TEKNO

Earphone Kabel Kembali Tren di Tengah Dominasi TWS

144
×

Earphone Kabel Kembali Tren di Tengah Dominasi TWS

Sebarkan artikel ini
Tren Berubah, Earphone Kabel Kembali Populer di Kalangan Pengguna
Tren Berubah, Earphone Kabel Kembali Populer di Kalangan Pengguna

Media90 – Di tengah dominasi perangkat audio nirkabel True Wireless Stereo (TWS), kehadiran earphone kabel justru kembali mencuri perhatian. Fenomena ini bukan sekadar kebangkitan teknologi lama, melainkan refleksi perubahan gaya hidup, preferensi audio, serta kebutuhan praktis yang membuat perangkat klasik ini kembali relevan di era digital.

Alih-alih sepenuhnya tergeser oleh teknologi nirkabel, earphone kabel menemukan momentumnya sendiri—baik sebagai pernyataan gaya maupun pilihan fungsional.

Ads
close ads

Sentuhan Retro dari Atlet dan Selebriti Dunia

Tren ini tidak muncul begitu saja. Figur publik berperan besar dalam menghidupkan kembali popularitas earphone kabel. Sejumlah atlet papan atas seperti Anthony Edwards dan Stephen Curry kerap terlihat mengenakan earphone kabel saat menuju sesi latihan atau pertandingan. Cristiano Ronaldo dan Lamine Yamal pun melakukan hal serupa, menjadikannya bagian dari rutinitas harian.

Pengaruh tersebut kemudian merambah ke dunia hiburan dan fashion. Nama-nama besar seperti Harry Styles, Dua Lipa, Ariana Grande, Bella Hadid, Zendaya, hingga Emma Watson terlihat menjadikan earphone kabel sebagai aksesori keseharian. Kabel yang dulu dianggap ketinggalan zaman kini tampil sebagai simbol retro yang autentik—sebuah pernyataan visual yang kontras dengan dominasi TWS modern.

Kualitas Suara Lebih Jernih dan Minim Latensi

Di balik daya tarik visualnya, earphone kabel masih memiliki keunggulan teknis yang sulit disaingi. Berbeda dengan TWS yang mengandalkan Bluetooth dengan kompresi audio, earphone kabel mentransmisikan sinyal suara secara langsung tanpa kompresi digital.

Hasilnya adalah kualitas audio yang lebih jernih, detail yang lebih terasa, serta latensi nyaris nol. Bagi penikmat musik serius dan gamer, keunggulan ini menjadi nilai tambah yang signifikan. Kabel menawarkan kestabilan suara, rentang dinamis yang lebih luas, serta minim gangguan sinyal—faktor yang membuat pengalaman audio terasa lebih “utuh”.

Bebas Baterai, Praktis Kapan Saja

Kepraktisan menjadi alasan lain mengapa earphone kabel kembali diminati. Tidak seperti TWS yang bergantung pada baterai dan perlu diisi ulang secara rutin, earphone kabel siap digunakan kapan saja selama perangkat sumber memiliki daya.

Banyak pengguna mengaku lelah dengan banyaknya perangkat yang harus diisi ulang setiap hari. Earphone kabel menawarkan kesederhanaan: colok dan langsung pakai. Selain itu, risiko kehilangan earbud kecil—masalah klasik TWS—juga bisa dihindari. Dalam dunia yang semakin kompleks, kesederhanaan justru menjadi kemewahan tersendiri.

Harga Lebih Terjangkau dan Lebih Tahan Lama

Dari sisi ekonomi, earphone kabel jelas lebih bersahabat. TWS premium seperti AirPods dibanderol mulai USD 159 atau sekitar Rp2,6 juta. Sementara itu, earphone kabel berkualitas baik sudah bisa didapatkan di kisaran USD 25 atau sekitar Rp400 ribu.

Ketahanan juga menjadi poin penting. Tanpa baterai internal, earphone kabel cenderung lebih awet dan mudah diperbaiki. Sebaliknya, TWS yang mengalami kerusakan sering kali harus diganti secara keseluruhan karena keterbatasan perbaikan komponen.

Faktor Psikologis dan Nostalgia Pengguna

Kebangkitan earphone kabel juga dipengaruhi faktor psikologis. Banyak pengguna merasa lebih nyaman dengan perangkat yang sederhana, familiar, dan tidak bergantung pada koneksi nirkabel yang terkadang tidak stabil.

Ada pula unsur nostalgia yang kuat. Earphone kabel mengingatkan pada masa ketika mendengarkan musik terasa lebih personal—tanpa pairing, tanpa notifikasi baterai, dan tanpa gangguan teknis. Ikatan emosional inilah yang sulit ditawarkan oleh teknologi paling mutakhir sekalipun.

Daya Tarik Earphone Kabel di Era Digital

Meski TWS masih mendominasi pasar audio global dengan fitur-fitur canggih seperti active noise cancellation dan integrasi kecerdasan buatan, earphone kabel tetap memiliki ruangnya sendiri. Tren ini menunjukkan bahwa teknologi lama tidak selalu ditinggalkan, melainkan bisa hidup berdampingan dengan inovasi baru.

Sejumlah analis bahkan menyebut fenomena ini sebagai bagian dari “gerakan sederhana” atau reaksi terhadap kelelahan akan teknologi yang terlalu kompleks. Konsumen kini lebih selektif, memilih perangkat berdasarkan kenyamanan, kualitas, dan relevansi dengan gaya hidup mereka.

Earphone kabel mungkin tidak lagi menjadi pilihan utama bagi semua orang, tetapi akan terus hadir sebagai alternatif yang solid—menggabungkan kualitas suara, kepraktisan, nilai ekonomis, dan sentuhan gaya retro. Di tengah derasnya arus teknologi modern, perangkat sederhana ini justru membuktikan bahwa relevansi tidak selalu ditentukan oleh kebaruan.

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya. Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional. Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai…

Bocoran Desain Sony Xperia 1 VIII Muncul di Internet, Seperti Apa Wujudnya?
TEKNO

Media90 – Sony kembali menjadi sorotan setelah bocoran desain flagship terbarunya, Xperia 1 VIII, beredar di internet. Perangkat ini disebut sebagai generasi penerus lini Xperia 1 yang selama ini dikenal mempertahankan ciri khas desain khas Sony. Menjelang peluncuran resminya, berbagai detail desain hingga spesifikasi awal mulai terungkap. Layar OLED 6,5 Inci dengan Bezel Simetris Berdasarkan bocoran dari @OnLeaks bersama mymobiles.com, Sony Xperia 1 VIII akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ciri khas desain Sony masih dipertahankan, yaitu bezel simetris di bagian atas dan bawah layar, yang membuat tampilannya berbeda dari banyak flagship modern lainnya. Ads close ads Pendekatan…

MediaTek Luncurkan Dimensity 7450 & 7450X, Ini Perbedaan Keduanya
TEKNO

Media90 – MediaTek diam-diam memperkenalkan dua chipset terbaru di kelas menengah atas, yaitu Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Keduanya sudah tercantum di situs resmi tanpa banyak bocoran sebelumnya, sehingga cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi. Lalu, apa saja kemampuan yang ditawarkan dan apa perbedaan di antara keduanya? Spesifikasi Dimensity 7450 dan 7450X Kedua chipset ini dibangun menggunakan fabrikasi 4nm yang efisien dan modern. Di sektor CPU, digunakan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2,6GHz untuk performa, serta empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya. Ads close ads Untuk grafis, MediaTek menyematkan GPU Mali-G615 MC2 yang sudah…

vivo Y6 5G Resmi Dirilis, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Kamera 50MP, dan Baterai 7200mAh
TEKNO

Media90 – Vivo kembali memperluas lini smartphone entry hingga mid-range dengan meluncurkan Y6 5G. Perangkat ini hadir tidak lama setelah Y6t, namun membawa paket fitur yang terasa lebih lengkap untuk kebutuhan harian maupun hiburan ringan. Performa Snapdragon 4 Gen 2 Di sektor dapur pacu, vivo Y6 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Chipset ini dirancang dengan efisiensi daya yang lebih baik, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan dengan performa yang stabil. Ads close ads Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi Bagian layar menjadi salah satu nilai jual utama perangkat…

Bocoran Terbaru Galaxy Z Fold Wide, Desain Layar Diduga Mirip Pura X Max
TEKNO

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan form factor baru untuk lini smartphone foldable mereka. Perangkat tersebut disebut sebagai Galaxy Z Fold Wide, dan mulai ramai dibicarakan karena membawa pendekatan layar yang berbeda dari generasi sebelumnya. Menariknya, bocoran ini muncul menjelang rumor peluncuran iPhone Fold pada September mendatang. Dimensi Galaxy Z Fold Wide Informasi terbaru yang dibagikan oleh Ice Universe di platform X mengungkap detail ukuran perangkat ini. Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold Wide memiliki dimensi 123,9 x 164,4 x 4,3 mm yang tergolong sangat tipis untuk perangkat foldable modern. Ads close ads Saat dilipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2…

ASUS Pad Mengudara! Tablet Baru ASUS Mulai Terekspos Bocoran
TEKNO

Media90 – ASUS tampaknya bersiap kembali meramaikan pasar tablet setelah cukup lama vakum. Meski tahun ini dikabarkan lebih fokus pada segmen lain, bocoran terbaru menunjukkan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut tengah menyiapkan perangkat baru bernama ASUS Pad yang menyasar kelas premium. Layar 12,2 Inci Dual-Layer OLED Menurut laporan dari Android Headlines, ASUS Pad akan hadir dengan layar berukuran 12,2 inci yang menggunakan panel dual-layer OLED. Teknologi ini dikenal memiliki kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang tinggi, sehingga biasanya digunakan pada perangkat kelas atas seperti tablet flagship. Ads close ads Selain itu, layar tersebut juga disebut mendukung refresh rate 144Hz, yang…