BERITA

Akademisi ITERA Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Transportasi Bandar Lampung Menuju Kota Metropolitan

Luluk RJMP
15
×

Akademisi ITERA Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Transportasi Bandar Lampung Menuju Kota Metropolitan

Sebarkan artikel ini
Akademisi ITERA Soroti Pentingnya Pemerataan Infrastruktur di Bandar Lampung

Media90.id – Memasuki usia ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan 344 tahun Kota Bandar Lampung, pembangunan ibu kota Provinsi Lampung dinilai perlu terus bergerak maju dengan memperkuat infrastruktur serta konektivitas antarwilayah.

Pengamat transportasi publik sekaligus akademisi Institut Teknologi Sumatera (ITERA), M. Abi Berkah Nadi, mengatakan Bandar Lampung memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan aktivitas masyarakat di Provinsi Lampung.

Ads
close ads

Menurutnya, momentum kemerdekaan harus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk memperkuat pembangunan infrastruktur secara merata. Pembangunan tidak hanya difokuskan di pusat kota, tetapi juga perlu menjangkau wilayah pinggiran, kawasan tertinggal, hingga daerah yang memiliki potensi pariwisata.

“Menurut pandangan saya, Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung harus menatap momentum kemerdekaan dengan memperkuat infrastruktur. Pemerataan jalan yang memadai ke berbagai wilayah, termasuk daerah tertinggal dan kawasan pariwisata, perlu menjadi perhatian,” ujar Abi, Jumat (14/8/2026).

Selain pembangunan jalan, ia menilai persoalan banjir juga harus menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Penanganan banjir perlu dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi agar persoalan tersebut tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Abi menyebut penguatan infrastruktur dan konektivitas regional menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi Bandar Lampung menuju kota metropolitan yang modern, inklusif, dan memiliki daya saing.

Transformasi tersebut, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Infrastruktur juga harus mampu mendukung perkembangan industri, penataan ruang kota, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Transportasi Publik Harus Diperkuat

Abi menilai pembangunan kota metropolitan harus dibarengi dengan sistem transportasi publik yang memadai. Keberadaan transportasi umum menjadi faktor penting untuk memastikan masyarakat dapat bergerak dengan mudah dari pusat kota menuju berbagai wilayah lainnya.

Ia berharap tidak terjadi kesenjangan akses transportasi antara masyarakat yang tinggal di pusat kota dengan warga yang berada di kawasan pesisir maupun wilayah pinggiran.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pemerataan. Jangan sampai ada perbedaan akses hanya karena masyarakat tinggal di pusat kota, pesisir, atau wilayah lainnya. Semua warga harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses transportasi dan infrastruktur yang layak,” katanya.

Menurut Abi, peningkatan kualitas transportasi umum perlu diarahkan agar mampu menghubungkan pusat kota dengan kawasan lainnya secara teratur, aman, terjangkau, dan efisien.

Sistem transportasi yang baik juga akan berdampak terhadap mobilitas masyarakat. Selain memudahkan pergerakan warga, transportasi publik yang memadai dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Bandar Lampung Menuju Kota Metropolitan

Abi mengatakan momentum HUT Kota Bandar Lampung ke-344 dan peringatan Kemerdekaan RI ke-81 dapat menjadi kesempatan untuk menyatukan arah pembangunan transportasi dan infrastruktur.

Menurutnya, pemerintah provinsi dan pemerintah kota perlu memperkuat sinergi dalam membangun sistem transportasi publik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini sekaligus mengantisipasi perkembangan Bandar Lampung sebagai kota metropolitan.

“Menatap kemerdekaan sekaligus menuju kota metropolitan di Provinsi Lampung, HUT Kota Bandar Lampung juga harus menjadi momentum untuk bersinergi dalam pengembangan transportasi umum yang maju,” ujarnya.

Ia menilai transportasi publik yang aman, murah, dan efisien akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan warga Bandar Lampung, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung yang setiap hari melakukan aktivitas di ibu kota provinsi.

Selain transportasi, Abi kembali menekankan pentingnya mitigasi dan penanganan banjir. Infrastruktur perkotaan harus dirancang dengan mempertimbangkan risiko bencana sehingga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Pembangunan harus memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk dari dampak banjir. Jangan sampai kejadian yang pernah terjadi kembali terulang karena persoalan infrastruktur dan konektivitas tidak ditangani secara menyeluruh,” tegasnya.

Abi berharap pembangunan Bandar Lampung ke depan tidak hanya mengejar predikat sebagai kota metropolitan, tetapi juga memastikan seluruh masyarakat mendapatkan manfaat dari kemajuan tersebut.

Dengan pemerataan infrastruktur, penguatan transportasi publik, konektivitas antarwilayah, serta penanganan banjir yang terintegrasi, Bandar Lampung dinilai memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi kota metropolitan yang modern, inklusif, aman, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *