OTOMOTIF

Mau Pindah ke EV? Ini Gambaran Biaya Servis Mobil Listrik Sebelum Kamu Beli

Solhan Khairi
7
×

Mau Pindah ke EV? Ini Gambaran Biaya Servis Mobil Listrik Sebelum Kamu Beli

Sebarkan artikel ini
Mau Ganti ke EV? Ini Gambaran Biaya Servis Mobil Listrik yang Perlu Diketahui
Mau Ganti ke EV? Ini Gambaran Biaya Servis Mobil Listrik yang Perlu Diketahui

Media90.id – Salah satu pertimbangan utama calon konsumen sebelum membeli kendaraan listrik adalah biaya servis mobil listrik. Banyak orang masih menganggap kendaraan listrik memiliki biaya perawatan yang mahal karena teknologi yang digunakan tergolong baru.

Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Dibandingkan mobil bermesin bensin atau diesel, mobil listrik memiliki jumlah komponen bergerak yang jauh lebih sedikit. Kondisi ini membuat perawatan berkala menjadi lebih sederhana sehingga biaya yang dikeluarkan pemilik kendaraan cenderung lebih rendah.

Ads
close ads

Mengapa Biaya Servis Mobil Listrik Lebih Murah?

Mobil listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal seperti mobil konvensional. Artinya, tidak ada komponen seperti piston, klep, timing belt, injektor, hingga sistem knalpot yang perlu dirawat atau diganti secara rutin.

Pemilik kendaraan juga tidak perlu melakukan penggantian oli mesin secara berkala. Sistem penggerak mobil listrik hanya mengandalkan motor listrik dan baterai sebagai sumber tenaga utama.

Dengan jumlah komponen yang lebih sedikit, risiko kerusakan mekanis juga menjadi lebih rendah. Hal ini membuat biaya perawatan rutin bisa ditekan secara signifikan.

Selain itu, minimnya gesekan antar komponen mekanis membuat kebutuhan pelumasan hampir tidak ada. Sebagian besar sistem bekerja secara elektronik, sehingga servis menjadi lebih sederhana dibanding mobil konvensional.

Komponen yang Tetap Perlu Perawatan

Meski lebih sederhana, mobil listrik tetap membutuhkan perawatan berkala. Beberapa komponen penting tetap harus diperiksa secara rutin agar kendaraan tetap optimal.

Salah satu yang paling penting adalah sistem pengereman. Menariknya, kampas rem pada mobil listrik biasanya lebih awet karena adanya teknologi regenerative braking yang membantu memperlambat kendaraan tanpa sepenuhnya mengandalkan rem mekanis.

Komponen lain yang wajib diperhatikan adalah ban. Pemeriksaan tekanan angin, rotasi ban, serta spooring dan balancing tetap diperlukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara.

Estimasi Biaya Servis Mobil Listrik

Biaya servis mobil listrik dapat berbeda tergantung merek dan model kendaraan. Namun secara umum, biayanya masih tergolong lebih rendah dibanding mobil bermesin bensin.

Servis ringan biasanya mencakup pengecekan sistem kelistrikan, baterai, sistem pendingin baterai, rem, suspensi, serta pembaruan perangkat lunak. Biayanya berkisar antara ratusan ribu hingga sekitar Rp1 juta per kunjungan.

Beberapa pabrikan bahkan memberikan program servis gratis selama beberapa tahun pertama kepemilikan. Ini menjadi salah satu faktor yang membuat mobil listrik semakin menarik di pasar Indonesia.

Tabel Estimasi Biaya Servis Mobil Listrik

Tahun Pertama
Pemeriksaan berkala, rotasi ban, pengecekan sistem kelistrikan
Rp0 – Rp1 juta

Tahun Kedua
Servis berkala, pengecekan baterai, rem, suspensi, spooring dan balancing
Rp1 juta – Rp2 juta

Tahun Ketiga
Servis berkala, filter AC, cairan pendingin baterai (jika diperlukan)
Rp2 juta – Rp4 juta

Total 3 Tahun
Akumulasi biaya servis
Rp3 juta – Rp7 juta

Sebagai perbandingan, mobil bensin bisa menghabiskan biaya servis sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta per tahun, sehingga dalam tiga tahun bisa mencapai Rp6 juta hingga Rp15 juta atau lebih.

Bagaimana dengan Biaya Baterai?

Baterai sering dianggap sebagai komponen paling mahal pada mobil listrik. Namun, kekhawatiran ini tidak selalu perlu dibesar-besarkan.

Baterai modern umumnya dirancang untuk usia pakai panjang dan dilengkapi garansi hingga 8 tahun atau lebih, tergantung pabrikan. Selama digunakan sesuai rekomendasi, baterai tidak perlu sering diganti dalam jangka waktu pendek.

Perbandingan dengan Mobil Bensin

Mobil bensin memiliki lebih banyak komponen yang perlu perawatan rutin, seperti oli mesin, filter oli, busi, dan sistem pembakaran. Hal ini membuat biaya servisnya cenderung lebih tinggi.

Sementara mobil listrik memiliki sistem yang lebih sederhana dan minim komponen bergerak. Dalam jangka panjang, perbedaan ini bisa menghasilkan penghematan biaya yang cukup signifikan.

Tips Menekan Biaya Servis Mobil Listrik

Agar biaya tetap efisien, pemilik kendaraan sebaiknya selalu mengikuti jadwal servis resmi dari pabrikan. Servis berkala membantu mendeteksi potensi kerusakan lebih awal.

Selain itu, penggunaan pengisian daya yang sesuai standar juga penting untuk menjaga kesehatan baterai. Hindari kebiasaan pengisian berlebihan yang bisa mempercepat penurunan performa.

Perhatikan juga kondisi ban dan sistem pengereman karena keduanya berpengaruh langsung terhadap efisiensi dan keselamatan berkendara.

Apakah Mobil Listrik Lebih Menguntungkan?

Secara keseluruhan, mobil listrik menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, baik dari sisi energi maupun perawatan.

Meskipun harga awalnya masih relatif tinggi, penghematan biaya servis dan energi dalam jangka panjang dapat menutup selisih tersebut. Ditambah lagi, berbagai insentif dan kemajuan teknologi membuat kendaraan listrik semakin menarik.

Kesimpulan

Biaya servis mobil listrik pada dasarnya lebih rendah dibanding mobil bensin karena sistemnya lebih sederhana dan minim komponen bergerak.

Namun, perawatan tetap diperlukan, terutama pada baterai, rem, ban, dan sistem kelistrikan. Dengan perawatan yang tepat, mobil listrik bisa menjadi pilihan transportasi yang efisien dan ekonomis untuk jangka panjang.

FAQ

Apakah biaya servis mobil listrik lebih murah?
Ya, karena tidak membutuhkan oli mesin, busi, dan komponen mesin pembakaran lainnya.

Berapa biaya servis mobil listrik?
Umumnya ratusan ribu hingga sekitar Rp1 juta untuk servis rutin.

Apakah baterai mobil listrik sering diganti?
Tidak, karena memiliki usia pakai panjang dan garansi hingga 8 tahun atau lebih.

Berapa biaya servis 3 tahun?
Sekitar Rp3 juta – Rp7 juta tergantung penggunaan dan merek.

Apakah mobil listrik lebih hemat dari mobil bensin?
Ya, terutama dalam biaya operasional dan perawatan jangka panjang.

Tinggalkan Balasan