Media90 – Apple kembali menghadirkan peningkatan pada perangkat pelacak mereka melalui pembaruan firmware terbaru untuk AirTag 2. Update ini berfokus pada peningkatan sistem anti-stalking, yang kini dibuat lebih efektif dalam membantu pengguna mendeteksi pelacakan tanpa izin.
Suara Peringatan Kini Lebih Mudah Dikenali
Salah satu perubahan paling signifikan terletak pada suara notifikasi yang dihasilkan AirTag. Dalam pembaruan ini, bunyi peringatan untuk pelacakan tak dikenal dibuat lebih mudah dikenali saat proses pencarian.
Tidak hanya itu, speaker pada AirTag 2 juga diklaim lebih kencang dibanding generasi sebelumnya. Hal ini memungkinkan pengguna untuk lebih mudah menemukan lokasi perangkat, terutama jika ada AirTag asing yang mencoba melacak tanpa sepengetahuan mereka.
Melengkapi Sistem Keamanan yang Sudah Ada
Fitur baru ini hadir sebagai pelengkap dari sistem keamanan sebelumnya, seperti notifikasi otomatis ke iPhone ketika terdeteksi AirTag mencurigakan yang bergerak bersama pengguna.
Dengan kombinasi notifikasi visual dan suara yang lebih jelas, Apple berharap risiko penyalahgunaan AirTag dapat ditekan secara signifikan.
Detail Teknis Masih Minim
Meski membawa peningkatan penting, Apple belum menjelaskan secara rinci perubahan pada karakter suara tersebut. Kemungkinan besar, peningkatan mencakup volume yang lebih keras atau pola suara yang lebih khas sehingga mudah dikenali dari jarak jauh.
Yang jelas, arah pengembangan ini menunjukkan fokus Apple untuk memastikan pengguna bisa lebih cepat menyadari jika sedang dilacak.
Update Khusus AirTag Generasi Kedua
Pembaruan firmware ini hadir dengan versi 3.0.45 dan untuk sementara hanya tersedia bagi AirTag generasi kedua.
Sebagai informasi, AirTag 2 sendiri telah dirilis secara global pada akhir Januari 2026. Apple juga telah mengonfirmasi bahwa perangkat ini akan hadir di Indonesia, meski jadwal peluncuran resminya di Tanah Air masih belum diumumkan.
Dengan peningkatan fitur anti-stalking ini, AirTag 2 menjadi perangkat yang tidak hanya praktis untuk melacak barang, tetapi juga semakin aman dari potensi penyalahgunaan. Kini tinggal menunggu kapan perangkat ini resmi tersedia di Indonesia.














