Media90.id – Persaingan SUV dengan harga sekitar Rp500 jutaan di Indonesia kini semakin sengit. Dalam beberapa bulan terakhir, segmen ini kedatangan sejumlah pemain baru yang menawarkan teknologi elektrifikasi berbeda, mulai dari mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV), Range Extended Electric Vehicle (REEV), hingga hybrid.
Kondisi tersebut membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan. Namun, banyaknya model dengan teknologi dan karakter berbeda juga membuat calon pembeli harus lebih cermat menentukan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Salah satu pemicu panasnya persaingan adalah peluncuran resmi Changan Deepal S05 di Royal Glass House, Park Hyatt Jakarta, pada 21 Juli 2026.
SUV tersebut menarik perhatian karena menjadi model pertama di Indonesia yang menawarkan dua pilihan teknologi sekaligus dalam satu nama model, yakni BEV dan REEV.
Namun, Deepal S05 bukan satu-satunya pemain di segmen SUV harga 500 jutaan. Ada Geely EX5, Chery J6, dan Chery Tiggo 8 CSH yang juga menawarkan keunggulan masing-masing.
Berikut perbandingan harga dan spesifikasi keempat SUV tersebut untuk memberikan gambaran sebelum calon konsumen menentukan pilihan.
Changan Deepal S05, Pendatang Baru dengan Dua Pilihan Teknologi
Changan Deepal S05 hadir dalam tiga varian dengan harga on the road (OTR) Jakarta yang berbeda. Varian termurah, Deepal S05 Plus, dibanderol Rp529 juta, sedangkan Deepal S05 Max berada di angka Rp559 juta. Sementara varian tertinggi, REEV Max, dijual Rp619 juta.
Untuk konsumen yang melakukan pemesanan sejak masa pre-book, Changan memberikan potongan harga Rp20 juta bagi 500 pembeli pertama.
Dengan promo tersebut, harga Deepal S05 menjadi lebih kompetitif di kelas SUV harga 500 jutaan.
Varian Teknologi Harga Normal Harga Promo Deepal S05 Plus BEV Rp529.000.000 Rp509.000.000 Deepal S05 Max BEV Rp559.000.000 Rp539.000.000 Deepal S05 REEV Max REEV Rp619.000.000 Rp599.000.000
Meski menawarkan harga agresif, manajemen Changan menegaskan bahwa strategi tersebut bukan untuk memicu perang harga yang dapat merusak pasar.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan perusahaan lebih fokus pada kualitas serta investasi jangka panjang, termasuk membangun ekosistem purna jual dan menjaga nilai jual kembali kendaraan.
“Bagi kami kompetisi yang dinamis itu adalah indikator bahwa pasar kendaraan EV di Indonesia memang sedang tumbuh. Namun fokus Changan di sini bukan pada pemangkasan harga sesaat demi mengejar penjualan jangka pendek,” ujar Setiawan Surya saat sesi tanya jawab dengan media, Selasa (21/7).
Dari sisi performa, varian BEV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 68,8 kWh. Baterai tersebut diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 470 kilometer berdasarkan metode NEDC.
Pengisian cepat DC juga menjadi salah satu keunggulannya. Baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 15 menit.
Sementara itu, Deepal S05 REEV Max mengandalkan baterai 27,28 kWh yang dipadukan dengan mesin bensin 1.500 cc sebagai generator. Kombinasi tersebut membuat jarak tempuh gabungan kendaraan diklaim lebih dari 1.100 kilometer.
Changan Andalkan Indomobil untuk Layanan Purna Jual
Sebagai merek yang relatif baru di pasar Indonesia, Changan menyadari layanan purna jual menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan konsumen.
Karena itu, Changan menggandeng Indomobil Group untuk memperkuat jaringan layanan dan memberikan rasa aman kepada pengguna.
Konsumen mendapatkan gratis asuransi kendaraan, garansi komponen utama selama 5 tahun atau 120.000 kilometer, serta garansi baterai hingga 8 tahun atau 240.000 kilometer.
Setiawan Surya mengatakan jangkauan jaringan servis menjadi bagian penting dari strategi Changan di Indonesia.
“Kami paham bahwa kenyamanan dan ketenangan pikiran customer itu adalah prioritas kami. Jadi kami harus memastikan bahwa kami bisa menyediakan jaringan layanan yang sedekat-dekatnya ke tempat customer,” ujarnya.
Saat ini, layanan purna jual Changan didukung 23 jaringan dealer resmi. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah seiring ekspansi perusahaan.
Director of Sales Changan Auto Asia Tenggara, Sebastien Li, bahkan menargetkan lebih dari 100 dealership beroperasi secara nasional pada 2030. Changan juga berencana membawa 15 model baru ke Indonesia dalam tiga tahun ke depan.
Mengapa Deepal S05 Menawarkan BEV dan REEV?
Deepal S05 menawarkan dua teknologi elektrifikasi karena Changan melihat kebutuhan konsumen tidak bisa diseragamkan.
Untuk varian BEV, baterai LFP 68,8 kWh dipadukan dengan motor listrik bertenaga 200 kW. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat ditempuh dalam 6,28 detik, sementara jarak tempuh mencapai 470 kilometer berdasarkan metode NEDC.
Berbeda dengan itu, varian REEV Max menggunakan baterai 27,28 kWh dan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator pengisi daya. Jarak tempuh gabungannya diklaim lebih dari 1.100 kilometer.
Sebastien Li menjelaskan, pilihan teknologi tersebut dibuat untuk menyesuaikan gaya hidup dan kebutuhan berkendara konsumen.
“Satu teknologi tidak bisa memenuhi kebutuhan semua orang karena pelanggan memiliki gaya hidup, skenario berkendara, dan kebutuhan yang berbeda. Jadi yang ingin kami berikan adalah berbagai pilihan, bukan satu jawaban tunggal,” ungkap Sebastien Li.
Menurutnya, teknologi REEV juga dapat menjadi solusi bagi konsumen yang masih memiliki kekhawatiran terhadap jarak tempuh ketika melakukan perjalanan jauh.
“Dengan satu daya penuh dan satu tangki penuh, jaraknya lebih dari 1.100 kilometer. Anda bisa berkendara dari Jakarta ke Bali tanpa henti. Tidak ada kecemasan soal jarak, tidak ada kecemasan soal pengisian daya,” tambahnya.
Geely EX5, Rival Kuat di Kelas SUV Listrik
Jika mencari pesaing langsung Deepal S05 BEV, Geely EX5 menjadi salah satu model yang layak diperhitungkan.
Geely memasarkan EX5 dalam dua varian. EX5 Pro dibanderol Rp475 juta, sedangkan varian tertingginya, EX5 Max, dijual Rp515 juta OTR Jakarta.
Geely EX5 menggunakan baterai berkapasitas 60,2 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 495 kilometer berdasarkan metode NEDC.
Angka tersebut bahkan sedikit lebih tinggi dibandingkan klaim jarak tempuh Deepal S05 BEV yang mencapai 470 kilometer.
EX5 dibangun menggunakan platform Global Intelligent New Energy Architecture (GEA) dan sistem penggerak listrik 11-in-1. Mobil ini juga dilengkapi chip performa 7nm buatan sendiri serta Head-Up Display berwarna berukuran 13,8 inci.
Jika Deepal S05 Plus menggunakan harga promo Rp509 juta, persaingan dengan Geely EX5 Max menjadi semakin ketat.
Konsumen yang mengutamakan efisiensi jarak tempuh, teknologi digital, dan harga kompetitif bisa menjadikan kedua model tersebut sebagai pilihan utama di kelas SUV listrik murni.
Chery J6, SUV Listrik dengan Karakter Off-Road
Chery J6 menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan SUV listrik yang umumnya mengedepankan desain aerodinamis dan futuristis.
Model ini mengusung desain boxy dengan karakter off-road yang memberikan kesan lebih tangguh dan maskulin.
Chery J6 RWD dibanderol Rp560,5 juta, sementara J6T RWD dipasarkan Rp580,5 juta. Untuk varian dengan penggerak Intelligent Wheel Drive (IWD), harganya berada di kisaran Rp625,5 juta hingga Rp675,5 juta untuk edisi Phantom.
Dari sisi konstruksi, Chery J6 menggunakan sasis aluminium multi-link dan rangka All-Aluminium Multi-Cavity Cage Body. Wheelbase kendaraan mencapai 2.715 mm.
Torsi maksimumnya mencapai 385 Nm dengan kecepatan puncak 150 km/jam. Sistem tersebut dipadukan dengan baterai berbasis LFP.
Dengan harga yang relatif berdekatan dengan Deepal S05 Max, Chery J6 menyasar karakter konsumen berbeda.
J6 lebih cocok bagi pembeli yang menginginkan tampilan SUV listrik yang berbeda, terutama mereka yang menyukai desain boxy dan nuansa kendaraan yang lebih tangguh.
Chery Tiggo 8 CSH, Pilihan Hybrid untuk Keluarga
Bagi konsumen yang tertarik dengan teknologi elektrifikasi tetapi belum ingin sepenuhnya beralih ke mobil listrik murni, Chery Tiggo 8 CSH bisa menjadi alternatif.
Dua varian Tiggo 8 CSH yang masuk dalam rentang harga 500 jutaan adalah FWD Premium seharga Rp519,9 juta dan AWD Rp569,9 juta. Sementara varian FWD Comfort dipasarkan dengan harga Rp449,9 juta.
Tiggo 8 CSH menggunakan mesin DHE 1.5T berbahan bakar bensin yang dipadukan dengan baterai LFP. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi maksimum 310 Nm.
Jarak tempuh gabungan diklaim mencapai lebih dari 1.300 kilometer, sedangkan jarak tempuh murni menggunakan tenaga listrik mencapai 90 kilometer.
Keunggulan utama Tiggo 8 CSH terletak pada kapasitas kabinnya. Berbeda dengan Deepal S05 yang menawarkan konfigurasi lima penumpang, Tiggo 8 CSH hadir sebagai SUV tiga baris dengan kapasitas hingga tujuh penumpang.
Model ini juga dilengkapi suspensi hidrolik ganda yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang, termasuk mereka yang duduk di baris belakang.
Perbandingan SUV Harga 500 Jutaan
| Model | Varian | Harga OTR Jakarta | Teknologi | Keunggulan |
|---|---|---|---|---|
| Changan Deepal S05 | Plus BEV Promo | Rp509 juta | BEV | Jarak 470 km, baterai LFP 68,8 kWh, fast charging 15 menit |
| Changan Deepal S05 | REEV Max Promo | Rp599 juta | REEV | Jarak gabungan 1.100+ km, baterai 27,28 kWh + generator 1.5L |
| Geely EX5 | Max | Rp515 juta | BEV | Baterai 60,2 kWh, jarak 495 km, chip 7nm, HUD 13,8 inci |
| Chery J6 | RWD | Rp560,5 juta | BEV | Sasis aluminium, torsi 385 Nm, desain boxy off-road |
| Chery Tiggo 8 CSH | FWD Premium | Rp519,9 juta | Hybrid | Jarak 1.300+ km, EV 90 km, 7-seater, torsi 310 Nm |
Mana yang Paling Cocok?
Memilih SUV harga 500 jutaan pada akhirnya sangat bergantung pada gaya hidup dan pola penggunaan kendaraan.
Jika prioritas utama adalah efisiensi dan penggunaan sehari-hari di dalam kota, Deepal S05 Plus dan Geely EX5 Max menjadi dua model yang menarik untuk dibandingkan. Keduanya menawarkan teknologi BEV, fitur digital, serta harga yang kompetitif.
Untuk konsumen yang sering melakukan perjalanan antarkota atau antarprovinsi tetapi masih memiliki kekhawatiran terhadap ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik, Deepal S05 REEV Max dan Chery Tiggo 8 CSH bisa menjadi alternatif.
Deepal S05 REEV Max lebih menonjolkan pengalaman berkendara premium untuk lima penumpang dan menawarkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.100 kilometer. Sementara Tiggo 8 CSH lebih mengedepankan kepraktisan keluarga dengan konfigurasi tujuh kursi dan teknologi hybrid.
Sementara itu, Chery J6 memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen yang mengutamakan desain. Bentuk boxy, karakter off-road, dan torsi besar membuatnya berbeda dari kebanyakan SUV listrik di kelas yang sama.
Pertanyaan Seputar SUV Harga 500 Jutaan
SUV harga 500 jutaan apa saja yang tersedia di Indonesia?
Beberapa pilihan di kelas ini antara lain Changan Deepal S05, Geely EX5, Chery J6, dan Chery Tiggo 8 CSH. Keempatnya menawarkan teknologi elektrifikasi berbeda, mulai dari BEV, REEV, hingga hybrid.
SUV listrik mana yang memiliki jarak tempuh paling jauh?
Untuk kategori BEV dalam perbandingan ini, Geely EX5 memiliki klaim jarak tempuh hingga 495 kilometer berdasarkan metode NEDC. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Deepal S05 BEV yang mencapai 470 kilometer.
Apakah ada SUV 500 jutaan dengan kapasitas 7 penumpang?
Ada. Chery Tiggo 8 CSH menawarkan konfigurasi tiga baris dengan kapasitas hingga tujuh penumpang.
Apa keuntungan SUV dengan teknologi REEV?
Teknologi REEV seperti yang digunakan Deepal S05 REEV Max memungkinkan kendaraan menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin berfungsi sebagai generator. Konsep tersebut memberikan fleksibilitas jarak tempuh lebih panjang sehingga cocok bagi konsumen yang sering melakukan perjalanan jauh dan masih mempertimbangkan keterbatasan infrastruktur pengisian daya.
Kesimpulan
Persaingan SUV harga 500 jutaan di Indonesia menjadi semakin menarik dengan hadirnya berbagai teknologi elektrifikasi. Changan Deepal S05 menjadi salah satu pendatang yang mencuri perhatian karena menawarkan pilihan BEV dan REEV dalam satu model.
Namun, Deepal S05 tetap menghadapi rival kuat. Geely EX5 menawarkan jarak tempuh BEV yang kompetitif dan teknologi digital, Chery J6 hadir dengan karakter SUV listrik bergaya off-road, sedangkan Tiggo 8 CSH menawarkan teknologi hybrid sekaligus kabin tujuh penumpang.
Tidak ada satu model yang bisa disebut sebagai pemenang mutlak karena setiap kendaraan memiliki keunggulan dan target konsumen berbeda.
Sebelum membeli, calon konsumen sebaiknya menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan harian, jarak perjalanan, kapasitas penumpang, preferensi teknologi, biaya kepemilikan, serta jaringan layanan purna jual. Dengan begitu, SUV harga 500 jutaan yang dipilih tidak hanya menarik dari sisi spesifikasi, tetapi juga benar-benar sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari.














