Media90.id – DFSK E5 Plus segera resmi meluncur di Indonesia dengan membawa teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Setelah diperkenalkan kepada publik pada Juni 2026, SUV terbaru DFSK tersebut kini telah memiliki kisaran harga.
Harga sekaligus peluncuran resmi DFSK E5 Plus akan dilakukan dalam waktu dekat melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
SUV PHEV ini pertama kali diperkenalkan oleh PT Sokonindo Automobile selaku Agen Pemegang Merek (APM) DFSK di Indonesia pada 23 Juni 2026.
Bersamaan dengan perkenalan tersebut, Sokonindo Automobile juga membuka keran pemesanan melalui program pre-booking.
Menariknya, calon konsumen saat itu hanya perlu membayar Rp5.000 sebagai tanda simbolis keseriusan untuk memiliki DFSK E5 Plus.
Harga DFSK E5 Plus Mulai Rp500 Jutaan
Satu bulan setelah diperkenalkan, tepatnya pada 22 Juli 2026, Sokonindo Automobile mengungkap kisaran harga DFSK E5 Plus.
SUV plug-in hybrid tersebut diperkirakan akan dibanderol di rentang Rp500 juta hingga Rp560 juta.
Meski kisaran harganya sudah diumumkan, harga resmi DFSK E5 Plus baru akan disampaikan saat peluncuran di GIIAS 2026 pada 29 Juli 2026.
Direktur Sales Center Sokonindo Automobile, Cin Hok Rifin, juga memastikan DFSK E5 Plus tidak hanya hadir dalam satu pilihan.
“Kemungkinan besar tahun ini kami akan luncurkan dua varian. Varian bawah dan varian atas,” ujar Cin Hok Rifin dalam acara Exclusive Press Launching DFSK E5 Plus di Jakarta.
Ketika ditanya mengenai perbedaan kedua varian tersebut, Cin Hok Rifin belum memberikan informasi secara detail.
Ia hanya menyebut perbedaan kemungkinan besar berada pada paket fitur atau NICE Package.
“Bedanya masih rahasia. Kemungkinan besar di paket,” katanya.
DFSK E5 Plus Sudah Dipesan 1.100 Konsumen
Meski belum resmi diluncurkan dan harganya belum diumumkan secara pasti, DFSK E5 Plus ternyata sudah mendapatkan respons positif dari calon konsumen.
Sejak program pre-booking dibuka pada Juni 2026, jumlah pemesanan SUV tersebut terus bertambah.
Chief Operating Officer (COO) Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan hingga 22 Juli 2026 pihaknya telah menerima sekitar 1.100 pre-booking untuk DFSK E5 Plus.
“Hingga hari ini, kami telah menerima sebanyak 1.100 pre-booking. Pencapaian ini menjadikan tingginya antusiasme masyarakat bahkan sebelum kendaraan ini resmi diluncurkan. Kami juga mendengarkan berbagai masukan dari para calon konsumen selama periode pre-booking,” ujar Franz Wang.
Menurutnya, tingginya jumlah pemesanan tersebut memperkuat keyakinan DFSK bahwa E5 Plus dapat memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia.
Sementara untuk pengiriman unit, Cin Hok Rifin menjelaskan prosesnya akan bergantung pada kecepatan masing-masing diler dalam menyelesaikan administrasi pembelian.
“Tergantung kecepatan diler mengeksekusi karena ada yang pembelian tunai (cash) dia harus bayar penuh ke diler. Sementara yang kredit dia harus disurvei leasing juga,” jelasnya.
Menariknya, unit DFSK E5 Plus yang nantinya diterima konsumen merupakan kendaraan hasil produksi lokal.
Proses produksi SUV PHEV tersebut dilakukan di pabrik Sokonindo Automobile yang berada di Cikande, Banten.
Mengandalkan Teknologi Plug-in Hybrid
Teknologi plug-in hybrid menjadi salah satu daya tarik utama DFSK E5 Plus.
Teknologi tersebut menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik sehingga kendaraan diklaim mampu memberikan efisiensi sekaligus daya jelajah yang panjang.
Franz Wang mengatakan teknologi PHEV pada E5 Plus mendapat apresiasi dari calon konsumen karena menawarkan fleksibilitas dalam perjalanan.
“Mereka mengapresiasi teknologi plug-in hybrid yang memberikan ketenangan dalam perjalanan tanpa kekhawatiran akan jarak tempuh,” tutur Franz Wang.
DFSK E5 Plus mengandalkan kombinasi mesin bensin 1.500 cc dan motor listrik.
Dengan kondisi bahan bakar dan baterai terisi penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.400 km.
Tak hanya itu, konsumsi bahan bakarnya juga diklaim mencapai 83 km per liter.
Dengan daya jelajah tersebut, DFSK E5 Plus dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian di perkotaan sekaligus perjalanan jarak jauh antarkota.
Utamakan Kenyamanan Penumpang
Selain teknologi elektrifikasi, DFSK juga menjadikan aspek kenyamanan sebagai salah satu nilai jual utama E5 Plus.
Sejumlah fitur premium disiapkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman bagi pengemudi maupun penumpang.
Salah satunya adalah rear entertainment yang ditujukan bagi penumpang di baris kedua.
Selain itu, terdapat ventilated seat pada bangku baris pertama dan kedua.
Berbagai fitur tersebut menjadi bagian dari konsep NICE Experience yang diusung DFSK dalam pengembangan E5 Plus.
Franz Wang menjelaskan perkembangan teknologi otomotif membuat ekspektasi konsumen terhadap sebuah kendaraan semakin tinggi.
Karena itu, DFSK berusaha menghadirkan kendaraan yang bukan hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik.
“Bagi kami masa depan mobilitas bukan hanya tentang kendaraan yang lebih canggih, tetapi juga bagaimana teknologi mampu menciptakan pengalaman berkendara yang lebih bermakna bagi setiap orang,” ujar Franz Wang.
Ekosistem Purnajual Disiapkan
Sejalan dengan kehadiran E5 Plus, DFSK juga memastikan kesiapan ekosistem kepemilikan kendaraan.
Hal tersebut mencakup jaringan layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta layanan perawatan kendaraan di berbagai wilayah Indonesia.
Kesiapan tersebut menjadi bagian penting bagi DFSK mengingat E5 Plus membawa teknologi PHEV yang membutuhkan dukungan layanan serta teknisi yang memadai.
Melalui rangkaian program mulai dari pre-booking, Exclusive Press Launch, hingga peluncuran resmi di GIIAS 2026, DFSK ingin memperkuat posisinya di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia.
Kehadiran E5 Plus sekaligus menambah pilihan SUV plug-in hybrid bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan daya jelajah panjang dan konsumsi bahan bakar yang diklaim efisien.
Kesimpulan
DFSK E5 Plus siap meramaikan pasar SUV plug-in hybrid di Indonesia dengan dua pilihan varian.
Kisaran harga DFSK E5 Plus berada di angka Rp500 juta hingga Rp560 juta, sedangkan harga resminya akan diumumkan pada peluncuran di GIIAS 2026.
Sebelum resmi diluncurkan, mobil ini juga telah mencatat sekitar 1.100 pre-booking hingga 22 Juli 2026.
Daya tarik utama E5 Plus terletak pada teknologi PHEV yang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik.
DFSK mengklaim mobil tersebut mampu menempuh jarak hingga 1.400 km dengan kondisi bahan bakar dan baterai penuh, serta memiliki konsumsi bahan bakar hingga 83 km per liter.
Selain efisiensi, DFSK E5 Plus menawarkan berbagai fitur kenyamanan seperti rear entertainment dan ventilated seat pada baris pertama serta kedua.
Dengan harga mulai Rp500 jutaan, dua pilihan varian, teknologi PHEV, serta produksi lokal, DFSK E5 Plus berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di segmen SUV elektrifikasi Indonesia.
FAQ Seputar DFSK E5 Plus
Berapa kisaran harga DFSK E5 Plus di Indonesia?
Kisaran harga DFSK E5 Plus berada di rentang Rp500 juta hingga Rp560 juta. Harga resminya akan diumumkan saat peluncuran di GIIAS 2026.
Berapa varian DFSK E5 Plus yang akan dipasarkan?
DFSK E5 Plus akan hadir dalam dua varian, yakni varian bawah dan varian atas. Perbedaan keduanya kemungkinan berada pada paket fitur atau NICE Package.
Apa keunggulan utama DFSK E5 Plus?
Keunggulan utama DFSK E5 Plus adalah teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 1.400 km dengan bahan bakar dan baterai dalam kondisi penuh.
Berapa konsumsi bahan bakar DFSK E5 Plus?
DFSK mengklaim E5 Plus mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 83 km per liter.
Berapa jumlah pre-booking DFSK E5 Plus?
Hingga 22 Juli 2026, DFSK telah menerima sekitar 1.100 pre-booking E5 Plus.
Di mana DFSK E5 Plus diproduksi?
DFSK E5 Plus diproduksi secara lokal di pabrik Sokonindo Automobile yang berada di Cikande, Banten.
Apa saja fitur kenyamanan DFSK E5 Plus?
Beberapa fitur kenyamanan yang ditawarkan antara lain rear entertainment untuk penumpang baris kedua serta ventilated seat pada bangku baris pertama dan kedua.














