INTERNASIONAL

Terobosan Medis di Australia: Tes Darah Bisa Prediksi Risiko Kekambuhan Kanker Kepala dan Leher

78
×

Terobosan Medis di Australia: Tes Darah Bisa Prediksi Risiko Kekambuhan Kanker Kepala dan Leher

Sebarkan artikel ini
Terobosan Medis: Ilmuwan Australia Kembangkan Tes Darah untuk Deteksi Risiko Kanker Kambuh
Terobosan Medis: Ilmuwan Australia Kembangkan Tes Darah untuk Deteksi Risiko Kanker Kambuh

Media90 – Para ilmuwan di Australia berhasil mengembangkan tes darah sederhana yang berpotensi membantu memprediksi risiko kekambuhan kanker kepala dan leher setelah pasien menjalani operasi. Inovasi ini diharapkan meningkatkan pemantauan pascaoperasi sekaligus memungkinkan perawatan lebih personal bagi pasien.

Penelitian dilakukan oleh tim dari Centenary Institute bekerja sama dengan Chris O’Brien Lifehouse. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal European Journal of Surgical Oncology.

Ads
close ads

Mendeteksi Sel Tumor yang Beredar di Darah

Tes darah ini mendeteksi circulating tumor cells (CTC), yakni sel kanker yang terlepas dari tumor utama dan masuk ke aliran darah. Keberadaan CTC menjadi indikator bahwa kanker masih berpotensi tumbuh kembali atau menyebar ke bagian tubuh lain.

Dalam studi, para peneliti menganalisis sampel darah pasien pascaoperasi. Hasilnya: pasien dengan CTC positif memiliki risiko kekambuhan lebih tinggi dibanding pasien tanpa CTC. Temuan ini membuka peluang untuk mengidentifikasi pasien berisiko tinggi lebih dini, bahkan sebelum gejala muncul atau terlihat melalui pemindaian.

Tantangan Pemantauan Pascaoperasi

Kanker kepala dan leher menyerang lapisan mulut, tenggorokan, dan pita suara. Di Australia, sekitar 5.500 orang didiagnosis menderita kanker ini setiap tahun.

Meski sebagian pasien merespons pengobatan dengan baik, sebagian tetap mengalami kekambuhan. Pemantauan tradisional saat ini mengandalkan pemeriksaan fisik rutin dan pemindaian CT scan atau MRI, yang tidak selalu mendeteksi tanda awal kekambuhan.

Menurut Jonathan Clark, Direktur Riset Kanker Kepala dan Leher di Chris O’Brien Lifehouse, sistem pemantauan saat ini masih memiliki keterbatasan dalam memrediksi risiko kekambuhan secara akurat. Oleh karena itu, tes darah berbasis biomarker menjadi pendekatan yang sangat menjanjikan.

Tes Darah Membantu Strategi Medis Lebih Personal

Penulis utama studi, Dannel Yeo, menjelaskan bahwa deteksi CTC memberikan informasi tambahan berharga bagi dokter. Dengan mengetahui pasien berisiko tinggi, tim medis dapat:

  • Merancang strategi pemantauan lebih intensif
  • Mempertimbangkan terapi tambahan bila diperlukan

Pendekatan ini sejalan dengan tren pengobatan kanker modern yang semakin mengarah pada personalized therapy, di mana perawatan disesuaikan dengan karakteristik biologis pasien, bukan pendekatan “satu untuk semua”.

Potensi Besar di Masa Depan

Temuan ini menambah bukti penting mengenai peran biomarker berbasis darah dalam manajemen kanker. Jika dikembangkan lebih lanjut dan diuji dalam skala besar, tes darah ini bisa menjadi bagian dari standar perawatan pasien kanker kepala dan leher.

Keunggulan utamanya: pasien tidak perlu menunggu gejala atau hasil pemindaian untuk mengetahui kekambuhan. Deteksi dini melalui darah memungkinkan intervensi lebih cepat, sehingga meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup pasien.

Kesimpulan

Inovasi ini menunjukkan bagaimana riset ilmiah terus bergerak maju untuk menghadirkan solusi lebih presisi, efektif, dan berfokus pada kebutuhan individu pasien dalam melawan kanker. Dengan tes darah ini, harapan baru muncul bagi pasien dan tenaga medis untuk mengelola risiko kekambuhan lebih proaktif.

Heboh Hacker Kembar Diduga Hapus 96 Database Pemerintah AS Usai Dipecat dari Opexus
INTERNASIONAL

Media90 – Kasus pemecatan karyawan yang berujung pada sabotase siber berskala besar mengguncang industri teknologi dan keamanan federal Amerika Serikat. Dua saudara kembar, Muneeb Akhter dan Sohaib Akhter yang berusia 34 tahun didakwa setelah nekat menghapus sekitar 96 database berisi informasi sensitif milik pemerintah federal AS. Ads close ads Aksi destruktif tersebut dilakukan hanya beberapa menit setelah keduanya diberhentikan dari perusahaan tempat mereka bekerja. Kasus ini langsung menyita perhatian publik karena kedua pelaku bekerja di Opexus, perusahaan kontraktor teknologi yang melayani lebih dari 45 lembaga pemerintah AS. Ironisnya, keduanya berhasil lolos proses rekrutmen dan dipercaya menangani data penting negara meskipun…

Heboh di India Kematian Twisha Sharma Picu Dugaan Mahar dan KDRT
INTERNASIONAL

Media90 – Nama Twisha Sharma mendadak menjadi perbincangan luas di India setelah kematiannya pada 12 Mei lalu. Perempuan berusia 33 tahun tersebut ditemukan tidak bernyawa di rumah keluarga suaminya di Bhopal. Ads close ads Kasus ini dengan cepat menyita perhatian media nasional karena muncul dugaan keterlibatan konflik mahar dan kekerasan rumah tangga. Polisi kini masih mendalami penyebab pasti kematian Twisha, termasuk kemungkinan pembunuhan maupun bunuh diri. Twisha diketahui menikah dengan Samarth Singh pada Desember 2025 setelah keduanya berkenalan melalui aplikasi kencan setahun sebelumnya. Awalnya, kehidupan rumah tangga pasangan tersebut tampak harmonis. Namun menurut keluarga korban, masalah mulai muncul tidak lama…

Israel Tuai Sorotan Internasional Usai Hentikan Kapal Bantuan untuk Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Ketegangan terkait konflik Gaza kembali memanas setelah militer Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan Laut Mediterania. Insiden tersebut terjadi saat kapal bantuan berada di perairan internasional sekitar 460 kilometer di barat Siprus. Ads close ads Aksi pencegatan itu langsung menjadi perhatian dunia internasional setelah rekaman siaran langsung tersebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, sejumlah relawan dan penumpang sipil tampak mengangkat tangan ketika pasukan komando Israel memasuki kapal bantuan tersebut. Langkah militer Israel menuai kecaman dari berbagai pihak karena operasi dilakukan di luar wilayah perairan negaranya. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar…

Darah Buatan Super Clot Diklaim Mampu Menghentikan Pendarahan dalam Hitungan Detik
INTERNASIONAL

Media90 – Dunia medis kembali mencatat kemajuan besar dengan hadirnya teknologi Engineered Blood Clots (EBCs), sebuah inovasi pembekuan darah buatan yang mampu menghentikan perdarahan hebat hanya dalam hitungan detik. Teknologi ini dikembangkan oleh tim peneliti lintas institusi dari Kanada dan Amerika Serikat melalui pendekatan revolusioner yang dikenal sebagai click clotting. Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi masa depan dalam penanganan darurat, terutama pada kasus kecelakaan, operasi besar, hingga pasien dengan gangguan pembekuan darah. Ads close ads Click Clotting: Cara Baru Membekukan Darah Berbeda dengan proses alami tubuh yang mengandalkan serat fibrin, teknologi EBCs justru memaksimalkan peran sel darah merah sebagai struktur…

Kabel Internet Global di Selat Hormuz Jadi Target, Iran Wacanakan ‘Toll Digital’ untuk Big Tech
INTERNASIONAL

Media90 – Selat Hormuz yang selama ini dikenal sebagai jalur vital energi dunia kini mulai dipandang dari perspektif baru oleh Iran: sebagai pusat infrastruktur digital global yang strategis. Media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Tasnim News Agency, mendorong pemerintah untuk mulai memonetisasi kabel serat optik bawah laut yang melintasi kawasan tersebut. Dalam laporan berjudul “Three practical steps for generating revenue from Strait of Hormuz internet cables”, Tasnim menyoroti bahwa Selat Hormuz tidak hanya menjadi jalur kapal tanker minyak, tetapi juga koridor penting bagi arus data global yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Ads close ads…

Ilmuwan China Ciptakan Sel Bahan Bakar Batu Bara dengan Potensi Nol Emisi
INTERNASIONAL

Media90 – Tim ilmuwan dari Universitas Shenzhen, China, mengklaim telah berhasil mengembangkan teknologi sel bahan bakar batu bara yang berpotensi memangkas emisi karbon dioksida (CO2) hingga mendekati nol. Inovasi yang diberi nama zero-carbon-emission direct coal fuel cell (ZC-DCFC) ini dinilai mampu mengubah cara kerja pembangkit listrik berbasis batu bara secara fundamental. Berdasarkan laporan The Independent pada akhir April 2026, teknologi ini menawarkan pendekatan baru dalam menghasilkan energi dari bahan bakar fosil dengan dampak polusi yang jauh lebih rendah dibanding metode konvensional. Ads close ads Mekanisme Kerja Tanpa Pembakaran Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga uap yang mengandalkan pembakaran batu bara, sistem…

Kanker Usus pada Usia Muda Meningkat, Peneliti Temukan Jejak Herbisida di DNA
INTERNASIONAL

Media90 – Tren peningkatan kasus Kanker Kolorektal pada kelompok usia di bawah 50 tahun kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine mengungkap temuan mengejutkan, yakni adanya dugaan keterkaitan antara paparan herbisida bernama Picloram dengan meningkatnya kasus kanker ini pada pasien usia muda. Temuan tersebut membuka perspektif baru dalam dunia Onkologi, yang selama ini lebih banyak mengaitkan kanker usus dengan faktor gaya hidup dan pola makan. Meski masih bersifat awal, peneliti menemukan “sidik jari” DNA pada tumor pasien yang mengindikasikan adanya pengaruh paparan lingkungan terhadap mutasi genetik. Ads close ads Jejak DNA Ungkap Paparan…