BERITA

Analisis Cermat: Partisipasi Tinggi dalam Hitung Cepat Rakata & Kuadran DPD RI Lampung Capai 80,57%; Almira, Devi, dan Benny Uzer Bersaing Ketat dengan Empat Petahana

487
×

Analisis Cermat: Partisipasi Tinggi dalam Hitung Cepat Rakata & Kuadran DPD RI Lampung Capai 80,57%; Almira, Devi, dan Benny Uzer Bersaing Ketat dengan Empat Petahana

Sebarkan artikel ini
Hitung Cepat Rakata dan Kuadran DPD RI Lampung Masuk 80,57%, Almira, Devi, dan Benny Uzer Tempel Empat Petahana
Hitung Cepat Rakata dan Kuadran DPD RI Lampung Masuk 80,57%, Almira, Devi, dan Benny Uzer Tempel Empat Petahana

Media90 (media90.id) – Hasil hitung cepat Pemilu 2024 untuk DPD RI daerah pemilihan (Dapil) Lampung dari Lembaga Rakata dan Kuadran menunjukkan dominasi yang kuat dari empat petahana hingga Kamis (15/2/2024) pukul 00.30 WIB. Dari Hotel Emersia Bandar Lampung, sebanyak 80,57% suara telah terhitung.

Menurut data hitung cepat dari Rakata dan Kuadran, Jihan Nurlela memimpin dengan 20,83% suara, diikuti oleh Abdul Hakim dengan 11,08%, dan Ahmad Bastian dengan 10,39%. Bustami Zainudin menempati posisi keempat dengan 10,17% suara.

Ads
close ads

Namun, persaingan ketat terjadi di antara nama-nama non petahana. Almira Nabila Fauzi, anak mantan Wakil Bupati Pringsewu, menduduki posisi kelima dengan 9,73% suara. Diikuti oleh Devi Siswandari (7,16%), Benny Uzer (5,88%), dan Agung Imam Prasetyo (4,51%).

Meski Jihan Nurlela diperkirakan tidak terkejar suaranya, posisi dua hingga delapan masih terbuka lebar dengan persaingan yang ketat.

Petrus Tjandra menduduki posisi kesembilan dengan 3,56% suara, sementara Dyah Siti Nuraini dan Khaidir Bujung menempati posisi sepuluh dan sebelas dengan masing-masing 3,27% dan 2,33% suara.

Farah Nuriza Amalia (2,30%), SM Herlambang (1,94%), Tulus Purnomo (1,91%), Supeno (1,85%), Davit Kurniawan (1,76%), dan Heri Proletari Dwi Kartika (1,13%) juga mencatat suara dalam hitung cepat ini.

Metode stratified random sampling digunakan dalam hitung cepat ini, dengan margin of error hanya 1,50%.

Dengan tingkat kepercayaan 99% dan menggunakan 350 sampel tempat pemungutan suara (TPS) di Lampung, data tersebut masih belum dianggap sebagai data resmi dari KPU.