Media90.id – Kejuaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 berlangsung meriah dan kompetitif dengan diikuti 665 atlet putra dan putri dari Lampung. Ajang tersebut menjadi wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan bulutangkis yang telah dilakukan.
Kejuaraan ini mempertandingkan sejumlah kelompok usia dan kategori, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, dewasa terbuka hingga veteran. Persaingan ketat pun tersaji di berbagai nomor pertandingan untuk memperebutkan gelar juara.
Sejumlah Juara Berhasil Ditentukan
Pada kelompok veteran, pasangan Eko Hamiseno dan Hary Ming berhasil keluar sebagai juara pertama. Keduanya mengalahkan pasangan Lutfi Hasan dan Rahmat dengan skor 21-11 dan 21-17.
Sementara itu, pada kategori dewasa terbuka, pasangan Dwi dan Roni Kurniawan berhasil menjadi juara setelah melewati pertandingan final yang berlangsung ketat menghadapi Alex Kurniawan Efendi dan Seno Abdurrahman.
Dwi dan Roni harus bermain hingga tiga gim sebelum memastikan kemenangan dengan skor 17-21, 23-21, dan 23-21.
Pada nomor ganda putri terbuka, gelar juara pertama diraih pasangan Fitri Khoerunnisa dan Methita Putri Wulandari. Keduanya tampil dominan dan berhasil mengalahkan Syafiyyah Kartika Putri dan Suryaningtyas dengan skor 21-9 dan 21-7.
Jadi Bagian dari Proses Pembinaan Atlet
Ketua Panitia Kejuaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026, Asri Agung Putra mengatakan, kejuaraan tersebut bukan menjadi tujuan akhir bagi para atlet. Menurutnya, kompetisi ini merupakan bagian dari proses panjang untuk menuju prestasi yang lebih tinggi.
“Kejuaraan ini bukanlah tujuan akhir, tapi menjadi langkah menuju prestasi yang lebih baik. Kami berharap, para atlet terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya, melalui latihan yang disiplin dan berkelanjutan,” kata Asri Agung Putra.
Ia menjelaskan, kompetisi seperti ini memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman bertanding kepada atlet. Selain itu, ajang tersebut juga dapat menjadi sarana evaluasi terhadap hasil pembinaan olahraga bulutangkis di Lampung.
Dengan pengalaman yang diperoleh dari pertandingan, para atlet diharapkan dapat mengetahui berbagai kekurangan yang masih perlu diperbaiki sekaligus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Diharapkan Lahirkan Atlet Berprestasi
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Lampung, Ganjar Jationo berharap Kejuaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 dapat melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi.
“Kami berharap, para atlet tidak berhenti pada pencapaian di tingkat daerah, tapi bisa terus berkembang, sehingga mampu membawa nama baik Lampung pada kompetisi tingkat nasional, bahkan internasional,” ungkap Ganjar Jationo.
Dengan jumlah peserta mencapai 665 atlet, Kejuaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 menjadi salah satu momentum dalam memperkuat pembinaan sekaligus regenerasi atlet bulutangkis di Lampung.
Ajang tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi baru pebulutangkis Lampung yang memiliki mental juara, disiplin, serta mampu bersaing di level yang lebih tinggi.














