NASIONAL

Waspada! Viral Voucher Cashback Shopee Rp2 Juta Diduga Penipuan, Ini Klarifikasi Resminya

Avatar
8
×

Waspada! Viral Voucher Cashback Shopee Rp2 Juta Diduga Penipuan, Ini Klarifikasi Resminya

Sebarkan artikel ini
Jangan Terkecoh! Voucher Cashback Shopee Rp2 Juta yang Beredar Ternyata Diragukan Keasliannya
Jangan Terkecoh! Voucher Cashback Shopee Rp2 Juta yang Beredar Ternyata Diragukan Keasliannya

Media90.id – Media sosial kembali diramaikan oleh beredarnya informasi yang mengatasnamakan Shopee dan menawarkan hadiah menggiurkan kepada pengguna. Kali ini, sebuah akun Facebook bernama “???????????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????????????? ???????????????? ????????????????????” mengunggah klaim mengenai program cashback hingga Rp2 juta yang disebut-sebut diberikan secara gratis kepada pengguna aktif Shopee.

Unggahan yang dipublikasikan pada Selasa, 26 Mei 2026 tersebut langsung menarik perhatian warganet karena menjanjikan dana bonus dalam jumlah besar. Dalam narasinya, akun tersebut menyebut bahwa pengguna tertentu telah terpilih untuk mengikuti program pembagian cashback senilai Rp2 juta tanpa biaya.

Ads
close ads

“KHUSUS PENGGUNA SHOPEE YANG AKTIF. Selamat, kamu terpilih. Ikuti acara Bagi-Bagi Dana Bonus Cashback 2 Juta GRATIS. Jangan lewatkan kesempatan KLAIM,” demikian bunyi pesan yang beredar di media sosial.

Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, informasi tersebut tidak ditemukan pada kanal resmi Shopee. Baik melalui situs resmi, aplikasi, maupun akun media sosial resmi perusahaan, tidak terdapat pengumuman mengenai program cashback Rp2 juta seperti yang diklaim dalam unggahan viral tersebut.

Tidak adanya informasi pendukung dari sumber resmi menimbulkan keraguan terhadap keaslian program yang ditawarkan. Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti bahwa Shopee sedang mengadakan promo dengan mekanisme sebagaimana yang disebutkan dalam unggahan tersebut.

Shopee sendiri selama ini secara rutin mengingatkan pengguna untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Pelaku kerap memanfaatkan nama besar platform e-commerce untuk menarik perhatian calon korban melalui hadiah, cashback, atau giveaway palsu.

Dalam berbagai imbauannya, Shopee menegaskan bahwa seluruh informasi promosi resmi hanya diumumkan melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. Pengguna disarankan untuk tidak mudah percaya terhadap pesan atau unggahan yang berasal dari akun tidak resmi.

Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, berbagai klaim serupa mengenai hadiah dan cashback Shopee juga pernah beredar di media sosial maupun aplikasi pesan instan. Banyak di antaranya kemudian terbukti sebagai informasi palsu yang bertujuan mengumpulkan data pribadi pengguna atau mengarahkan korban ke situs yang tidak terpercaya.

Sebagai perbandingan, situs pemeriksa fakta TurnBackHoax pernah mengulas kasus serupa dalam artikel berjudul “[SALAH] Pesan WhatsApp Penawaran Hadiah Shopee Rp3.000.000” yang dipublikasikan pada Agustus 2022. Temuan tersebut menunjukkan bahwa modus penipuan dengan mengatasnamakan Shopee telah berulang kali muncul dalam berbagai bentuk.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai penawaran yang terdengar terlalu menggiurkan, terutama jika disertai tautan mencurigakan atau permintaan data pribadi. Beberapa hal yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Link klaim hadiah yang tidak berasal dari situs resmi.
  • Giveaway atau promo yang tidak diumumkan melalui kanal resmi perusahaan.
  • Pesan mencurigakan melalui Facebook, WhatsApp, atau media sosial lainnya.
  • Permintaan data pribadi, kode OTP, atau informasi akun.
  • Iming-iming hadiah besar tanpa syarat yang jelas.

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim mengenai voucher cashback Shopee senilai Rp2 juta yang beredar di media sosial tidak ditemukan dalam program resmi Shopee. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk selalu memverifikasi setiap informasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.

Kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital menjadi langkah penting untuk melindungi data pribadi dan menghindari kerugian yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan