Media90.id – Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Lampung bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung kembali menggelar kejuaraan bola basket nomor 3×3. Ajang tersebut resmi dimulai pada Jumat (14/8/2026).
Kejuaraan bertajuk QRIS Feast 3×3 Siger Slam 2026 ini dipusatkan di Mall Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung dan diikuti sebanyak 108 tim. Pertandingan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (16/8/2026).
Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Alex Kurniawan, mengatakan olahraga sengaja dipilih sebagai sarana untuk mendekatkan edukasi transaksi digital kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, olahraga memiliki kedekatan dengan generasi muda dan berbagai komunitas masyarakat sehingga dinilai efektif menjadi media untuk memperkenalkan manfaat pembayaran digital.
“Olahraga ini dipilih sebagai media edukasi, karena memiliki kedekatan dengan generasi muda dan komunitas masyarakat. Dengan kejuaraan ini, masyarakat diperkenalkan pada kemudahan, keamanan, dan manfaat pembayaran digital dalam berbagai aktivitas sehari-hari,” kata Alex Kurniawan.
Ia menjelaskan, generasi muda menjadi salah satu sasaran utama dalam kegiatan tersebut. Edukasi dilakukan dengan pendekatan yang lebih interaktif, inklusif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari agar pesan mengenai transaksi digital lebih mudah dipahami.
Bagi Bank Indonesia, olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kebiasaan menggunakan transaksi digital. Karena itu, kolaborasi bersama pemerintah daerah dan pengurus KONI akan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan.
“Kami selalu bergandengan dan berkolaborasi untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga, tentunya disandingkan dengan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait digitalisasi,” ujar Alex.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung, Meiry Harika Sari, menilai kolaborasi antara olahraga dan digitalisasi merupakan langkah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, QRIS Feast 3×3 Siger Slam 2026 tidak hanya menjadi wadah bagi atlet dan komunitas basket untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kemudahan transaksi digital kepada masyarakat.
“Ini jadi salah satu ruang yang tidak hanya mengolaborasikan olahraga, tapi juga memberikan kemudahan dalam transformasi digital, dalam mensosialisasikan QRIS untuk pembayaran digital,” ungkap Meiry.
Dispora Lampung menilai integrasi olahraga dengan transaksi digital menjadi langkah positif di tengah perkembangan teknologi yang semakin modern, praktis, dan adaptif.
Meiry juga mengapresiasi Bank Indonesia serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan QRIS Feast 3×3 Siger Slam 2026.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat sehingga memberikan dampak positif terhadap kemajuan olahraga di Lampung sekaligus memperluas pemanfaatan transaksi digital di tengah masyarakat.














