BERITA

Lantik Lima Ibunda Guru Kabupaten, Purnama Wulan Sari Mirza Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan

Luluk RJMP
16
×

Lantik Lima Ibunda Guru Kabupaten, Purnama Wulan Sari Mirza Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Purnama Wulan Sari Mirza Lantik Lima Ibunda Guru Kabupaten Tekankan Peran Penting Pendamping Pendidikan

Media90.id – Ibunda Guru Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melantik dan mengukuhkan lima Ibunda Guru Kabupaten sekaligus membuka Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II PGRI Lampung Masa Bakti XV Tahun 2026 di Auditorium Drs. H. Dailami Zain STKIP PGRI Lampung, Selasa (9/6/2026).

Lima Ibunda Guru Kabupaten yang dikukuhkan yakni Nanda Indira Bastian sebagai Ibunda Guru Kabupaten Pesawaran, Meri Farida Hamartoni sebagai Ibunda Guru Kabupaten Lampung Utara, Herlinawati Qudrotul Ikhwan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tulang Bawang, Novianti Novriwan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tulangbawang Barat, dan Ayu Asalasiah sebagai Ibunda Guru Kabupaten Way Kanan.

Ads
close ads

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa pengukuhan Ibunda Guru bukan sekadar kegiatan seremonial atau pemberian gelar semata. Menurutnya, amanah tersebut mengandung tanggung jawab besar untuk menjadi pelindung, pengayom, sekaligus pendamping bagi peserta didik dan tenaga pendidik di daerah masing-masing.

“Ini bukan hanya momentum penandatanganan SK atau pemakaian selempang. Sebagai seorang ibu, semua memiliki tanggung jawab untuk mendampingi, melindungi, dan memberikan kehangatan kepada anak-anak serta para pendidik di daerah masing-masing,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza.

Ia menjelaskan bahwa peran Ibunda Guru tidak hanya terbatas pada dukungan terhadap pendidikan formal, tetapi juga berkontribusi dalam membangun karakter, kecerdasan sosial, spiritual, dan intelektual generasi muda. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza juga menekankan pentingnya penguatan literasi sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia mengajak seluruh Ibunda Guru Kabupaten untuk aktif bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk perangkat daerah terkait, guna menumbuhkan budaya membaca dan belajar di tengah masyarakat.

Selain melantik Ibunda Guru Kabupaten, Purnama Wulan Sari Mirza juga membuka Konkerprov II PGRI Lampung yang dinilainya sebagai forum strategis dalam merumuskan berbagai kebijakan dan rekomendasi untuk kemajuan dunia pendidikan.

Menurutnya, perkembangan teknologi, transformasi digital, serta dinamika sosial yang terus berubah menuntut dunia pendidikan untuk mampu beradaptasi dan berinovasi. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah, PGRI, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan tersebut.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Batin Wulan juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan keluarga besar PGRI dalam mendukung pembangunan pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Konferensi Kerja Provinsi II PGRI Lampung menjadi forum tertinggi organisasi setelah konferensi provinsi yang bertujuan melakukan evaluasi program kerja, menyusun langkah strategis organisasi, serta merumuskan program-program prioritas menuju tahun 2027.

Melalui forum tersebut, diharapkan lahir berbagai rekomendasi yang konkret, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

Dengan dukungan pemerintah, organisasi profesi, serta seluruh pemangku kepentingan, Konkerprov II PGRI Lampung diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan berkualitas bagi generasi masa depan Lampung.

Tinggalkan Balasan