Media90.id – Tim media90.id berkesempatan menjajal langsung Geely Coolray, SUV compact terbaru Geely yang akan resmi meluncur di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Berbeda dengan sejumlah model baru yang mulai mengandalkan teknologi elektrifikasi, Geely Coolray justru hadir tanpa teknologi elektrifikasi. Mobil ini mengandalkan mesin bensin turbo dengan fokus utama pada performa.
Geely membekali Coolray dengan mesin 1.500 cc, 4 silinder, turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga 171 hp dan torsi maksimal 290 Nm. Di atas kertas, angka tersebut cukup besar untuk sebuah SUV compact.
Lantas, seperti apa rasa berkendara Geely Coolray ketika dicoba langsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)? Berikut hasil impresi tim media90.id.
Kabin Geely Coolray Mewah dan Sporty
Sebelum membahas performa, hal pertama yang menarik perhatian adalah desain interior Geely Coolray.
Saat membuka pintu, pengemudi langsung disambut kabin dengan nuansa mewah sekaligus sporty. Pada varian tertinggi yang kami jumpai di kawasan Mandalika, Lombok, interiornya menggunakan kombinasi warna merah burgundy dan hitam.
Nuansa sporty juga diperkuat motif tribal pada bagian doortrim. Motif serupa dapat ditemukan pada dasbor, tepatnya di sisi kiri head unit.
Menariknya, motif tribal pada dasbor tersebut dilengkapi ambient light yang dapat menyala sehingga memberikan kesan lebih modern ketika berada di dalam kabin.
Posisi Duduk Nyaman
Saat berada di balik kemudi, posisi duduk yang ditawarkan Geely Coolray terasa cukup nyaman.
Dengan tinggi badan sekitar 172 cm, kami dapat memperoleh posisi duduk ideal dengan ruang kepala dan ruang kaki yang masih terasa lega.
Pengaturan jok depan juga sudah menggunakan mekanisme elektrik. Fitur ini membuat pengemudi lebih mudah mendapatkan posisi berkendara yang sesuai.
Sementara itu, jok baris kedua juga menawarkan kenyamanan yang cukup baik. Namun, sandaran jok belakang tidak dapat diatur tingkat kemiringannya.
Penumpang belakang tetap mendapatkan arm rest di bagian tengah yang dilengkapi cup holder sehingga perjalanan jauh bisa terasa lebih nyaman.
Meski demikian, ada sedikit catatan pada akses keluar dari baris kedua. Bagian fender terasa cukup mengganggu dan berpotensi membuat kaki terbentur ketika penumpang hendak turun dari mobil.
Mesin Turbo 171 HP Terasa Bertenaga
Beranjak ke sektor performa, Geely Coolray mengandalkan mesin bensin 1.500 cc 4 silinder turbocharged.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 171 hp dengan torsi 290 Nm. Tenaga kemudian disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis 7-percepatan Dual Clutch Transmission (DCT) jenis wet clutch.
Saat kami mencobanya di jalan raya sekitar Sirkuit Mandalika menggunakan mode Comfort, tenaga yang dihasilkan terasa cukup agresif.
Meski demikian, masih terasa sedikit turbo lag ketika menunggu turbo mulai bekerja di atas putaran mesin sekitar 1.700 rpm.
Karakter tersebut juga masih terasa ketika mode Sport dipilih. Namun, begitu turbo aktif, akselerasi Coolray terasa langsung meningkat dan mobil mampu melesat dengan cukup cepat.
Waktu pengujian yang terbatas membuat kami belum bisa mengeksplorasi seluruh kemampuan mobil ini. Kami juga harus bergantian dengan media lain.
Namun, dari kesempatan singkat tersebut, torsi 290 Nm yang dimiliki Geely Coolray terasa menjadi salah satu daya tarik utama mobil ini.
Suspensi Nyaman, tapi Masih Ada Body Roll
Untuk menunjang kenyamanan, Geely Coolray menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang Torsion Beam.
Ketika melewati jalan bergelombang maupun permukaan berbatu di sekitar kawasan Pantai Kuta Mandalika, karakter suspensinya terasa cukup nyaman.
Namun, ketika dibawa menikung dalam kecepatan tinggi, masih terasa adanya gejala limbung atau body roll.
Sementara ketika digunakan pada kecepatan rendah dan melewati permukaan jalan berbatu, karakter suspensinya terasa sedikit lebih keras.
Hal tersebut kemungkinan juga dipengaruhi oleh penggunaan pelek berukuran 18 inci pada unit yang kami coba.
Menjajal Geely Coolray di Sirkuit Mandalika
Selain menguji Coolray di jalan raya, Geely juga memberikan kesempatan kepada awak media untuk merasakan langsung mobil tersebut di Sirkuit Mandalika.
Dalam mode Sport, karakter mesin terasa semakin agresif. Ketika pedal gas diinjak dalam-dalam, mobil memberikan dorongan yang cukup kuat berkat mesin turbo dan torsi 290 Nm.
Namun, ketika melahap tikungan demi tikungan, gejala body roll masih terasa.
Menurut kami, karakter tersebut masih dapat dimaklumi karena Geely Coolray merupakan SUV compact yang dirancang sebagai kendaraan harian, bukan mobil yang ditujukan khusus untuk penggunaan di lintasan balap.
Kami mendapatkan kesempatan mengitari area sirkuit sebanyak dua putaran dengan didampingi instruktur.
Penggunaan transmisi 7-percepatan wet DCT juga terasa memiliki keterbatasan ketika Coolray dipacu di lintasan balap. Saat keluar dari tikungan, perpindahan gigi terasa kurang sigap dan sedikit kedodoran.
Meski demikian, pada akhirnya transmisi tersebut masih mampu mengimbangi karakter mesin dan membawa mobil melaju dengan cukup baik.
Pengujian di Sirkuit Mandalika sendiri menurut kami kurang merepresentasikan penggunaan sehari-hari Geely Coolray. Namun, setidaknya kesempatan tersebut menunjukkan bahwa Geely ingin menonjolkan kemampuan performa mobil barunya.
Di sela acara, Geely bahkan turut membawa dua unit mobil balap Coolray yang dikemudikan oleh pembalap profesional.
Kesimpulan
Geely Coolray memberikan impresi berkendara yang cukup menarik bagi konsumen yang mengutamakan performa di segmen SUV compact.
Mesin 1.500 cc 4 silinder turbocharged dengan tenaga 171 hp dan torsi 290 Nm mampu memberikan akselerasi yang responsif, terutama ketika mode Sport digunakan.
Kabin juga menjadi salah satu daya tariknya. Perpaduan warna merah burgundy dan hitam memberikan kesan premium dan sporty, sementara posisi duduk yang nyaman serta jok depan elektrik menunjang penggunaan sehari-hari.
Meski demikian, terdapat beberapa catatan seperti turbo lag, body roll ketika menikung dalam kecepatan tinggi, serta respons transmisi yang terasa kurang optimal ketika dipaksa di lintasan balap.
Secara keseluruhan, Geely Coolray lebih cocok diposisikan sebagai SUV harian yang menawarkan tenaga besar, kenyamanan, dan desain modern, bukan sebagai kendaraan untuk berkendara ekstrem di sirkuit.
FAQ Impresi Geely Coolray
Berapa tenaga mesin Geely Coolray?
Geely Coolray dibekali mesin 1.500 cc 4 silinder turbocharged yang menghasilkan tenaga 171 hp dan torsi maksimal 290 Nm.
Transmisi apa yang digunakan Geely Coolray?
Geely Coolray menggunakan transmisi otomatis 7-percepatan Dual Clutch Transmission (DCT) jenis wet clutch dengan sistem penggerak roda depan.
Bagaimana kenyamanan kabin Geely Coolray?
Kabin Geely Coolray menawarkan perpaduan nuansa premium dan sporty melalui kombinasi warna merah burgundy dan hitam. Ruang kabin cukup lega, sementara jok depan sudah menggunakan pengaturan elektrik.
Apakah Geely Coolray nyaman untuk penggunaan harian?
Berdasarkan impresi berkendara, suspensi Geely Coolray terasa cukup nyaman ketika melewati jalan bergelombang maupun kondisi jalan umum. Karakter tersebut membuatnya lebih cocok digunakan sebagai SUV harian.
Bagaimana performa Geely Coolray pada mode Sport?
Mode Sport membuat respons akselerasi terasa lebih agresif. Ketika turbo mulai bekerja, mobil dapat melesat dengan cepat berkat tenaga 171 hp dan torsi besar 290 Nm.














