APLIKASI

Celah “Red Sun” di Microsoft Defender Diduga Bisa Memulihkan Malware ke Sistem

49
×

Celah “Red Sun” di Microsoft Defender Diduga Bisa Memulihkan Malware ke Sistem

Sebarkan artikel ini
Celah “Red Sun” di Microsoft Defender Diduga Bisa Menghidupkan Kembali Malware
Celah “Red Sun” di Microsoft Defender Diduga Bisa Menghidupkan Kembali Malware

Media90 – Microsoft Defender Antivirus kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan memiliki kerentanan keamanan yang dijuluki “Red Sun”. Celah ini disebut dapat menyebabkan sistem antivirus justru memulihkan file berbahaya ke lokasi asalnya, alih-alih menghapusnya secara permanen.

Temuan ini pertama kali diungkap oleh peneliti keamanan independen dengan nama samaran Chaotic Eclipse. Ia menilai perilaku tersebut berpotensi membahayakan pengguna karena bertentangan dengan fungsi utama antivirus sebagai penghapus ancaman.

Ads
close ads

Cara Kerja Celah “Red Sun”

Kerentanan ini berkaitan dengan mekanisme penanganan file yang memiliki tag “cloud” di dalam sistem Microsoft Defender Antivirus.

Dalam kondisi tertentu, sistem tidak benar-benar menghapus file berbahaya yang terdeteksi. Sebaliknya, file tersebut justru dapat dipulihkan dan ditulis ulang ke lokasi semula di perangkat pengguna.

Situasi ini membuka potensi risiko serius, seperti:

  • Penimpaan file sistem dengan kode berbahaya
  • Eskalasi hak akses (privilege escalation)
  • Perluasan kontrol terhadap sistem yang telah terinfeksi

“Saya pikir produk anti-malware seharusnya menghapus file berbahaya, bukan memastikan file tersebut tetap ada,” ujar Chaotic Eclipse.

Polemik dengan Microsoft Security Response Center

Selain aspek teknis, laporan ini juga diwarnai ketegangan antara peneliti tersebut dan Microsoft Security Response Center (MSRC).

Chaotic Eclipse mengklaim bahwa laporannya tidak ditanggapi secara serius. Ia bahkan menyebut telah merilis eksploitasi untuk kerentanan lain bernama BlueHammer ke publik sebagai bentuk respons atas kurangnya tindak lanjut.

Namun, berbagai klaim tersebut masih belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.

Ancaman Nyata di Dunia Siber

Terlepas dari polemik yang terjadi, celah “Red Sun” dilaporkan sudah mulai menjadi perhatian serius di komunitas keamanan siber. Kerentanan ini bersama dengan bug lain seperti BlueHammer dan UnDefend disebut telah dimanfaatkan dalam beberapa aktivitas serangan di dunia nyata.

Temuan ini muncul setelah analisis terhadap patch keamanan CVE-2026-33825 yang dirilis dalam pembaruan bulanan Microsoft.

Rekomendasi Mitigasi Keamanan

Sejumlah pakar menyarankan agar pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada perlindungan bawaan sistem, termasuk Microsoft Defender Antivirus.

Chaotic Eclipse sendiri merekomendasikan penggunaan solusi keamanan tambahan dari pihak ketiga, seperti Bitdefender, yang dinilai lebih konsisten dalam menangani ancaman tanpa risiko pemulihan file yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

Kerentanan “Red Sun” menambah daftar panjang tantangan keamanan di dunia sistem operasi modern. Meski masih dalam tahap kontroversi dan belum sepenuhnya diverifikasi secara independen, temuan ini menjadi pengingat bahwa sistem keamanan bawaan sekalipun tetap dapat memiliki celah yang berpotensi disalahgunakan.

Pengguna disarankan tetap memperbarui sistem secara berkala dan mempertimbangkan lapisan keamanan tambahan untuk mengurangi risiko serangan siber.

WhatsApp Plus Dikabarkan Bakal Punya Paket Langganan, Ini yang Perlu Diketahui
APLIKASI

Media90 – WhatsApp kembali menjadi sorotan setelah kabar terbaru menyebutkan bahwa layanan pesan instan ini tengah menyiapkan paket langganan berbayar untuk versi pengembangannya yang dikenal sebagai WhatsApp Plus. Paket ini disebut akan berfokus pada peningkatan kustomisasi dan pengalaman penggunaan yang lebih personal. Dalam pernyataan internal yang beredar, pihak Meta menyebut bahwa Meta Platforms saat ini sedang menguji fitur premium tersebut dalam skala terbatas. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan masukan sebelum nantinya diperluas ke lebih banyak pengguna. Ads close ads Kustomisasi Jadi Fokus Utama Paket langganan WhatsApp Plus dikabarkan akan menghadirkan berbagai opsi personalisasi yang lebih luas dibanding versi standar. Pengguna nantinya…

Pemerintah India Batalkan Kebijakan Preload Aplikasi di Ponsel
APLIKASI

Media90 – Rencana pemerintah India untuk mewajibkan aplikasi Aadhaar terpasang di setiap smartphone akhirnya resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi panjang dengan pelaku industri yang sejak awal menyuarakan keberatan. Dua isu utama yang menjadi sorotan adalah keamanan data dan potensi peningkatan biaya produksi bagi produsen perangkat. Ads close ads Data Sensitif Jadi Kekhawatiran Utama Aadhaar bukan sekadar aplikasi biasa. Sistem ini menyimpan data identitas lengkap pengguna, mulai dari nomor identitas, alamat, hingga informasi biometrik. Data tersebut digunakan dalam berbagai layanan penting di India. Karena itu, produsen smartphone memandang rencana ini sebagai langkah yang berisiko tinggi, terutama jika aplikasi…

Samsung Satukan Now Brief dan SmartThings dalam Ekosistem Pintar
APLIKASI

Media90 – Fitur Now Brief bisa dibilang menjadi salah satu andalan di perangkat Samsung Galaxy. Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat berbagai informasi penting seperti cuaca, jadwal, hingga pengingat dalam satu tampilan ringkas tanpa perlu membuka banyak aplikasi. Awalnya, Now Brief hanya tersedia di seri Galaxy S25 dan berfungsi sebagai ringkasan informasi harian langsung di smartphone. Namun kini, Samsung mulai mengembangkan fungsinya lebih jauh. Ads close ads Terintegrasi dengan SmartThings Samsung resmi menghubungkan Now Brief dengan SmartThings. Dengan integrasi ini, informasi yang ditampilkan tidak lagi terbatas dari smartphone saja, tetapi juga berasal dari berbagai perangkat smart home yang terhubung di…

Status WhatsApp Kini Muncul di Tab Chat dalam Uji Coba Terbaru
APLIKASI

Media90 – Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan tengah menguji tampilan antarmuka (UI) terbaru. Dalam versi beta terbarunya, fitur Status disebut akan muncul langsung di tab “Chat”, tidak lagi hanya berada di tab khusus seperti sebelumnya. Perubahan ini menunjukkan upaya WhatsApp untuk membuat fitur sosial di platformnya lebih mudah terlihat oleh pengguna, bahkan saat pertama kali membuka aplikasi. Ads close ads Nantinya, pengguna dapat melihat deretan Status dalam bentuk carousel di bagian atas daftar chat. Konsep ini mirip dengan tampilan Stories di Instagram, di mana pembaruan dari kontak ditampilkan secara horizontal. Namun, berbeda dengan Instagram, deretan Status di WhatsApp tidak langsung…

Harga YouTube Premium di AS Kembali Naik, Bagaimana Tarif di Indonesia?
APLIKASI

Media90 – Kenaikan harga kembali menyentuh layanan berlangganan YouTube Premium di Amerika Serikat. Perubahan ini sudah mulai berlaku bagi pengguna baru, sementara pelanggan lama akan mulai merasakan tarif baru pada awal Juni mendatang. Kenaikan Harga YouTube Premium di AS Harga paket individual kini naik menjadi USD 15,99 per bulan atau sekitar Rp271 ribuan. Sebelumnya, pengguna hanya dikenakan biaya USD 13,99 per bulan atau sekitar Rp237 ribuan. Sementara itu, opsi langganan tahunan juga ikut naik menjadi USD 159,99 atau sekitar Rp2,7 juta. Ads close ads Kenaikan serupa terjadi pada paket keluarga yang kini dibanderol USD 26,99 per bulan atau sekitar Rp458…

Instagram Tambahkan Fitur Edit Komentar, Lebih Fleksibel untuk Pengguna
APLIKASI

Media90 – Bagi kalian yang sering typo atau salah tulis saat berkomentar di Instagram, kini tak perlu buru-buru menghapus komentar. Platform media sosial milik Meta tersebut resmi menghadirkan fitur edit komentar yang memungkinkan pengguna memperbaiki tulisan setelah diposting. Lewat fitur ini, pengguna bisa mengedit komentar dalam waktu maksimal 15 menit setelah dikirim. Cara menggunakannya pun cukup mudah, cukup tekan opsi “Edit” yang muncul di bawah komentar, lalu perbaiki teks sesuai kebutuhan. Setelah selesai, perubahan bisa disimpan dengan menekan ikon centang. Ads close ads Menariknya, selama masih dalam batas waktu 15 menit, pengguna bebas melakukan edit berkali-kali. Jadi jika masih ada…

WhatsApp CarPlay Makin Canggih, Kini Bisa Lihat Riwayat Panggilan
APLIKASI

Media90 – WhatsApp menghadirkan kabar gembira bagi pengguna iPhone yang sering berkendara. Setelah melewati fase uji coba singkat, aplikasi pesan instan ini resmi meluncurkan pembaruan besar untuk integrasi di Apple CarPlay. Update ini membawa peningkatan signifikan yang membuat pengalaman berkendara menjadi lebih praktis, aman, dan nyaman. Selama bertahun-tahun, fitur WhatsApp di CarPlay dikenal cukup terbatas. Pengguna hanya bisa mengandalkan perintah suara dasar untuk mengirim pesan atau melakukan panggilan. Namun dengan pembaruan terbaru ini, tampilannya kini jauh lebih interaktif dan terasa seperti aplikasi bawaan mobil, sehingga pengalaman penggunaan menjadi lebih natural. Ads close ads Fitur Baru WhatsApp di CarPlay Salah satu…