Media90 – OpenAI kembali memperluas kemampuan platform kecerdasan buatannya dengan memperkenalkan ChatGPT Personal Finance. Fitur baru ini memungkinkan ChatGPT memahami kondisi finansial pengguna melalui integrasi langsung dengan akun perbankan pribadi.
Saat ini, ChatGPT Personal Finance masih berada dalam tahap pratinjau atau preview. OpenAI memprioritaskan akses awal untuk pelanggan ChatGPT Pro di Amerika Serikat yang berlangganan dengan biaya 200 dolar AS per bulan.
Setelah fase uji coba dan pengumpulan masukan pengguna selesai, perusahaan berencana memperluas ketersediaan fitur tersebut ke pelanggan ChatGPT Plus.
Untuk mendukung integrasi data keuangan, OpenAI bekerja sama dengan Plaid, perusahaan teknologi finansial yang menjadi penghubung dengan lebih dari 12.000 lembaga keuangan.
Beberapa institusi besar yang sudah didukung dalam sistem ini meliputi Chase, Fidelity, Schwab, hingga American Express.
Melalui koneksi tersebut, ChatGPT Personal Finance dapat menampilkan dasbor ringkas mengenai kondisi keuangan pengguna. Pengguna juga bisa mengajukan berbagai pertanyaan spesifik kepada chatbot, seperti menganalisis perubahan pola pengeluaran bulanan atau meminta strategi menabung yang lebih efektif.
Kemampuan analisis tersebut didukung model GPT-5.5 terbaru yang diklaim mampu memberikan hasil lebih akurat dibanding generasi sebelumnya.
Setelah akun bank terhubung, ChatGPT dapat mengakses sejumlah informasi finansial yang diizinkan pengguna, mulai dari saldo rekening, riwayat transaksi, langganan aktif, hingga status cicilan hipotek.
Meski demikian, OpenAI menegaskan bahwa sistem AI tidak memiliki kewenangan untuk melakukan transaksi apa pun.
Selain itu, AI juga tidak dapat melihat nomor rekening pengguna secara lengkap.
OpenAI menekankan bahwa fungsi utama fitur ini adalah sebagai penasihat dan perencana keuangan pribadi, bukan pengelola dana aktif.
Dalam pengembangan berikutnya, perusahaan juga berencana menambahkan integrasi dengan Intuit untuk membantu pengguna menganalisis dampak pajak dari transaksi investasi seperti penjualan saham.
Karena melibatkan data finansial sensitif, OpenAI mengklaim telah menyiapkan sejumlah protokol keamanan dan privasi.
Pengguna memiliki hak penuh untuk memutus koneksi akun perbankan kapan saja melalui menu pengaturan. Setelah koneksi dihentikan, data yang telah disinkronkan akan dihapus otomatis dalam waktu 30 hari.
Selain itu, pengguna juga dapat menghapus “memori finansial” yang tersimpan dalam riwayat percakapan ChatGPT.
OpenAI turut menyediakan opsi bagi pengguna untuk menentukan apakah data finansial mereka boleh digunakan untuk melatih model AI perusahaan atau tidak.
Langkah OpenAI memasuki sektor layanan keuangan ini menyusul peluncuran fitur ChatGPT Health yang sebelumnya juga menangani data sensitif pengguna.
Kehadiran ChatGPT Personal Finance semakin mempertegas ambisi OpenAI untuk menjadikan ChatGPT sebagai asisten pribadi digital yang mampu membantu berbagai aspek kehidupan pengguna.
Meski menawarkan kemudahan dan personalisasi, isu kepercayaan serta perlindungan data pribadi masih menjadi perhatian utama, terutama terkait informasi sensitif seperti saldo rekening dan pola belanja pengguna.














