Media90.id – Gempa bumi dengan magnitudo 3,7 mengguncang wilayah laut sekitar 46 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 03.04.04 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 8,31 derajat Lintang Selatan (LS) dan 121,51 derajat Bujur Timur (BT).
Gempa tersebut memiliki kedalaman yang tergolong dangkal, yakni 3 kilometer di bawah permukaan laut. Meski kekuatannya relatif kecil, getaran gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Sikka.
Data Gempa M 3,7 di Nagekeo
BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 46 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Berikut rincian gempa berdasarkan data BMKG:
- Magnitudo: 3,7
- Waktu: Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 03.04.04 WIB
- Lokasi: 8,31 LS dan 121,51 BT
- Kedalaman: 3 kilometer
- Pusat gempa: 46 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo
- Wilayah yang merasakan: Kabupaten Sikka
Dengan kedalaman hanya 3 kilometer, gempa tersebut tergolong sebagai gempa dangkal. Gempa dengan pusat yang relatif dangkal umumnya lebih mudah dirasakan oleh masyarakat yang berada di sekitar sumber gempa dibandingkan gempa yang terjadi pada kedalaman lebih besar.
Getaran Dirasakan di Kabupaten Sikka
BMKG melaporkan gempa dirasakan dengan intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI) di Kabupaten Sikka.
Skala II MMI menunjukkan getaran gempa dapat dirasakan oleh beberapa orang. Pada kondisi tersebut, benda-benda ringan yang digantung juga dapat bergoyang.
Getaran dengan intensitas tersebut umumnya belum menimbulkan kerusakan pada bangunan. Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aktivitas gempa susulan.
BMKG Imbau Waspadai Gempa Susulan
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan setelah gempa utama.
“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian imbauan BMKG.
Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Langkah tersebut penting untuk menghindari kepanikan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat apabila terdapat perkembangan terbaru mengenai aktivitas kegempaan di wilayah Nagekeo dan sekitarnya.
Gempa Tidak Berpotensi Tsunami
Berdasarkan informasi BMKG, gempa magnitudo 3,7 tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Kekuatan gempa yang relatif kecil serta karakteristik sumber gempa tidak menunjukkan indikasi yang dapat memicu gelombang tsunami.
Meski demikian, masyarakat yang berada di wilayah pesisir tetap disarankan mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang apabila terdapat pembaruan terkait aktivitas gempa.
Informasi mengenai magnitudo, lokasi, kedalaman, maupun dampak gempa dapat mengalami pemutakhiran seiring proses analisis BMKG.
Masyarakat diimbau selalu mengacu pada informasi resmi BMKG dan instansi terkait untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai gempa bumi tersebut.














