Media90.id – Nama Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah potongan video dirinya viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet. Menanggapi polemik yang berkembang, Sarwendah akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui unggahan video di akun pribadinya pada Jumat (5/6/2026).
Dalam pernyataannya, Sarwendah mengakui bahwa potongan video yang beredar telah menimbulkan kegaduhan dan memunculkan berbagai persepsi di tengah masyarakat. Ia menyadari dampak yang timbul dari viralnya cuplikan tersebut dan menyampaikan penyesalan atas situasi yang terjadi.
“Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial,” ujar Sarwendah.
Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terdampak oleh beredarnya video tersebut.
“Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut,” lanjutnya.
Kontroversi ini bermula ketika beberapa cuplikan siaran langsung yang diduga menampilkan Sarwendah tersebar luas di media sosial. Salah satu video yang paling banyak diperbincangkan memperlihatkan dirinya saat melakukan siaran langsung bersama Giorgio Antonio.
Dalam potongan video tersebut, sebagian publik menafsirkan respons Sarwendah sebagai sesuatu yang berkaitan dengan isu pribadi yang tengah berkembang. Selain itu, beredar pula video lain yang menampilkan sosok yang disebut-sebut mirip dengannya sedang melontarkan sindiran kepada pihak tertentu, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pengguna media sosial.
Menanggapi berbagai asumsi yang berkembang, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memberikan klarifikasi terkait isi video yang menjadi perbincangan publik.
Menurutnya, video yang beredar tidak ditujukan untuk menyindir maupun menyerang pihak tertentu, termasuk mantan suami Sarwendah, Ruben Onsu.
“Saya menonton video itu, memang bisa dipahami berbeda-beda, tetapi prinsipnya tidak ditujukan kepada RO,” ujar Chris Sam Siwu.
Ia juga menegaskan bahwa dalam video tersebut tidak terdapat penyebutan nama ataupun inisial yang secara langsung mengarah kepada Ruben Onsu.
Di tengah polemik yang terjadi, Sarwendah menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah melindungi anak-anaknya dari dampak pemberitaan yang beredar luas di media sosial. Ia mengaku prihatin apabila persoalan yang melibatkan orang dewasa turut memengaruhi kehidupan anak-anak.
“Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Mereka tidak seharusnya terbawa dalam pemberitaan orang dewasa,” ungkapnya.
Sebagai seorang ibu, Sarwendah menyatakan akan terus berupaya memberikan perlindungan dan perhatian penuh kepada anak-anaknya, serta menjaga agar mereka tidak terdampak secara berlebihan oleh isu yang berkembang di ruang publik.
Lebih lanjut, Sarwendah berharap masyarakat dapat menyikapi polemik yang terjadi dengan lebih bijaksana. Ia menilai bahwa persoalan pribadi sebaiknya dapat diselesaikan secara dewasa tanpa harus menjadi konsumsi luas di media sosial.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berkomunikasi di ruang publik, terutama di era digital yang membuat setiap pernyataan dapat dengan cepat menyebar dan ditafsirkan secara beragam.
“Saya memilih untuk menempuhnya dengan kepala dingin serta hati yang lebih lapang,” tutupnya.
Dengan klarifikasi dan permintaan maaf yang telah disampaikan, Sarwendah berharap situasi yang berkembang dapat segera mereda dan tidak semakin meluas. Ia juga mengajak publik untuk lebih mengedepankan sikap bijak dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial.














