Media90 – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Alfareza (17), remaja asal Lampung Barat yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat berenang di Pantai Mandiri Sejati. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (24/3/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB dalam kondisi terapung sejauh kurang lebih 1,73 kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tragis ini bermula pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya tengah berenang di Pantai Mandiri Sejati. Namun, arus laut yang kuat tiba-tiba menyeret ketiganya. Dua rekan korban berhasil diselamatkan, sementara Alfareza hilang terbawa ombak.
Upaya pencarian langsung dilakukan sejak Senin malam oleh tim SAR gabungan. Operasi dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) yang melakukan penyisiran darat di sepanjang garis pantai serta pencarian di perairan menggunakan perahu karet dan jukung.
Komandan Pos SAR Tanggamus, Robi Rusli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari unsur TNI/Polri, BPBD, hingga masyarakat setempat yang turut membantu.
“Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu hingga korban ditemukan. Dengan ditemukannya korban Muhammad Alfareza, operasi SAR ini resmi dihentikan dan dinyatakan selesai,” ujarnya.
Meski operasi pencarian terhadap Alfareza telah ditutup, pada saat yang sama tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua wisatawan lain yang dilaporkan terseret ombak di lokasi yang sama sehari sebelumnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di pantai, serta menghindari berenang di area dengan arus kuat demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.














