OTOMOTIF

All New Mitsubishi Pajero 2026 Resmi Diumumkan, Siap Hadir dengan Opsi Teknologi PHEV dan Sasis Ladder Frame

Solhan Khairi
6
×

All New Mitsubishi Pajero 2026 Resmi Diumumkan, Siap Hadir dengan Opsi Teknologi PHEV dan Sasis Ladder Frame

Sebarkan artikel ini
Kupas Rencana Peluncuran Mitsubishi All New Pajero 2026, Disebut Usung Teknologi PHEV
Kupas Rencana Peluncuran Mitsubishi All New Pajero 2026, Disebut Usung Teknologi PHEV

Media90.id – Kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan datang dari Mitsubishi Motors Corporation yang resmi mengumumkan rencana peluncuran generasi terbaru All New Pajero pada 2026. SUV legendaris ini dijadwalkan melakoni debut global atau world premiere pada musim gugur 2026.

Pengumuman ini sekaligus menandai kembalinya nama besar Pajero ke pasar otomotif global setelah produksi model sebelumnya dihentikan total pada 2021. Artinya, generasi terbaru ini akan mengakhiri masa vakum selama lima tahun dari salah satu ikon SUV paling dikenal di dunia.

Ads
close ads

Warisan Panjang Pajero di Dunia Otomotif

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1982, Pajero hadir sebagai SUV yang memadukan ketangguhan offroad dengan kenyamanan mobil penumpang. Sepanjang empat generasi perjalanannya, model ini telah mencatat penjualan global sekitar 3,25 juta unit di lebih dari 170 negara.

Tidak hanya di pasar konsumen, Pajero juga mengukuhkan reputasinya di dunia balap reli paling ekstrem, Reli Dakar, dengan total 12 kemenangan, termasuk tujuh kemenangan beruntun yang memperkuat citranya sebagai kendaraan tangguh dan andal di berbagai medan.

Kembali ke Akar: Sasis Ladder Frame dari Triton

Dalam siaran pers resmi, Mitsubishi menyebutkan bahwa All New Pajero 2026 akan dibangun menggunakan arsitektur ladder frame yang dikembangkan dari basis pikap Triton terbaru.

Keputusan ini menjadi sorotan karena Pajero pernah berevolusi dari ladder frame pada generasi awal, kemudian beralih ke monokok pada generasi ketiga dan keempat demi meningkatkan kenyamanan dan stabilitas di jalan raya.

Perubahan kembali ke ladder frame ini memunculkan diskusi terkait arah pengembangan teknologi kendaraan. Namun, menurut Hiroshi Masuoka, mantan pembalap pabrikan Mitsubishi sekaligus tokoh penting dalam pengembangan Pajero, pemilihan struktur sasis tidak bisa dilihat secara hitam-putih.

Ia menegaskan bahwa setiap platform memiliki keunggulan masing-masing dan harus disesuaikan dengan tujuan pengembangan kendaraan.

Masuoka juga menambahkan bahwa ladder frame modern saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, baik dari sisi material baja maupun presisi manufaktur yang lebih tinggi.

Untuk menyeimbangkan karakter sasis yang lebih kaku, Mitsubishi dikabarkan melakukan pengembangan khusus pada kabin serta geometri suspensi depan dan belakang, agar tetap menghadirkan kenyamanan khas SUV modern.

Sinyal Kuat Kehadiran Teknologi PHEV

Salah satu aspek yang masih menjadi misteri dari All New Pajero 2026 adalah spesifikasi mesin yang akan digunakan. Mitsubishi belum mengungkap detail mengenai kapasitas maupun performa dapur pacunya.

Namun, arah elektrifikasi menjadi sinyal kuat yang tidak bisa diabaikan. Tekanan regulasi emisi global serta kebutuhan efisiensi energi membuat teknologi hybrid menjadi opsi yang semakin relevan.

Masuoka secara tidak langsung memberi gambaran bahwa Pajero terbaru berpotensi mengadopsi teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Teknologi ini dinilai mampu menghadirkan kombinasi antara efisiensi energi, performa tinggi, dan kemampuan melaju dalam mode listrik untuk penggunaan harian, meski kendaraan berukuran besar.

Jika benar diterapkan, PHEV akan menjadi langkah penting Mitsubishi dalam menghadirkan SUV tangguh yang tetap ramah lingkungan tanpa mengorbankan kemampuan jelajah.

Filosofi Ketangguhan yang Tetap Dipertahankan

Sejak awal kemunculannya, Pajero tidak hanya dirancang untuk kompetisi reli, tetapi juga sebagai kendaraan harian yang fungsional. Teknologi yang diuji di lintasan balap kemudian diterapkan langsung ke mobil produksi massal.

Salah satu inovasi penting adalah hadirnya sistem Super Select 4WD pada generasi kedua yang memudahkan pengemudi berpindah mode penggerak sesuai kondisi jalan.

Filosofi utama Pajero tetap sama hingga kini: kendaraan yang mampu membawa penggunanya melintasi berbagai medan tanpa meninggalkan kenyamanan dan rasa aman.

Masuoka bahkan menggambarkan Pajero sebagai kendaraan yang dirancang untuk “tidak meninggalkan pengemudi di tengah jalan”, sebuah prinsip yang menjadi DNA dari seluruh pengembangannya.

Kesimpulan

Kehadiran All New Mitsubishi Pajero 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali salah satu SUV paling ikonik di dunia. Dengan rencana penggunaan sasis ladder frame berbasis Triton serta potensi adopsi teknologi PHEV, model ini diposisikan untuk menjawab tantangan era elektrifikasi tanpa kehilangan karakter petualangnya.

Generasi terbaru Pajero diharapkan mampu melanjutkan warisan panjang ketangguhan, sekaligus menghadirkan SUV modern yang lebih efisien, nyaman, dan tetap siap menghadapi medan ekstrem.

Tinggalkan Balasan