BERITA

Enam Pesenam Ritmik Lampung Berlaga di Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 di Bandung

Luluk RJMP
5
×

Enam Pesenam Ritmik Lampung Berlaga di Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 di Bandung

Sebarkan artikel ini
Lampung Kirim Enam Atlet Senam Ritmik ke Kejurnas Gimnastik Junior Senior di Bandung

Media90 – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Gimnastik Indonesia Lampung mengirimkan enam atlet senam ritmik untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gimnastik Junior-Senior 2026 yang berlangsung di Gymnasium Sport Jabar Arcamanik pada 6-9 Mei 2026.

Keikutsertaan para atlet tersebut menjadi bagian dari upaya penjajakan kemampuan terbaru pesenam Lampung sekaligus memantau perkembangan calon kompetitor dari berbagai daerah yang tampil dalam ajang nasional tersebut.

Ads
close ads

Enam atlet yang diberangkatkan terdiri dari tiga atlet senior dan tiga atlet junior. Untuk kategori senior diperkuat oleh Tri Wahyuni, Febila Sintia Putri, dan Felizya Adzkaa.

Sementara pada kategori junior, Lampung menurunkan Laila Faiha, Halida Kaia, serta Balqis Aisyah.

Delegasi senam Lampung dipimpin oleh Budi Setiawan dengan manajer tim Diki Novalino serta didampingi pelatih Yulianti dan Ayu.

Dalam acara pelepasan yang digelar di Gedung Senam Idola pada Minggu (3/5/2026), Ketua Pengprov FGI Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meminta para atlet menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang mengaplikasikan hasil latihan yang selama ini dijalani.

“Selain itu, ini juga untuk mengetahui perkembangan calon-calon lawan dari berbagai daerah di Indonesia lainnya. Yakinkan diri, mereka mampu untuk meraih hasil terbaik dalam Kejurnas ini, jangan pikirkan yang lain,” kata Purnama Wulan Sari Mirza.

Sementara itu, Manajer Tim Senam Lampung, Diki Novalino menjelaskan, tiga atlet senior yang diberangkatkan dipersiapkan sebagai bagian dari program pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional 2028.

Menurutnya, Kejurnas ini menjadi tolok ukur kemampuan atlet menjelang pesta olahraga nasional tersebut. Sedangkan untuk atlet junior, kejuaraan ini menjadi kesempatan penting menambah pengalaman dan jam terbang bertanding di level nasional.

“Ini menjadi tolok ukur kemampuan menjelang PON tersebut, sedang yang junior tentu ini menjadi salah satu even penting, sebagai jam terbang level nasional para pesenam,” ungkap Diki Novalino.

Ia menambahkan, pengalaman bertanding resmi sangat diperlukan bagi atlet junior karena mereka diproyeksikan menjadi tulang punggung Lampung pada Pekan Olahraga Nasional 2032, saat Lampung direncanakan menjadi tuan rumah.

Sebagai informasi, Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 diikuti sebanyak 202 atlet dari 16 provinsi di seluruh Indonesia. Selain nomor senam ritmik, kejuaraan ini juga mempertandingkan nomor Artistic Gymnastics putra (MAG) dan putri (WAG).

Tinggalkan Balasan