Media90.id – GAC Indonesia memilih ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai momentum untuk memperkenalkan penyegaran pada Aion UT. Mobil listrik tersebut menjadi salah satu perhatian utama di booth GAC Indonesia setelah rencana kehadiran GAC E9 PHEV dan GS3 Emzoom dipastikan batal di pameran otomotif tersebut.
Meski demikian, GAC Indonesia masih merahasiakan detail pembaruan yang diberikan pada Aion UT. Perusahaan memastikan penyegaran tersebut dikembangkan berdasarkan berbagai masukan dari konsumen sejak mobil listrik itu pertama kali diperkenalkan di Indonesia.
Tetap Pertahankan Desain Bergaya Eropa
Walaupun mendapatkan sejumlah penyempurnaan, Aion UT tetap mempertahankan desain bergaya Eropa yang dirancang oleh desainer dunia, Stephan Janin.
GAC Indonesia menyebut pembaruan tersebut membuat Aion UT semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia tanpa menghilangkan karakter sebagai hatchback listrik modern.
Dengan panjang 4.270 mm, Aion UT menawarkan kabin yang lapang, teknologi pintar, biaya kepemilikan efisien, serta kenyamanan untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
“GIIAS 2026 menjadi momentum bagi GAC Indonesia untuk memperkenalkan penyempurnaan Aion UT sebagai bentuk komitmen kami dalam terus mendengarkan kebutuhan konsumen Indonesia. Bagi kami, inovasi bukan hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga memastikan setiap pengembangan produk memberikan manfaat nyata bagi pelanggan,” ujar CEO GAC Indonesia Andry Ciu dalam keterangan resminya.
Saat ini, Aion UT tersedia dalam dua varian, yakni Standard dan Premium. Masing-masing dibanderol Rp345 juta dan Rp395 juta on the road Jakarta.
Konsumen dapat memilih lima warna eksterior, yaitu Emerald Green, Moonstone Silver, Lunar White, Almond Beige, dan Emerald Green Two Tone.
Sebagai informasi, Aion UT pertama kali meluncur di Indonesia pada Juli 2025 dalam ajang GIIAS.
Untuk varian Standard, mobil ini menggunakan baterai berkapasitas 44,12 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 400 km berdasarkan pengujian NEDC.
Sementara itu, varian Premium dibekali baterai 60 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 km berdasarkan standar NEDC.
Aion UT Standard menggunakan motor listrik berdaya 100 kW dengan torsi 145 Nm. Sedangkan varian Premium mengandalkan motor listrik 150 kW dengan torsi 210 Nm.
GAC Bawa Seluruh Portofolio Mobil Listrik
Pada GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, GAC Indonesia mengusung tema “Driven by You, Inspire the Future”.
GAC Indonesia menempati Hall 3A, Booth 3F dengan luas area mencapai 1.056 meter persegi. Booth tersebut dirancang sebagai ruang eksplorasi dengan berbagai pengalaman interaktif bagi pengunjung.
Selain Aion UT, GAC turut membawa sejumlah model kendaraan listrik lainnya. Pengunjung dapat melihat langsung Aion Y Plus yang menyasar kebutuhan keluarga modern, Aion V sebagai SUV listrik, serta Hyptec HT yang menawarkan pengalaman berkendara premium.
“Melalui seluruh lini kendaraan yang kami hadirkan tahun ini, kami ingin menunjukkan komitmen GAC dalam menghadirkan solusi mobilitas yang semakin relevan, nyaman, dan dapat dipercaya,” kata Andry.
Daftar Harga Mobil Listrik GAC
Selain Aion UT, berikut daftar harga sejumlah mobil listrik GAC yang dipasarkan di Indonesia:
- GAC Aion V Exclusive: Rp499 juta
- GAC Aion V Luxury: Rp560 juta
- GAC Aion Y Plus Premium: Rp419 juta
- GAC Aion Y Plus Exclusive: Rp479 juta
- GAC Hyptec HT: Rp755 juta on the road Jakarta
Pengunjung Bisa Test Drive
GAC Indonesia tidak hanya memamerkan jajaran kendaraan listriknya. Pengunjung GIIAS 2026 juga mendapat kesempatan untuk mencoba langsung sejumlah produk melalui fasilitas test drive yang disediakan.
Lewat sesi tersebut, pengunjung dapat mengeksplorasi fitur kendaraan, mengenal teknologi mobil listrik, sekaligus merasakan kenyamanan berkendara dari produk GAC.
GAC Indonesia juga menghadirkan berbagai program penjualan bagi konsumen yang melakukan pembelian kendaraan selama pameran berlangsung.
Kehadiran GAC di GIIAS 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia. Selain menghadirkan pembaruan produk, GAC juga berupaya meningkatkan pengalaman kepemilikan melalui teknologi, layanan purnajual, dan jaringan diler.
“GIIAS 2026 menjadi momentum penting bagi GAC Indonesia untuk menunjukkan bagaimana setiap inovasi kami berawal dari kepercayaan yang dibangun bersama pelanggan dan diwujudkan melalui pengembangan produk yang lahir dari kebutuhan nyata konsumen. Filosofi Driven by You, Inspire the Future menjadi landasan kami dalam menghadirkan pengalaman mobilitas yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Andry.
GIIAS 2026 Diikuti Puluhan Merek
GIIAS 2026 diikuti lebih dari 65 merek dari berbagai sektor industri otomotif, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, sepeda motor, hingga industri karoseri.
Selain itu, ratusan merek industri pendukung juga turut berpartisipasi dalam pameran otomotif tersebut.
Untuk kategori kendaraan penumpang, terdapat 43 merek yang ikut ambil bagian. Di antaranya Aletra, Audi, BAIC, BAW, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC Indonesia, Geely, GWM, Honda, Hyundai, Icar, Jaecoo, Jeep, Jetour, KIA, Leapmotor, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Polytron, Subaru, Suzuki, Solarky, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, Xpeng, dan Zeekr.
Setelah gelaran di BSD City, rangkaian GIIAS The Series akan berlanjut ke sejumlah kota besar di Indonesia.
Aion UT Jadi Andalan GAC di GIIAS 2026
Aion UT menjadi salah satu sorotan utama GAC Indonesia di GIIAS 2026 setelah rencana menghadirkan GAC E9 PHEV dan GS3 Emzoom batal terealisasi.
Melalui penyegaran yang masih dirahasiakan detailnya, GAC berharap Aion UT semakin mampu memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia di tengah persaingan kendaraan listrik yang terus berkembang.
Selain Aion UT, GAC tetap membawa Aion Y Plus, Aion V, dan Hyptec HT untuk memberikan pilihan kendaraan listrik yang lebih beragam.
Kehadiran program penjualan dan fasilitas test drive juga menjadi upaya GAC memberikan pengalaman lebih lengkap kepada pengunjung pameran.
Dengan demikian, GIIAS 2026 bukan hanya menjadi panggung untuk memperkenalkan pembaruan Aion UT, tetapi juga menjadi momentum bagi GAC Indonesia untuk memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan listrik Tanah Air.














