PENDIDIKAN

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 21 Kegiatan 1: Kohesi dan Koherensi

6
×

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 21 Kegiatan 1: Kohesi dan Koherensi

Sebarkan artikel ini
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 21, Lengkap dengan Pembahasan Kohesi dan Koherensi
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 21, Lengkap dengan Pembahasan Kohesi dan Koherensi

Media90.id – Pembahasan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 21 kali ini berkaitan dengan materi paragraf yang memiliki kohesi dan koherensi.

Dalam Kegiatan 1, siswa diminta melengkapi beberapa paragraf menggunakan kata atau ungkapan penghubung yang sesuai.

Ads
close ads

Pemilihan konjungsi menjadi bagian penting karena setiap kalimat dalam paragraf perlu memiliki hubungan yang jelas. Dengan demikian, informasi yang disampaikan tidak terasa terputus dan pembaca dapat mengikuti alur pembahasan dengan lebih mudah.

Berikut pembahasan jawaban Kegiatan 1 yang dapat digunakan sebagai referensi belajar.

Memahami Penggunaan Konjungsi dalam Paragraf

Sebelum melihat pembahasannya, penting untuk memahami fungsi konjungsi dalam sebuah paragraf.

Konjungsi merupakan kata penghubung yang digunakan untuk menunjukkan hubungan tertentu antarkata, antarklausa, antarkalimat, maupun antarbagian dalam teks.

Hubungan yang ditunjukkan dapat berupa syarat, tujuan, penambahan, perbandingan, pertentangan, hingga urutan kejadian.

Karena memiliki fungsi yang berbeda, kata penghubung tidak dapat dipilih secara sembarangan. Konjungsi harus disesuaikan dengan hubungan makna yang ingin dibangun dalam paragraf.

Nomor 1: Produk Pangan Lokal

Paragraf pertama membahas ajakan untuk mendukung petani melalui konsumsi produk pangan lokal.

Kata yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah:

Jika – agar – jadi

Paragraf lengkapnya menjadi:

Jika ingin membantu para petani, pemerintah menyarankan agar membeli produk-produk pangan lokal. Produk pangan lokal yang dihasilkan oleh para petani ternyata memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dibandingkan dengan produk pangan hasil impor. Jadi, mulailah dengan mengonsumsi produk makanan lokal yang dihidangkan di meja makan keluarga-keluarga di Indonesia.

Kata jika digunakan untuk menunjukkan syarat. Sementara itu, agar menunjukkan tujuan dari tindakan yang dilakukan.

Adapun kata jadi digunakan untuk mengarahkan pembaca pada kesimpulan atau ajakan yang berkaitan dengan uraian sebelumnya.

Nomor 2: Kemandirian Pangan

Paragraf kedua membahas orang-orang yang mengajak masyarakat membangun kemandirian pangan dengan memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam.

Jawaban yang digunakan adalah:

dan – yang – sepeserpun – untuk – bahwa

Kalimat lengkapnya menjadi:

Di Jakarta, Surabaya, Makassar dan kota-kota besar lainnya ada orang-orang yang penuh semangat menyampaikan pentingnya kemandirian pangan dengan menanam di kebun sendiri. Tanpa dibayar sepeserpun, kadang mereka harus keluar uang sendiri untuk memberi pelatihan cara bercocok tanam secara hidroponik. Orang-orang tersebut berkeyakinan bahwa setiap keluarga mampu menyediakan sumber pangan sendiri.

Kata dan digunakan untuk menghubungkan unsur yang setara, yaitu Jakarta, Surabaya, Makassar, dan kota-kota besar lainnya.

Kata yang digunakan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai orang-orang yang dimaksud.

Sementara itu, untuk menunjukkan tujuan, sedangkan bahwa digunakan untuk menghubungkan pernyataan dengan hal yang diyakini.

Kata sepeserpun melengkapi ungkapan “tanpa dibayar sepeserpun” yang menunjukkan bahwa mereka tidak mendapatkan bayaran atas kegiatan tersebut.

Nomor 3: Proses Pengolahan Kopi Luwak

Bagian terakhir membahas proses pemilihan biji kopi hingga keterlibatan luwak dalam menghasilkan kopi luwak.

Konjungsi yang melengkapi paragraf adalah:

namun – selanjutnya – sedangkan – kemudian

Berikut paragraf lengkapnya:

Indonesia terkenal sebagai salah satu penghasil kopi paling lezat di dunia. Salah satu jenis kopi yang terkenal adalah kopi luwak. Namun, diperlukan proses yang panjang untuk menghasilkan kopi luwak yang nikmat. Biji kopi yang benar-benar segar dan berwarna merah adalah biji yang akan digunakan. Selanjutnya, kopi dipilih dengan memisahkan biji kopi yang segar dan busuk dengan cara direndam. Biji kopi yang baik akan tenggelam, sedangkan yang busuk akan mengapung. Kemudian, biji kopi tersebut diberikan kepada musang atau luwak jenis binturong dan bulan (luwak pemakan kopi).

Kata namun digunakan untuk menunjukkan pertentangan antara informasi sebelumnya dan pernyataan berikutnya.

Selanjutnya, selanjutnya dan kemudian digunakan untuk menunjukkan tahapan yang berlangsung secara berurutan.

Sementara itu, sedangkan digunakan untuk membandingkan dua kondisi yang berbeda, yaitu biji kopi yang baik dan biji kopi yang busuk.

Hubungan Kohesi dan Koherensi

Dari latihan tersebut, dapat diketahui bahwa paragraf yang baik membutuhkan keterkaitan antarkalimat.

Keterkaitan tersebut dapat dibangun melalui penggunaan kata penghubung yang sesuai dengan konteks dan hubungan makna antarbagian teks.

Kohesi berkaitan dengan keterikatan unsur-unsur bahasa dalam sebuah teks. Penggunaan kata penghubung, kata rujukan, dan unsur kebahasaan lainnya dapat membantu membangun hubungan antarkalimat.

Sementara itu, koherensi berkaitan dengan hubungan makna sehingga gagasan dalam paragraf dapat dipahami secara logis dan runtut.

Karena itu, penggunaan konjungsi yang tepat membantu paragraf memiliki alur pembahasan yang lebih teratur serta memudahkan pembaca memahami gagasan yang disampaikan.

Ringkasan Jawaban Kegiatan 1

Agar lebih mudah dipelajari, berikut rangkuman kata yang digunakan pada setiap nomor:

NomorJawaban
1Jika, agar, jadi
2dan, yang, sepeserpun, untuk, bahwa
3namun, selanjutnya, sedangkan, kemudian

Rangkuman tersebut dapat membantu siswa mengecek kembali hasil pekerjaan sebelum membandingkannya dengan pembahasan dari guru atau buku pelajaran.

Jawaban Hanya sebagai Referensi Belajar

Demikian pembahasan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 21 untuk Kegiatan 1.

Materi dalam kegiatan ini berfokus pada penggunaan konjungsi untuk membangun paragraf yang memiliki kohesi dan koherensi. Pemahaman terhadap fungsi setiap konjungsi penting agar siswa tidak hanya mengetahui jawabannya, tetapi juga memahami alasan penggunaan kata tersebut dalam sebuah paragraf.

Jawaban di atas sebaiknya digunakan sebagai referensi belajar, bukan sebagai satu-satunya sumber untuk mengerjakan tugas.

Perbedaan redaksi atau jawaban dengan versi guru pengajar tetap dapat terjadi, bergantung pada buku dan materi yang digunakan di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *