TEKNO

Bulan Terancam Jadi Kuburan Satelit Rusak, Peneliti Ingatkan Bahaya Sampah Antariksa

189
×

Bulan Terancam Jadi Kuburan Satelit Rusak, Peneliti Ingatkan Bahaya Sampah Antariksa

Sebarkan artikel ini
Peneliti Peringatkan Ancaman Sampah Antariksa, Bulan Berpotensi Jadi Kuburan Satelit
Peneliti Peringatkan Ancaman Sampah Antariksa, Bulan Berpotensi Jadi Kuburan Satelit

Media90 – Eksplorasi ruang angkasa kini memasuki fase baru yang semakin ambisius, dengan Bulan menjadi target utama berbagai misi internasional dalam satu dekade ke depan. Namun, di balik semangat penjelajahan tersebut, para peneliti mulai mengingatkan munculnya ancaman lingkungan serius yang membayangi satelit alami Bumi itu. Bulan disebut berpotensi berubah menjadi “kuburan massal” bagi satelit rusak dan sampah antariksa jika tidak ada pengelolaan yang jelas dan terkoordinasi.

Peringatan ini muncul seiring meningkatnya aktivitas peluncuran wahana antariksa menuju orbit dan permukaan Bulan. Masalah sampah antariksa yang sebelumnya identik dengan orbit Bumi kini mulai meluas hingga ke lingkungan lunar. Tanpa aturan yang ketat, risiko penumpukan puing-puing antariksa dinilai akan semakin sulit dikendalikan.

Ads
close ads

Penumpukan Sampah Antariksa di Orbit Bulan

Laporan yang dilansir CNN Indonesia dan Perspektif menyoroti kekhawatiran para ilmuwan terkait minimnya regulasi pengelolaan lalu lintas antariksa di sekitar Bulan. Saat ini, berbagai negara dan perusahaan swasta berlomba mengirimkan satelit untuk kepentingan pemetaan, komunikasi, hingga persiapan misi pendaratan manusia.

Sayangnya, satelit yang telah mencapai akhir masa operasional sering kali dibiarkan mengorbit tanpa rencana penanganan lanjutan, atau bahkan dijatuhkan ke permukaan Bulan tanpa strategi deorbit yang matang. Akibatnya, orbit lunar mulai dipenuhi sisa logam, komponen elektronik tak aktif, serta residu bahan bakar dari misi sebelumnya.

Kondisi ini diperparah oleh karakter gravitasi Bulan yang tidak merata, sehingga orbit satelit cenderung tidak stabil dalam jangka panjang. Tanpa sistem manajemen lalu lintas antariksa yang terpadu, satelit rusak berisiko saling bertabrakan dan menghasilkan ribuan fragmen baru. Situasi tersebut meningkatkan potensi benturan bagi misi aktif maupun misi masa depan, menciptakan siklus penumpukan sampah yang sulit dihentikan.

Mengapa Satelit Mudah Jatuh dan Menumpuk

Salah satu faktor utama yang membuat Bulan berisiko menjadi kuburan satelit adalah struktur gravitasinya yang unik. Bulan memiliki konsentrasi massa padat di bawah permukaannya, yang dikenal sebagai mass concentrations atau mascons. Fenomena ini menyebabkan tarikan gravitasi yang tidak merata, terutama bagi satelit yang mengorbit pada ketinggian rendah.

Jika satelit kehabisan bahan bakar untuk melakukan koreksi orbit, perubahan tarikan gravitasi ini dapat menariknya keluar jalur. Dampaknya, satelit bisa jatuh ke permukaan Bulan atau bertabrakan dengan wahana lain yang sedang mengorbit.

Berbeda dengan Bumi, Bulan juga tidak memiliki atmosfer. Di orbit Bumi, sebagian besar sampah antariksa akan terbakar saat memasuki atmosfer. Namun di Bulan, setiap serpihan logam akan tetap utuh dan menjadi ancaman permanen di ruang hampa. Inilah yang membuat para peneliti khawatir orbit lunar akan mencapai titik jenuh, di mana puing-puing satelit rusak terus beredar dan menghambat jalur akses misi-misi penting, termasuk ke wilayah kutub Bulan yang kaya potensi ilmiah.

Mendesak, Perlunya Regulasi Internasional

Potensi Bulan menjadi kuburan massal satelit rusak dinilai sebagai peringatan keras bagi komunitas internasional. Para peneliti menekankan pentingnya penyusunan protokol global untuk pengelolaan sampah antariksa, khususnya di orbit Bulan.

Keberlanjutan eksplorasi ruang angkasa sangat bergantung pada kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan orbit yang digunakan. Setiap negara dan perusahaan swasta didorong untuk mengadopsi teknologi deorbit yang memungkinkan satelit ditarik kembali, dipindahkan ke orbit aman, atau dihancurkan secara terkendali setelah masa tugasnya berakhir.

Dengan pengelolaan yang bertanggung jawab, orbit Bulan dapat tetap terjaga sebagai lingkungan yang aman bagi penelitian dan eksplorasi di masa depan. Tanpa langkah nyata sejak sekarang, Bulan yang selama ini menjadi simbol keindahan dan misteri alam semesta berisiko dikelilingi oleh lapisan sampah logam hasil aktivitas manusia sendiri.

OPPO Luncurkan Pad 5 Pro, Tablet Flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
TEKNO

Media90 – OPPO resmi meluncurkan tablet flagship terbaru mereka, OPPO Pad 5 Pro, di China. Berbeda dengan OPPO Pad Mini yang fokus pada gaming ringkas, tablet ini dirancang untuk menunjang produktivitas dan kreativitas dengan layar besar serta performa kelas atas. Perangkat ini menjadi penerus langsung OPPO Pad 4 Pro dengan peningkatan di sisi performa dan fitur pendukung kerja profesional.Ads close ads Layar Besar 13,2 Inci dengan Refresh Rate Adaptif OPPO Pad 5 Pro masih mempertahankan layar besar 13,2 inci dengan resolusi 3.4K (3392 x 2400 piksel). Panel ini menggunakan aspek rasio 7:5 yang lebih ideal untuk multitasking, membaca, hingga pekerjaan…

Redmi K Pad 2 Resmi Diumumkan, Tablet Gaming Ringkas dengan Dimensity 9500
TEKNO

Xiaomi resmi mengumumkan tablet gaming ringkas terbaru mereka di China, Redmi K Pad 2. Perangkat ini menjadi penerus generasi pertama dengan peningkatan signifikan, terutama pada performa chipset dan kapasitas baterai yang kini jauh lebih besar. Tablet ini dirancang sebagai perangkat gaming portable yang tetap bertenaga, cocok untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi dalam ukuran ringkas.Ads close ads Layar 8,8 Inci 3K dengan Refresh Rate 165Hz Redmi K Pad 2 masih mempertahankan layar IPS LCD berukuran 8,8 inci dengan resolusi 3K (3008 x 1880 piksel). Panel ini mendukung refresh rate hingga 165Hz untuk pengalaman gaming yang lebih mulus. Selain itu, layar…

OPPO Luncurkan Find X9 Ultra, Smartphone dengan Kamera Monster 200MP Ganda
TEKNO

Media90 – OPPO akhirnya resmi memperkenalkan OPPO Find X9 Ultra dalam sebuah event peluncuran di China setelah lama dirumorkan. Smartphone ultra flagship ini langsung mencuri perhatian berkat konfigurasi kamera “monster” dengan empat kamera Hasselblad, termasuk dua sensor 200MP dan kemampuan zoom optik hingga 10x. Kamera Monster dengan Dual 200MP dan Periskop 10x Zoom Sektor kamera menjadi sorotan utama pada OPPO Find X9 Ultra. Di bagian belakang, OPPO menyematkan setup empat kamera Hasselblad yang sangat ambisius.Ads close ads Kamera utamanya menggunakan sensor 200MP Sony LYT-901 berukuran 1/1.12 inci dengan aperture f/1.5 dan dukungan OIS. Kamera kedua juga tak kalah gahar, yaitu…

Smartwatch Baru Amazfit Cheetah 2 Pro Resmi Dirilis untuk Runner Profesional
TEKNO

Media90 – Amazfit resmi meluncurkan smartwatch premium terbaru mereka, Amazfit Cheetah 2 Pro, yang dirancang khusus untuk kebutuhan runner atau pelari profesional. Perangkat ini hadir sebagai penerus generasi pertama dengan sejumlah peningkatan signifikan, baik dari sisi desain, ketahanan, hingga fitur olahraga. Material Lebih Premium dengan Titanium dan Sapphire Glass Salah satu peningkatan utama ada pada material yang digunakan. Amazfit Cheetah 2 Pro kini memakai Full Grade 5 Titanium untuk frame hingga bagian bodi belakang, sehingga lebih kuat namun tetap ringan.Ads close ads Pada bagian layar, smartwatch ini kini dilindungi kaca safir yang dikenal lebih tahan gores dibanding generasi sebelumnya, membuatnya…

OPPO Pad Mini Hadir Perdana, Usung Performa Tinggi dalam Desain Ringkas
TEKNO

Media90 – OPPO kembali memperluas lini tabletnya dengan meluncurkan perangkat terbaru, OPPO Pad Mini. Selain memperkenalkan Find X9 Ultra dan Find X9s, OPPO juga menghadirkan tablet ringkas yang tetap membawa performa kelas atas dalam ukuran yang lebih compact. Perangkat ini menjadi salah satu sorotan karena menggabungkan desain minimalis dengan spesifikasi flagship, menjadikannya menarik untuk pengguna yang menginginkan tablet bertenaga namun tetap portabel.Ads close ads Performa Kelas Atas dengan Snapdragon 8 Gen 5 Sektor performa menjadi nilai jual utama OPPO Pad Mini. Tablet ini ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 yang mengusung CPU Oryon generasi ketiga dengan konfigurasi dua prime core dan…

Jabra Evolve3 Series (75 & 85) Meluncur, Desain Ringkas dengan ENC Cerdas AI
TEKNO

Media90 – Jabra resmi meluncurkan dua headset terbaru mereka, yakni Jabra Evolve3 85 dan Jabra Evolve3 75. Seri Evolve3 ini ditujukan untuk kalangan profesional yang membutuhkan kualitas audio tinggi, dengan peningkatan utama pada teknologi peredam bising berbasis AI serta desain yang lebih ringkas dibanding generasi sebelumnya. Keduanya dibekali teknologi ENC (Environmental Noise Cancellation) Jabra ClearVoice yang didukung deep neural network, sehingga mampu menyaring kebisingan sekitar dan menjaga suara pengguna tetap jernih saat berkomunikasi.Ads close ads Jabra Evolve3 85: Lebih Ringkas, Lebih Ringan, Lebih Canggih Sebagai penerus langsung dari Evolve2 85, Evolve3 85 hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan. Salah satu perubahan…

Huawei Watch Buds 2 Debut, Gabungan Smartwatch dan Earbuds dalam Satu Perangkat
TEKNO

Media90 – Huawei resmi meluncurkan Huawei Watch Buds 2 setelah tiga tahun tanpa pembaruan dari generasi sebelumnya. Perangkat unik ini kembali mengusung konsep 2-in-1 yang menggabungkan smartwatch dan earbuds dalam satu bodi, menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih praktis dan futuristik. Meski secara desain tidak mengalami perubahan ekstrem, peningkatan signifikan justru hadir pada sektor audio dan fungsionalitas perangkat.Ads close ads Desain Lebih Klasik dan Material Premium Dari sisi tampilan, Watch Buds 2 kini tampil lebih elegan dengan penggunaan strap kulit serta detail jahitan yang memberikan kesan klasik. Huawei juga membekali perangkat ini dengan material titanium alloy kelas aerospace yang membuatnya lebih…