NASIONAL

Keluarga Pemulung Ditabrak Motor Saat Jalan Kaki di Gunungkidul, Ayah Alami Patah Tulang

Avatar
11
×

Keluarga Pemulung Ditabrak Motor Saat Jalan Kaki di Gunungkidul, Ayah Alami Patah Tulang

Sebarkan artikel ini
Tragis! Keluarga Pemulung Ditabrak Motor Saat Jalan Kaki di Gunungkidul, Ayah Alami Patah Tulang
Tragis! Keluarga Pemulung Ditabrak Motor Saat Jalan Kaki di Gunungkidul, Ayah Alami Patah Tulang

Media90.id – Nasib nahas dialami satu keluarga pemulung di wilayah Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat berjalan kaki di tepi jalan pada Minggu malam, 7 Juni 2026.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan sebelah barat Jembatan Jirak. Saat itu, satu keluarga yang diketahui berasal dari Dusun Jragum RT 05, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, tengah dalam perjalanan pulang menuju rumah mereka.

Ads
close ads

Satu Keluarga Jadi Korban

Korban terdiri dari seorang ayah bernama Bayu, istrinya yang sedang hamil, serta dua orang anak mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga tersebut berjalan beriringan di sisi jalan ketika sebuah sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung menabrak mereka.

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat pengendara motor kurang konsentrasi saat berkendara sehingga terlambat menyadari keberadaan para pejalan kaki di depannya. Akibatnya, tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan keras tersebut menyebabkan seluruh anggota keluarga mengalami cedera dengan tingkat yang berbeda-beda.

Ayah Alami Patah Tulang

Korban dengan luka paling parah adalah Bayu selaku kepala keluarga. Ia mengalami patah tulang pada tangan kanan akibat kerasnya benturan saat kecelakaan terjadi.

Sementara itu, istrinya yang sedang hamil serta kedua anak mereka mengalami luka-luka dan syok akibat insiden tersebut. Seluruh korban kemudian segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Dirawat di RS, Korban Dirujuk ke Rumah Sakit Tipe B

Usai dievakuasi dari lokasi kejadian, para korban awalnya mendapatkan perawatan di RS Pelita Husada Wonosari. Namun, karena kondisi Bayu membutuhkan penanganan lebih intensif, pihak medis kemudian merujuknya ke rumah sakit tipe B dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Hingga saat ini, seluruh korban masih menjalani perawatan dan pemantauan medis secara intensif.

Pengingat Keselamatan di Jalan Raya

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya konsentrasi dalam berlalu lintas. Kelalaian sesaat dapat berujung pada kecelakaan yang merugikan banyak pihak, termasuk pengguna jalan yang tidak bersalah.

Pejalan kaki juga termasuk kelompok rentan di jalan raya, sehingga pengendara diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di malam hari atau di kawasan minim penerangan.

Dengan mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga fokus selama berkendara, risiko kecelakaan diharapkan dapat ditekan demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan