NASIONAL

Erupsi Gunung Dukono 4 Mei 2026 Masih Berlangsung, Kolom Abu Capai 1.400 Meter

Avatar
9
×

Erupsi Gunung Dukono 4 Mei 2026 Masih Berlangsung, Kolom Abu Capai 1.400 Meter

Sebarkan artikel ini
Erupsi Gunung Dukono 4 Mei 2026 Masih Berlanjut, Kolom Abu Capai 1.400 Meter
Erupsi Gunung Dukono 4 Mei 2026 Masih Berlanjut, Kolom Abu Capai 1.400 Meter

Media90 – Aktivitas vulkanik di Gunung Gunung Dukono kembali menunjukkan peningkatan pada Senin pagi, 4 Mei 2026 pukul 07.46 WIT. Hingga laporan ini disusun, erupsi masih berlangsung dengan semburan abu vulkanik yang cukup tinggi dan terus terpantau oleh petugas pemantau aktivitas gunung api.

Gunung Dukono yang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia kembali memperlihatkan aktivitas erupsi periodik yang konsisten, sehingga menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar kawasan rawan bencana.

Ads
close ads

Kolom Abu Capai 1.400 Meter

Berdasarkan pengamatan visual, erupsi menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 1.400 meter di atas puncak, atau mencapai ±2.487 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal.

Arah sebaran abu dilaporkan mengarah ke utara dan timur laut, mengikuti kondisi angin saat erupsi terjadi. Berbeda dengan letusan singkat, aktivitas kali ini masih berlangsung saat data dikumpulkan, yang mengindikasikan adanya suplai magma aktif di dalam tubuh gunung.

Kondisi ini membuat masyarakat di sekitar kawasan perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta kesehatan pernapasan.

Zona Larangan Aktivitas

Untuk mengurangi risiko bahaya, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk mematuhi sejumlah larangan berikut:

  • Tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 km dari Kawah Malupang Warirang
  • Tidak mendaki atau mendekati area kawah aktif
  • Mematuhi seluruh arahan resmi dari pihak berwenang

Kawasan tersebut termasuk zona rawan karena berpotensi terkena lontaran material vulkanik serta paparan abu tebal yang dapat membahayakan keselamatan.

Karakter Erupsi Dukono

Erupsi Gunung Dukono dikenal terjadi secara berkala dengan sebaran abu yang tidak menentu, karena sangat dipengaruhi arah dan kecepatan angin. Hal ini membuat wilayah terdampak bisa berubah-ubah dalam waktu singkat.

Masyarakat di sekitar gunung diimbau untuk selalu siap menghadapi kemungkinan hujan abu, yang dapat berdampak pada kesehatan terutama sistem pernapasan serta mengganggu aktivitas luar ruangan.

Imbauan untuk Warga

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain:

  • Menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut
  • Menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan abu
  • Menutup sumber air dan makanan agar tidak terkontaminasi abu
  • Selalu memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung

Dengan kondisi erupsi yang masih berlangsung, kewaspadaan menjadi hal penting bagi masyarakat sekitar Gunung Dukono agar tetap aman dan terlindungi dari dampak aktivitas vulkanik.

Tinggalkan Balasan