NASIONAL

Bukan Hewan atau Tumbuhan, Makhluk Purba 9 Meter Ini Pernah Kuasai Bumi Sebelum Dinosaurus

8
×

Bukan Hewan atau Tumbuhan, Makhluk Purba 9 Meter Ini Pernah Kuasai Bumi Sebelum Dinosaurus

Sebarkan artikel ini
Sebelum Dinosaurus, Makhluk Misterius 9 Meter Ini Jadi Penguasa Bumi
Sebelum Dinosaurus, Makhluk Misterius 9 Meter Ini Jadi Penguasa Bumi

Media90 – Jauh sebelum dinosaurus pertama muncul, bahkan sebelum pohon-pohon tinggi menghijaukan daratan, Bumi pernah dikuasai oleh organisme misterius yang menjulang seperti monolit raksasa. Makhluk purba itu dikenal sebagai Prototaxites, organisme setinggi hingga 9 meter yang hingga kini masih membingungkan para ilmuwan.

Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: makhluk ini kemungkinan bukan hewan, bukan tumbuhan, bahkan bukan jamur seperti yang selama ini diduga. Ia mungkin merupakan bentuk kehidupan multiseluler yang benar-benar asing bagi ilmu pengetahuan modern.

Raksasa Misterius dari Zaman Purba

Prototaxites diperkirakan hidup sekitar 400 juta tahun lalu pada periode Devon awal. Pada masa itu, daratan Bumi masih sangat sederhana—belum ada hutan lebat, belum ada hewan besar, dan kehidupan darat masih dalam tahap awal evolusi.

Namun di tengah lanskap yang minim tersebut, Prototaxites berdiri menjulang setinggi gedung tiga lantai. Keberadaannya menjadikannya organisme terbesar di daratan saat itu, sekaligus menantang pemahaman kita tentang evolusi kehidupan awal.

Baca Juga:  Upaya Eksportir Mendukung Peningkatan Tata Niaga Lada Hitam Lampung: Membantah Oligopoli dan Menghadapi Harga Ditentukan oleh Pasar Internasional

Pada awal penemuannya di abad ke-19, fosil Prototaxites sempat dianggap sebagai batang pohon konifer purba. Namun penelitian mikroskopis membantah dugaan tersebut. Struktur internalnya ternyata tidak seperti jaringan tanaman, melainkan tersusun dari tabung-tabung kecil yang saling menjalin kompleks.

Bukan Jamur, Bukan Tumbuhan

Selama bertahun-tahun, banyak ilmuwan menganggap Prototaxites sebagai jamur raksasa. Analisis isotop karbon menunjukkan bahwa organisme ini tidak melakukan fotosintesis seperti tumbuhan, melainkan memperoleh nutrisi dari bahan organik—mirip cara jamur modern.

Namun penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances justru mengguncang teori tersebut.

Para peneliti menganalisis fosil yang ditemukan di Rhynie Chert, Skotlandia, sebuah situs luar biasa yang mengawetkan ekosistem purba dengan sangat baik. Hasilnya menunjukkan bahwa biomarker (penanda kimia) Prototaxites berbeda secara signifikan dari jamur lain yang ditemukan di lokasi yang sama.

Baca Juga:  Anggota Brimob Polda Aceh Dipecat Tidak Hormat, Diduga Bergabung dengan Militer Asing di Zona Perang

Jika benar ia jamur, seharusnya komposisi kimianya serupa dengan organisme lain yang hidup di lingkungan identik. Perbedaan ini membuat ilmuwan menduga bahwa Prototaxites adalah cabang evolusi yang telah punah sepenuhnya—tanpa keturunan di dunia modern.

Bagaimana Makhluk Ini Hidup?

Pertanyaan besar berikutnya adalah: bagaimana organisme setinggi itu bisa bertahan hidup tanpa daun atau sistem pencernaan?

Para ilmuwan menduga Prototaxites menyerap nutrisi langsung dari lingkungannya. Jaringan tabung di dalam tubuhnya kemungkinan berfungsi sebagai sistem distribusi nutrisi yang efisien, memungkinkan makhluk ini tumbuh besar dengan memanfaatkan bahan organik di tanah purba.

Cara hidupnya mungkin mirip dengan jamur, tetapi tidak sepenuhnya sama. Bahkan, beberapa ilmuwan berpendapat bahwa organisme ini mewakili “eksperimen evolusi” yang tidak berlanjut hingga sekarang.

Dengan kata lain, Prototaxites bisa jadi adalah contoh bentuk kehidupan yang pernah ada, tetapi jalur evolusinya terhenti dan punah tanpa meninggalkan jejak langsung pada makhluk modern.

Baca Juga:  Peringatan Dini Cuaca Jawa Timur 13 Februari 2026: Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang Diprediksi Melanda Sejumlah Wilayah

Misteri Evolusi yang Belum Terpecahkan

Hingga kini, Prototaxites tetap menjadi salah satu misteri terbesar dalam dunia paleontologi. Para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami bagaimana bentuknya saat hidup, bagaimana ia berdiri, atau bahkan bagaimana cara berkembang biaknya.

Yang jelas, keberadaan makhluk ini menunjukkan bahwa sejarah kehidupan di Bumi tidak selalu berjalan lurus seperti yang kita bayangkan. Pada masa awal, evolusi tampaknya penuh dengan “percobaan” yang menghasilkan bentuk kehidupan aneh dan unik.

Prototaxites menjadi bukti bahwa Bumi pernah menjadi rumah bagi organisme yang tidak bisa kita kategorikan dengan sistem biologi modern.

Warisan dari Dunia yang Asing

Makhluk purba ini bukan sekadar fosil. Ia adalah jendela menuju masa ketika kehidupan di Bumi masih mencari bentuk terbaiknya.

Dengan mempelajari Prototaxites, ilmuwan bisa memahami bagaimana kehidupan berkembang dari kondisi sederhana menjadi kompleks seperti sekarang. Sekaligus, mengingatkan kita bahwa mungkin masih banyak misteri evolusi yang belum terungkap.

Di masa lalu, Bumi pernah dipenuhi makhluk yang benar-benar asing bagi imajinasi manusia. Dan Prototaxites adalah salah satu yang paling menakjubkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *