OTOMOTIF

Ekspor Wuling Meningkat Tajam di 2025, Empat Model Jadi Andalan ke Mancanegara

3
×

Ekspor Wuling Meningkat Tajam di 2025, Empat Model Jadi Andalan ke Mancanegara

Sebarkan artikel ini
Wuling Catat Lonjakan Ekspor 2025, Model Unggulan Ini Mendominasi Pengiriman ke Luar Negeri
Wuling Catat Lonjakan Ekspor 2025, Model Unggulan Ini Mendominasi Pengiriman ke Luar Negeri

Media90 Wuling Motors (Wuling) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam kinerja ekspor kendaraan sepanjang 2025. Total kendaraan yang diekspor tahun lalu meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2024, menunjukkan tren positif yang konsisten sejak Wuling memulai kegiatan ekspor pada 2019.

Kegiatan ekspor Wuling dimulai dengan pengiriman Almaz hasil produksi pabrik di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ke pasar luar negeri. Seiring bertambahnya model kendaraan yang diproduksi di dalam negeri, jumlah dan variasi produk ekspor pun meningkat.

Hingga 2025, Wuling telah mengekspor 8.440 unit kendaraan ke 16 negara, antara lain Thailand, Sri Lanka, Brunei, Bangladesh, Hong Kong, Malaysia, Pakistan, Mauritius, Papua Nugini, Zimbabwe, Bermuda, Suriname, Kenya, Zambia, dan India. Keberagaman tujuan ekspor ini menunjukkan luasnya jangkauan produk Wuling serta kemampuan adaptasi kendaraan terhadap kebutuhan konsumen di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Trendy & Efisien: 7 Mobil Klasik Hemat BBM yang Pas untuk Generasi Muda

Lonjakan Ekspor 2025

Sepanjang 2025, Wuling mengekspor 2.411 unit, naik signifikan dibandingkan 1.101 unit di 2024. Dari berbagai model yang diekspor, BinguoEV menjadi kontributor terbesar dengan porsi 52 persen, diikuti Almaz (19 persen), Cloud EV (11 persen), dan Alvez (7 persen).

“Ekspor Wuling bertumbuh positif pada 2025, didorong terutama oleh lini produk mobil listrik yang menjadi kontribusi terbesar,” ujar Brian Gomgom, Senior Brand Communication Manager Wuling Motors.

Secara geografis, Thailand menjadi tujuan ekspor terbesar (30 persen), diikuti Sri Lanka (24 persen), Brunei (20 persen), Bangladesh (11 persen), dan Hong Kong (9 persen). Dominasi negara-negara ini menunjukkan tingginya permintaan mobil Wuling di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Baca Juga:  Diresmikan Enam Titik DC Charger oleh Wuling: Langkah Terbaru Menuju Mobilitas Ramah Lingkungan

Wuling Darion Mulai Diekspor ke Hong Kong

Wuling juga menorehkan tonggak penting dengan memulai ekspor Darion ke Hong Kong pada Desember 2025. Model ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada GIIAS 2025 Juli lalu, dan secara resmi diluncurkan untuk publik pada November 2025.

Darion tersedia dalam dua tipe, Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), masing-masing dengan varian CE dan EX.

  • Darion EV: Baterai Lithium Iron Phosphate 69,2 kWh, jarak tempuh hingga 540 km (CLTC), motor listrik 201 hp, torsi 310 Nm.
  • Darion PHEV: Mesin bensin 1.498 cc, tenaga 105 hp, torsi 130 Nm, didukung motor listrik 195 hp dan torsi 230 Nm, baterai 20,5 kWh.
Baca Juga:  Rahasia Biaya Total Wuling Cloud EV Hingga 105 Ribu Km! Ini yang Harus Anda Tahu Sebelum Membeli

Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.910 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.770 mm, dan wheelbase 2.910 mm.

Fitur kenyamanan yang disematkan meliputi captain seat, layar kontrol 12,8 inch, instrumen TFT 8,8 inch, pengaturan jok elektrik, kamera parkir, dan wireless phone charger. Fitur keselamatan mencakup SRS airbags, ABS, EBD, ESC, dan Advanced Driver Assistance System (ADAS).

Keberhasilan ekspor Wuling pada 2025 menunjukkan posisi kuat perusahaan sebagai pemain otomotif Indonesia yang mampu bersaing di pasar global, terutama dalam segmen kendaraan listrik dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *