NASIONAL

Resmi! Prabowo Ganti Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Pimpin Program Makan Bergizi Gratis

Avatar
17
×

Resmi! Prabowo Ganti Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Pimpin Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Nanik Sudaryati Gantikan Kepala BGN, Program Makan Bergizi Gratis Masuki Babak Baru
Nanik Sudaryati Gantikan Kepala BGN, Program Makan Bergizi Gratis Masuki Babak Baru

Media90.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Dalam keputusan yang diumumkan pada Selasa (2/6/2026), Nanik Sudaryati Deyang ditunjuk sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan Hindayana.

Pengumuman pergantian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Selain melakukan pergantian kepala lembaga, Presiden juga merombak jajaran wakil kepala BGN sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono dipercaya mengisi posisi Wakil Kepala BGN yang baru.

Ads
close ads

Menurut Prasetyo Hadi, keputusan pergantian pimpinan dilakukan setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja dan pelaksanaan program yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional selama hampir satu setengah tahun terakhir. Pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam menjalankan program-program strategis yang menjadi tanggung jawab BGN.

“Pemerintah berharap pimpinan baru dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan dengan baik,” demikian pesan yang disampaikan pemerintah saat pengumuman pergantian pimpinan.

Fokus pada Program Makan Bergizi Gratis

Pergantian kepemimpinan BGN menjadi sorotan publik karena lembaga tersebut memegang peran sentral dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia, terutama anak-anak usia sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Pemerintah menempatkan program ini sebagai salah satu investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif, baik dari sisi distribusi makanan, pengawasan kualitas, penguatan tata kelola, maupun perluasan cakupan penerima manfaat di berbagai daerah.

Evaluasi dan Penguatan Tata Kelola

Sejak mulai beroperasi, Badan Gizi Nasional beberapa kali menjadi perhatian publik. Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan secara nasional menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari persoalan distribusi hingga kasus keracunan makanan yang sempat terjadi di beberapa wilayah dan memicu evaluasi terhadap standar keamanan pangan serta sistem pengawasan program.

Pemerintah menegaskan bahwa berbagai tantangan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program ke depan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Dalam perkembangannya, pergantian pimpinan BGN juga terjadi di tengah perhatian terhadap aspek tata kelola lembaga. Presiden Prabowo disebut mengambil langkah penyegaran kepemimpinan untuk memastikan program strategis nasional dapat berjalan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang nyata bagi masyarakat.

Peran Dadan Hindayana dalam Pembentukan BGN

Dadan Hindayana tercatat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pertama sejak lembaga tersebut dibentuk pada Agustus 2024. Selama masa kepemimpinannya, BGN bertugas membangun fondasi kelembagaan, menyusun sistem operasional, memperluas jaringan pelaksana program, serta menjalin koordinasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya di BGN. Kontribusi mereka dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem awal pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional yang saat ini telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Harapan terhadap Kepemimpinan Baru

Nanik Sudaryati Deyang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sebelum dipercaya memimpin lembaga tersebut. Dengan pengalaman yang dimiliki dalam lingkungan Badan Gizi Nasional, ia diharapkan dapat melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan berbagai perbaikan dalam pelaksanaannya.

Pemerintah berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat kualitas layanan gizi nasional, memperbaiki sistem pengawasan program, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Dengan perubahan struktur pimpinan tersebut, Badan Gizi Nasional kini memasuki fase baru dalam menjalankan salah satu program prioritas pemerintah. Berbagai pihak berharap penguatan kelembagaan ini dapat mempercepat tercapainya target pemenuhan gizi nasional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan