INTERNASIONAL

Bill Gates Dapat Izin Bangun PLTN Canggih di AS, Target Beroperasi 2030

6
×

Bill Gates Dapat Izin Bangun PLTN Canggih di AS, Target Beroperasi 2030

Sebarkan artikel ini
Bill Gates Kantongi Izin Bangun PLTN Canggih di AS, Siap Beroperasi 2030
Bill Gates Kantongi Izin Bangun PLTN Canggih di AS, Siap Beroperasi 2030

Media90 – Startup energi milik miliarder Bill Gates, TerraPower, resmi mendapatkan izin untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) komersial di Amerika Serikat. Fasilitas mutakhir ini akan berlokasi di Wyoming dan menggunakan teknologi pendingin berbahan dasar garam, menjadikannya terobosan penting dalam inovasi energi nuklir.

Persetujuan pembangunan reaktor ini dikeluarkan oleh Komisi Regulasi Nuklir Amerika Serikat (Nuclear Regulatory Commission/NRC), sekaligus menjadi izin pertama yang diterbitkan dalam kurun waktu delapan tahun terakhir.

Proyek Reaktor Natrium: Inovasi Nuklir Generasi Baru

TerraPower, yang didirikan oleh Bill Gates pada 2008, telah mengajukan permohonan izin pada 2024. Proyek infrastruktur ini diperkirakan menelan investasi sekitar 4 miliar USD, dengan target operasional penuh pada 2030.

Baca Juga:  Dorong Transisi Energi Bersih, PLN Gaungkan Interkoneksi ASEAN Power Grid di HAPUA Council Meeting 2025

Reaktor generasi baru ini dinamakan Natrium dan mampu menghasilkan 345 megawatt listrik. Natrium memanfaatkan low-enriched uranium (5–20% pengayaan uranium) dan terintegrasi dengan sistem penyimpanan garam berkapasitas 1 gigawatt jam.

Perbedaan Teknis dengan PLTN Konvensional

Mayoritas PLTN konvensional di AS menggunakan reaktor air bertekanan tinggi. Air berfungsi ganda sebagai pendingin dan moderator neutron, menyerap panas hingga 300°C sebelum berubah menjadi uap untuk memutar turbin. Namun, sistem ini memiliki risiko signifikan, termasuk kebocoran limbah nuklir dan korosi komponen logam akibat tekanan tinggi.

Reaktor Natrium mengatasi kelemahan ini dengan menggunakan logam cair sebagai medium penyerap panas. Logam cair memiliki titik didih delapan kali lebih tinggi dibanding air, memungkinkan penyerapan energi panas lebih besar tanpa tekanan uap berlebih.

Baca Juga:  Sri Mulyani Resmi Bergabung ke Dewan Pengurus Gates Foundation Milik Bill Gates

Setelah logam cair menyerap panas, sistem penyimpanan garam mendinginkan logam cair tersebut, menciptakan siklus pendinginan yang berkelanjutan. Berbeda dengan sistem air konvensional, Natrium tidak menghasilkan limbah cair berbahaya secara terus-menerus, menjadikannya lebih aman dan efisien.

Potensi Dampak dan Masa Depan Energi Nuklir

Dengan Natrium, TerraPower menghadirkan inovasi yang menggabungkan keamanan, efisiensi energi, dan keberlanjutan. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan PLTN generasi baru, sekaligus memberikan alternatif solusi bagi krisis energi global dan kebutuhan listrik bersih di masa depan.

Bill Gates dan TerraPower berharap, dengan teknologi ini, AS dapat memimpin inovasi energi nuklir yang lebih aman dan ramah lingkungan, sekaligus membuka jalan bagi adopsi reaktor serupa di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *