OTOMOTIF

Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Tembus Rp17 Ribu Per Liter

Solhan Khairi
7
×

Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Tembus Rp17 Ribu Per Liter

Sebarkan artikel ini
Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Tembus Rp17 Ribu/Liter
Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Tembus Rp17 Ribu/Liter

Media90.id – Pertamina kembali menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai diterapkan pada 10 Juni 2026. Dalam penyesuaian kali ini, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 mengalami kenaikan cukup signifikan.

Kenaikan harga tersebut tercatat mencapai sekitar Rp4.000 per liter di beberapa jenis BBM. Penyesuaian ini langsung berdampak pada harga jual di berbagai wilayah Indonesia.

Ads
close ads

Pertamax dan Pertamax Green 95 Naik Tajam

Salah satu perubahan terbesar terjadi pada Pertamax. Pada 1 Juni 2026, harga BBM ini masih berada di angka Rp12.300 per liter. Namun per 10 Juni, harganya naik menjadi Rp16.250 per liter atau meningkat sekitar Rp3.950 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan lebih tinggi. Dari sebelumnya Rp12.900 per liter, kini naik menjadi Rp17.000 per liter atau meningkat sekitar Rp4.100 per liter.

Kenaikan ini menjadikan Pertamax Green 95 sebagai salah satu BBM non-subsidi dengan harga tertinggi di kelasnya.

Harga Pertamina Dex, Turbo, dan Dexlite Tidak Berubah

Di sisi lain, beberapa jenis BBM lainnya tidak mengalami perubahan harga. Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan Dexlite tetap dipertahankan pada harga sebelumnya.

Pertamina Dex masih berada di angka Rp24.800 per liter, Pertamax Turbo Rp20.750 per liter, dan Dexlite Rp23.000 per liter.

Sementara itu, BBM subsidi tetap tidak berubah. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, dan Bio Solar Rp6.800 per liter.

Daftar Harga BBM Pertamina di Berbagai Wilayah

Pertamina juga merilis daftar harga BBM di seluruh Indonesia yang mencakup Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga wilayah Maluku dan Papua.

Di Pulau Jawa, harga Pertamax tercatat Rp16.250 per liter, Pertamax Green 95 Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Di wilayah Sumatera, harga Pertamax berada di Rp16.650 per liter, sementara Pertamax Turbo Rp21.200 per liter dan Dexlite Rp23.500 per liter.

Untuk Kalimantan, harga Pertamax bervariasi antara Rp16.650 hingga Rp17.000 per liter tergantung provinsi, dengan Pertamina Dex mencapai hingga Rp25.900 per liter di beberapa wilayah.

Sementara di Sulawesi, harga BBM non-subsidi relatif seragam dengan Pertamax Rp16.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp21.200 per liter.

Di wilayah Nusa Tenggara, harga Pertamax berada di Rp16.250 per liter dengan Dexlite Rp23.000 per liter.

Adapun di Maluku dan Papua, sebagian wilayah tidak menyediakan seluruh jenis BBM non-subsidi, namun harga Pertamax tetap berada di kisaran Rp16.650 per liter.

Dampak Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM non-subsidi ini diperkirakan akan berdampak pada biaya transportasi dan logistik, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha.

Dengan selisih harga yang cukup besar pada beberapa jenis BBM, masyarakat diprediksi akan mulai mempertimbangkan kembali pilihan bahan bakar sesuai kebutuhan dan efisiensi kendaraan.

Kesimpulan

Penyesuaian harga BBM per 10 Juni 2026 menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada Pertamax dan Pertamax Green 95, sementara jenis BBM lainnya cenderung stabil.

Kondisi ini mempertegas pentingnya efisiensi penggunaan bahan bakar di tengah fluktuasi harga energi yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan