NASIONAL

Film Animasi “Jumbo” Karya Anak Bangsa Catat Sejarah di Korea Selatan

Avatar
76
×

Film Animasi “Jumbo” Karya Anak Bangsa Catat Sejarah di Korea Selatan

Sebarkan artikel ini
Film Animasi Jumbo Raih 52 Ribu Penonton dalam Sebulan di Bioskop Korea Selatan

Media90 – Film animasi karya anak bangsa kembali mencatat prestasi membanggakan. “Jumbo” berhasil menunjukkan eksistensinya di industri perfilman internasional dengan bertahan hingga 30 hari penayangan di Korea Selatan.

Sejak dirilis pada 18 Februari 2026, film besutan Ryan Adriandhy ini berhasil mencuri perhatian publik dan perlahan membangun basis penonton di negara dengan industri film yang sangat kompetitif.

Ads
close ads

Menurut data dari Dewan Perfilman Korea, akun resmi film @jumbofilm_id masih tetap ditayangkan hingga Jumat (20/3), meskipun jumlah layar dan penontonnya mengalami penurunan signifikan. Pada fase akhir penayangan, tepatnya hari ke-30, film ini hanya tersedia di empat layar dan berhasil menjual empat tiket, setara dengan US$20.

Baca Juga:  Ressa Rizky Rossano Ungkap Clue Ayah Kandung, Sebut Sosok dari Aceh dan Bikin Heboh

Meski demikian, performa awal film ini cukup mengejutkan. Pada pekan-pekan pertama penayangannya, “Jumbo” sempat menembus posisi 6 dan 7 dalam daftar box office harian Korea Selatan, menunjukkan antusiasme penonton yang tinggi.

Salah satu pencapaian paling signifikan terjadi pada Februari 2026, ketika “Jumbo” berhasil masuk dalam daftar film terlaris bulanan. Film ini menempati posisi ke-15 dengan total penjualan 49.753 tiket, tepat berada di bawah animasi populer dunia, Zootopia 2.

Jika dilihat secara keseluruhan hingga 21 Maret 2026, “Jumbo” kini berada di posisi ke-33 dalam daftar film terlaris di Korea Selatan tahun ini. Pencapaian ini menegaskan bahwa “Jumbo” bukan sekadar film lokal, melainkan karya animasi Indonesia yang mampu bersaing di level global.

Baca Juga:  Film Drama Keluarga “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Resmi Berganti Judul, Siap Rilis Mei 2026

Keberhasilan “Jumbo” membuktikan bahwa industri animasi Indonesia memiliki potensi untuk menembus pasar internasional, bahkan di tengah dominasi film-film global. Film ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kualitas karya anak bangsa mampu menarik perhatian dunia.

Tinggalkan Balasan