Media90 – Penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Australia telah diumumkan oleh organisasi ulama setempat. Berdasarkan hasil kajian dan pemantauan hilal, Idulfitri tahun ini ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Australian National Imams Council (ANIC) setelah melakukan analisis astronomi serta pengamatan bulan bersama sejumlah lembaga dan pengamat hilal dari berbagai negara. Pengumuman resmi ini dirilis melalui situs organisasi tersebut pada Sabtu (14/3/2026).
Dalam pengumuman tersebut, Dewan Fatwa ANIC menjelaskan bahwa bulan Ramadan 1447 H akan berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026.
“Bulan Ramadan akan berakhir pada hari Kamis, 19 Maret 2026. Hari Raya Idulfitri akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, yang juga merupakan 1 Syawal 1447 Hijriah,” demikian isi pernyataan resmi tersebut.
Dokumen pengumuman itu ditandatangani oleh Ketua Dewan Fatwa ANIC, Ibrahim Abu Mohamad, yang juga dikenal sebagai Mufti Besar Australia.
Metode Penentuan Awal Syawal
Dalam menetapkan awal bulan Syawal, Mufti Agung Australia bersama Dewan Fatwa ANIC menggunakan pendekatan astronomi yang mempertimbangkan sejumlah parameter penting.
Beberapa aspek yang menjadi dasar perhitungan antara lain:
- Kemunculan bulan sebelum matahari terbenam
- Lamanya bulan berada di atas ufuk setelah matahari terbenam
- Potensi visibilitas hilal di wilayah Australia dan kawasan sekitarnya
Metode ini disebut telah digunakan secara luas oleh berbagai dewan ulama di dunia dalam menentukan awal bulan dalam kalender Hijriah.
Selain itu, Dewan Imam Nasional Australia juga mengingatkan bahwa perbedaan penentuan hari raya bisa saja terjadi di berbagai negara. Karena itu, para ulama dan imam diharapkan tetap menjunjung sikap saling menghormati dalam menyikapi perbedaan tersebut demi menjaga persatuan umat Islam.
Indonesia Masih Menunggu Sidang Isbat
Sementara itu di Indonesia, pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menentukan tanggal resmi Idulfitri 1447 H.
Sidang tersebut akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah proses pemantauan hilal yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026.
Hasil pengamatan hilal nantinya akan dibahas bersama para ulama dan ahli astronomi sebelum diumumkan secara resmi kepada masyarakat.
Menariknya, awal puasa Ramadan tahun ini di Australia dimulai pada 19 Februari 2026, yang juga bertepatan dengan awal Ramadan di Indonesia. Dengan demikian, umat Islam di Australia diperkirakan menjalani ibadah puasa selama 29 hari sebelum merayakan Hari Raya Idulfitri.














