakukan panggilan telepon, berkirim pesan, mendengarkan musik, menggunakan peta, hingga mengakses sejumlah fitur utilitas lainnya.

Desain Light Flip dibuat seminimalis mungkin. Meski demikian, pendekatan tersebut justru membuat perangkat terlihat modern dengan sentuhan retro yang saat ini kembali menarik perhatian.

Jalankan LightOS, Tanpa Media Sosial

Berbeda dari smartphone pada umumnya, Light Flip tidak menjalankan Android. Perangkat ini menggunakan sistem operasi LightOS yang dirancang khusus untuk menyediakan fungsi-fungsi dasar.

Beberapa fitur yang tersedia antara lain telepon, SMS, peta, musik, catatan, kalender, cuaca, dan podcast.

Menariknya, Light sengaja tidak menyediakan aplikasi media sosial, browser, maupun platform e-commerce. Langkah tersebut menjadi bagian dari konsep utama perangkat untuk membantu pengguna mengurangi kebiasaan membuka smartphone secara berlebihan.

Light memang membuka platformnya untuk developer pihak ketiga. Namun, perusahaan mendorong pengembang untuk membuat aplikasi yang bersifat utilitas, bukan layanan yang berpotensi membuat pengguna terus terpaku pada layar.

Spesifikasi Light Flip

Meskipun tampil seperti feature phone, spesifikasi Light Flip sebenarnya cukup modern.

Perangkat ini menggunakan layar OLED berukuran 2,8 inci dengan resolusi 480 × 640 piksel. Namun, layar tersebut tidak mendukung input sentuhan.

Seluruh navigasi dilakukan menggunakan keypad T9 dengan 12 tombol, tiga tombol fungsi, serta tombol arah yang berada di bagian tengah.

Untuk performa, Light Flip ditenagai chipset MediaTek MT8873 dan dibekali RAM 6 GB LPDDR4X.

Di sektor kamera, perangkat ini justru menawarkan spesifikasi yang cukup tinggi untuk kelasnya. Light Flip memiliki kamera belakang 50 MP yang menghasilkan foto dengan resolusi 12 MP.

Sementara itu, tidak tersedia kamera depan pada perangkat tersebut.

Sudah Mendukung 5G

Meski Light Flip tidak ditujukan untuk aktivitas seperti browsing maupun media sosial, perangkat ini tetap mendukung konektivitas jaringan 5G.

Koneksi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai fitur yang tersedia, seperti peta dan informasi cuaca.

Ciri khas ponsel klasik juga masih dipertahankan pada bagian baterai. Light Flip menggunakan baterai berkapasitas 1.800 mAh yang dapat dilepas dan diganti sendiri oleh pengguna.

Harga Light Flip

Light Flip dibanderol dengan harga 299 dolar AS atau sekitar Rp5,3 jutaan.

Harga tersebut memang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan feature phone pada umumnya. Namun, Light tidak memposisikan Light Flip sebagai ponsel murah untuk sekadar melakukan komunikasi dasar.

Perangkat ini lebih ditujukan kepada pengguna yang menginginkan pengalaman digital minimalis, tetapi tetap membutuhkan sejumlah fungsi penting yang biasanya tersedia pada smartphone.

Dengan desain retro, sistem operasi yang terbatas, dukungan 5G, serta absennya media sosial dan browser, Light Flip menawarkan pendekatan yang cukup berbeda di tengah tren smartphone modern.

Lantas, apakah kalian tertarik menggunakan Light Flip untuk mengurangi ketergantungan terhadap smartphone?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *