NASIONAL

Gunung Merapi Terkini: 9 Kali Guguran Lava Capai 1,9 Km, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Luluk RJMP
141
×

Gunung Merapi Terkini: 9 Kali Guguran Lava Capai 1,9 Km, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Sebarkan artikel ini
Gunung Merapi Hari Ini, 9 Kali Guguran Lava Terpantau Sejauh 1,9 Km, Waspada Zona Bahaya
Gunung Merapi Hari Ini, 9 Kali Guguran Lava Terpantau Sejauh 1,9 Km, Waspada Zona Bahaya

Media90 – Perkembangan terbaru aktivitas Gunung Merapi menunjukkan peningkatan signifikan dalam periode pengamatan terkini. Gunung terlihat jelas mengeluarkan kepulan asap putih dari kawah utama yang mencapai ketinggian sekitar 500 meter dari puncak.

Kondisi cuaca saat pengamatan dilaporkan cerah dengan angin bertiup lemah ke arah utara, sehingga aktivitas visual gunung dapat terpantau dengan cukup jelas oleh petugas pemantau.

Ads
close ads

9 Guguran Lava Mengarah ke Kali Sat dan Kali Putih

Dalam periode pengamatan terbaru, tercatat sebanyak 9 kali guguran lava pijar yang mengalir ke arah Kali Sat atau Kali Putih. Jarak luncur maksimum material tersebut mencapai sekitar 1.900 meter dari puncak.

Aktivitas ini menjadi indikasi bahwa proses efusif di tubuh Gunung Merapi masih terus berlangsung dan berpotensi terjadi kembali sewaktu-waktu.

Aktivitas Seismik Masih Tinggi

Data kegempaan menunjukkan dinamika yang cukup aktif. Tercatat sejumlah aktivitas seismik sebagai berikut:

  • 1 kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 47 mm dan durasi 166 detik
  • 34 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–16 mm
  • 16 kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo hingga 35 mm

Data tersebut mengindikasikan suplai magma masih aktif di dalam tubuh gunung, sehingga potensi guguran lava maupun awan panas masih perlu diwaspadai.

Kondisi Cuaca Relatif Stabil

Secara klimatologi, kondisi di sekitar Gunung Merapi terpantau stabil dengan suhu udara berkisar 18,2 hingga 19,6 derajat Celsius. Kelembaban udara tercatat tinggi, lebih dari 90 persen, sementara tekanan udara berada pada kisaran 873,8 hingga 917,5 mmHg.

Cuaca cerah justru membuat aktivitas gunung lebih mudah diamati, termasuk potensi bahaya yang mungkin terjadi.

Zona Bahaya Diperketat

Pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di wilayah rawan terdampak aktivitas Gunung Merapi.

Potensi bahaya meliputi:

  • Sektor selatan hingga barat daya: aliran Sungai Boyong (hingga 5 km), Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (hingga 7 km)
  • Sektor tenggara: Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km)

Selain itu, lontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat mencapai radius hingga 3 kilometer dari puncak.

Waspada Lahar dan Abu Vulkanik

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar hujan, terutama saat curah hujan tinggi di kawasan puncak Merapi. Material vulkanik yang terbawa air dapat mengalir melalui sungai-sungai berhulu di gunung tersebut.

Selain itu, abu vulkanik berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun transportasi.

Jika terjadi peningkatan aktivitas signifikan, status Gunung Merapi dapat dievaluasi kembali sewaktu-waktu sesuai rekomendasi otoritas terkait.

Viral Kecelakaan di Jalan Pahlawan Temanggung Dua Pengendara Kritis Usai Tabrak Pohon
NASIONAL

Media90.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Pahlawan Giyanti, Temanggung, tepatnya di depan Ariston, pada Selasa malam, 26 Mei 2026 sekitar pukul 20.53 WIB. Sebuah sepeda motor yang melaju dari arah kawasan BCA dilaporkan mengalami kecelakaan setelah menabrak pohon di sisi kiri jalan sebelum akhirnya terjatuh. Ads close ads Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, pohon yang berada di pinggir jalan disebut cukup menonjol ke arah badan jalan. Sepeda motor yang melintas diduga kehilangan kendali hingga menghantam bagian pohon tersebut. Benturan keras menyebabkan dua orang yang berboncengan di atas motor terpental dan terjatuh ke jalan. Akibat kecelakaan itu, kedua…

Kemacetan Panjang Picu Keributan di Exit Tol Sawangan Pengendara Motor Berkelahi
NASIONAL

Media90.id – Keramaian arus kendaraan menjelang libur Idul Adha di kawasan Exit Tol Sawangan berubah ricuh pada Selasa malam, 26 Mei 2026. Dua pengendara sepeda motor dilaporkan terlibat perkelahian di tengah kemacetan panjang yang membuat lalu lintas tersendat selama beberapa waktu. Insiden tersebut disebut terjadi saat antrean kendaraan mengular di jalur keluar tol. Banyak pengendara tampak kesal karena laju kendaraan nyaris tidak bergerak dalam waktu cukup lama. Ads close ads Belum diketahui secara pasti penyebab awal pertikaian tersebut. Namun, situasi jalan yang padat dan kondisi pengendara yang kelelahan diduga menjadi faktor yang memicu emosi keduanya hingga berujung adu fisik. Kemacetan…

Erupsi Berulang Gunung Semeru Picu Peringatan Bahaya Lahar dan Awan Panas
NASIONAL

Media90.id – Aktivitas Gunung Semeru kembali menjadi perhatian setelah tercatat mengalami belasan kali erupsi dalam periode pengamatan terbaru. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, hingga aliran lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Berdasarkan laporan pengamatan, kondisi visual Gunung Semeru sempat terlihat jelas sebelum tertutup kabut tipis hingga sedang. Cuaca di sekitar gunung terpantau berawan sampai mendung dengan arah angin lemah menuju tenggara. Ads close ads Meski asap kawah tidak terlihat, aktivitas kegempaan menunjukkan Gunung Semeru masih sangat aktif. Dalam periode pemantauan terbaru, petugas mencatat sebanyak…

Gempa M44 Guncang Gayo Lues Aceh Warga Diminta Waspada Susulan
NASIONAL

Media90.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Gayo Lues pada Rabu dini hari, 27 Mei 2026. Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah daerah sekitar, termasuk Aceh Tamiang, Langsa, hingga Aceh Tengah. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 02.49.05 WIB dengan pusat gempa berada di darat sekitar 20 kilometer timur laut Gayo Lues. Ads close ads Gempa tersebut tercatat berada pada koordinat 4,12 Lintang Utara dan 97,48 Bujur Timur dengan kedalaman relatif dangkal, yakni 4 kilometer. Kedalaman yang dangkal membuat getaran gempa cukup terasa oleh warga di beberapa wilayah sekitar pusat gempa….

Viral Menteri UMKM Selingi Sambutan dengan Pantun Nama Aura Kasih di Acara Nasional
NASIONAL

Media90.id – Suasana Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah yang digelar di Balai Kartini mendadak pecah oleh gelak tawa peserta setelah Menteri UMKM Maman Abdurrahman melontarkan candaan yang menyinggung nama Aura Kasih. Momen tersebut terjadi saat Maman memberikan sambutan di hadapan peserta konferensi pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam penutup pernyataannya, ia mengucapkan kalimat yang terdengar seperti pantun. Ads close ads “Jadi naik delman bersama Aura Kasih,” ucap Maman yang langsung disambut riuh peserta acara. Moderator yang berada di lokasi spontan menimpali dengan ucapan “Cakep”, seperti respons khas ketika seseorang berpantun. Namun, Maman justru tertawa dan menjelaskan bahwa dirinya tidak berniat…

Viral Modus Penipuan Mengatasnamakan PLN di Bangil Warga Diminta Waspada
NASIONAL

Media90.id – Warga Pasuruan dihebohkan dengan dugaan modus penipuan yang mengatasnamakan PT PLN (Persero). Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah seorang pengguna Threads membagikan pengalaman ibunya yang didatangi oknum mengaku sebagai petugas PLN di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan. Kisah itu ramai diperbincangkan usai diunggah akun Threads bernama @simi949095. Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku geram karena pelaku diduga memanfaatkan nama PLN untuk menakut-nakuti warga demi mendapatkan uang. Ads close ads “Nyari uang boleh tapi ya ga nipu juga, pake bawa-bawa nama PLN pula,” tulis akun tersebut di media sosial. Berdasarkan cerita yang dibagikan, korban didatangi seseorang yang mengaku sebagai petugas…

Heboh Kasus Blok M, Selebgram Woodyrman Terseret Dugaan Penganiayaan yang Menewaskan WNA
NASIONAL

Media90.id – Nama selebgram Muhammad Irman Ali tengah menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat dalam kasus penganiayaan berat yang menewaskan seorang warga negara asing (WNA) berinisial M-H-F. Kasus ini viral di media sosial usai berbagai informasi mengenai kronologi kejadian beredar luas di internet. Insiden tragis tersebut disebut terjadi di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Meski kejadian berlangsung beberapa waktu lalu, detail kasus baru ramai diperbincangkan publik belakangan ini. Ads close ads Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, keributan diduga bermula dari perselisihan antara pelaku dan korban…