NASIONAL

Tsunami Minor Terdeteksi Usai Gempa M7,7 Sangihe, BNPB Minta Warga Pesisir Tetap Siaga

Avatar
9
×

Tsunami Minor Terdeteksi Usai Gempa M7,7 Sangihe, BNPB Minta Warga Pesisir Tetap Siaga

Sebarkan artikel ini
Tsunami Minor Terdeteksi Usai Gempa M7,7 Sangihe, BNPB Imbau Warga Pesisir Tetap Siaga
Tsunami Minor Terdeteksi Usai Gempa M7,7 Sangihe, BNPB Imbau Warga Pesisir Tetap Siaga

Media90.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pagi memicu anomali muka air laut di sejumlah titik pemantauan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya gelombang tsunami kecil atau kategori minor yang terdeteksi di beberapa wilayah pesisir.

Meski tinggi gelombang masih berada di bawah satu meter, otoritas tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi risiko lanjutan akibat aktivitas seismik yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

Ads
close ads

Gelombang Tsunami Terdeteksi di Beberapa Titik

Hasil pemantauan muka air laut menunjukkan gelombang pertama terdeteksi di wilayah Loloda, Halmahera Barat pada pukul 07.20 WIB dengan ketinggian sekitar 0,09 meter.

Beberapa menit kemudian, anomali serupa juga tercatat di sejumlah lokasi lain, yaitu:

  • Ulusiau, Kabupaten Kepulauan Sitaro: 0,18 meter
  • Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud: 0,19 meter

Temuan ini menunjukkan bahwa gempa utama telah memberikan respons pada permukaan laut, meski masih dalam kategori tsunami minor.

Gempa Susulan Masih Terjadi

Selain memicu perubahan muka air laut, aktivitas tektonik di sekitar pusat gempa masih terpantau aktif. BNPB mencatat sejumlah gempa susulan dengan kekuatan signifikan, di antaranya:

  • Magnitudo 5,9 pada pukul 07.11 WIB
  • Magnitudo 5,7 pada pukul 07.18 WIB
  • Magnitudo 6,0 pada pukul 07.55 WIB
  • Magnitudo 5,2 pada pukul 08.10 WIB

Rangkaian gempa tersebut terjadi di sekitar wilayah Laut Sulawesi bagian utara, tidak jauh dari lokasi gempa utama.

Getaran Dirasakan Hingga Manado dan Talaud

Laporan BPBD di lapangan menyebutkan, guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas berbeda.

Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, warga merasakan getaran cukup kuat selama sekitar 3–4 detik yang sempat memicu kepanikan sesaat.

Getaran juga dirasakan di wilayah lain seperti:

  • Kabupaten Minahasa Utara
  • Kota Manado
  • Kabupaten Kepulauan Talaud

Hingga saat ini, BPBD masih melakukan pendataan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan akibat rangkaian gempa tersebut.

BNPB: Warga Pesisir Harus Tetap Waspada

Meski tinggi gelombang yang terdeteksi tergolong kecil, BNPB mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat di wilayah pesisir dengan status ‘Siaga’ dan ‘Waspada’ diminta tetap meningkatkan kewaspadaan penuh,” demikian imbauan BNPB.

Adapun wilayah yang diminta meningkatkan kesiapsiagaan meliputi pesisir:

  • Sulawesi Utara
  • Maluku Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Kalimantan Timur

Masyarakat juga diimbau untuk menjauhi area pantai, menghindari bangunan yang berpotensi terdampak, serta mengikuti arahan resmi dari BPBD, BMKG, dan BNPB.

Pemantauan Masih Berlangsung

Tingginya aktivitas gempa susulan menjadi alasan utama aparat kebencanaan mempertahankan status kesiapsiagaan di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah bersama BPBD, BMKG, dan BNPB terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan masyarakat serta memperbarui informasi secara berkala.

Tinggalkan Balasan