Media90.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kodam XXI/Raden Intan meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, Kamis (13/8/2026).
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan, Pemprov Lampung mengapresiasi kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan sangat penting, terutama bagi masyarakat di wilayah perdesaan dan daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
“Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat,” kata Jihan Nurlela.
Jihan juga mengapresiasi peran Pangdam XXI/Raden Intan beserta jajaran yang merespons langsung kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan jembatan tersebut.
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih bermula dari komunikasi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI terkait kebutuhan infrastruktur penghubung bagi masyarakat di wilayah Way Bungur.
Menurut Jihan, keberadaan jembatan memiliki posisi strategis karena menjadi critical link atau penghubung penting dalam jaringan transportasi masyarakat.
“Jembatan ini lebih vital daripada jalan, karena jembatan sering menjadi critical link dari jalan yang mungkin terbentang berkilo-kilometer. Kalau critical link-nya rusak atau jembatannya tidak berfungsi, percuma jalan bagus, pertanian melimpah, dan sumber kekayaan yang ada di desa,” ujar Jihan.
Karena itu, keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih tidak hanya diharapkan memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan sosial, dan aktivitas masyarakat lainnya.
Jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi penghubung antara permukiman warga dengan pusat pelayanan serta sentra-sentra ekonomi. Dengan akses yang semakin mudah, potensi yang dimiliki desa diharapkan dapat berkembang secara lebih optimal.
Pembangunan Infrastruktur Butuh Kolaborasi
Jihan mengatakan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Lampung masih sangat besar. Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bertahap.
Menurutnya, keterbatasan anggaran dan kewenangan pemerintah daerah membuat pembangunan infrastruktur tidak dapat hanya mengandalkan Pemprov Lampung maupun pemerintah kabupaten/kota secara sendiri-sendiri.
Pemprov Lampung, kata Jihan, terus berupaya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal dan besarnya kebutuhan pembangunan di berbagai sektor.
Karena itu, ia mengajak pemerintah kabupaten, TNI, Polri, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur.
“Pembangunan infrastruktur membutuhkan sinergi, karena luasnya wilayah dan besarnya kebutuhan masyarakat tidak sebanding dengan kemampuan pemerintah jika dikerjakan sendiri,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur menjadi salah satu contoh kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan solusi konkret terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan tersebut diharapkan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan perdesaan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.
Jihan berharap pola kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan dalam pembangunan infrastruktur di wilayah lain di Lampung, sehingga kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara lebih cepat dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.














