Media90 – UIN Raden Intan Lampung melalui Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian (AUPKK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Vital dan Terjaga Tahun 2026, Rabu (08/04/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic & Research Center UIN RIL.
Bimtek ini diselenggarakan oleh Sub Bagian Tata Usaha Biro AUPKK dan diikuti oleh perwakilan tenaga kependidikan dari seluruh unit kerja di lingkungan kampus.
Kepala Biro AUPKK UIN RIL, Juanda Naim, menegaskan bahwa setiap lembaga yang menjalankan aktivitas administratif harus memastikan tata kelola berjalan tertib, aman, dan terjaga.
“Suatu lembaga yang di dalamnya berjibaku dengan aktivitas administratif harus dipastikan tertib, aman, dan terjaga serta bermanfaat bagi organisasi. Salah satu yang penting adalah administrasi kearsipan,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip masih perlu terus ditingkatkan, tidak hanya di berbagai lembaga, tetapi juga di lingkungan UIN Raden Intan Lampung sendiri.
“Kita akui banyak lembaga, termasuk kita juga, masih kurang dalam melihat pentingnya arsip,” tambahnya.
Menurutnya, penguatan tata kelola kearsipan menjadi hal yang penting seiring dengan visi internasionalisasi yang diusung kampus. Capaian akademik yang telah diraih UIN RIL, kata dia, perlu diimbangi dengan penguatan aspek administrasi dan peningkatan kompetensi tenaga kependidikan.
“Dengan visi internasionalisasi UIN RIL, kita harus mengimbangi keunggulan akademik yang sudah dicapai. Maka aspek administratif juga harus berkembang, termasuk tenaga kependidikannya,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh unit kerja memiliki peran penting dalam pengelolaan administrasi, mulai dari dokumen, keuangan, surat-menyurat, hingga arsip perjanjian dan dokumen penting lainnya.
Karena itu, ia berharap pengelolaan arsip di UIN Raden Intan Lampung dapat semakin tertib, sistematis, dan terstandar dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, hadir dua narasumber, yakni Setyo Edy Susanto dari IPB University serta Ida Nursanti dari Universitas Indonesia.
Keduanya memberikan materi terkait pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga di lingkungan perguruan tinggi, termasuk praktik terbaik yang dapat diterapkan di institusi pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, UIN Raden Intan Lampung berharap peningkatan kompetensi tenaga kependidikan dapat terus mendukung tata kelola institusi yang profesional, transparan, dan sejalan dengan visi internasionalisasi kampus.














