Media90.id – Google akhirnya ikut meramaikan tren wearable kesehatan tanpa layar dengan meluncurkan perangkat terbaru bernama Fitbit Air. Konsepnya mengikuti jejak perangkat seperti Whoop Band dan Rogbid, yang mengutamakan pemantauan kesehatan dan aktivitas harian tanpa gangguan visual dari layar.
Namun, ada satu hal yang membedakan Fitbit Air dari kompetitornya: Google tidak mewajibkan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses fitur dasar. Ini menjadi nilai tambah yang cukup menarik di tengah tren wearable berbasis subscription.
Google Health Premium: Opsi Berlangganan Tambahan
Meski fitur dasar bisa digunakan tanpa biaya tambahan, Google tetap menyediakan layanan berlangganan bernama Google Health Premium, yang merupakan rebranding dari Fitbit Premium.
Biaya langganannya:
- USD 9,99 per bulan
- USD 99 per tahun
Menariknya, pengguna Google AI Pro dan AI Ultra akan mendapatkan akses gratis ke layanan premium ini sebagai bagian dari paket mereka.
Spesifikasi Fitbit Air: Fokus Total ke Kesehatan
Fitbit Air dirancang sebagai smartband minimalis yang benar-benar berfokus pada pemantauan kesehatan harian tanpa layar.
Perangkat ini dilengkapi berbagai sensor, antara lain:
- Detak jantung 24 jam
- Deteksi ritme jantung dan peringatan Afib
- SpO2 (kadar oksigen darah)
- Resting heart rate
- Heart rate variability (HRV)
- Monitoring kualitas dan durasi tidur
Selain itu, Fitbit Air juga mampu mendeteksi aktivitas olahraga secara otomatis. Sistemnya akan terus belajar dari kebiasaan pengguna sehingga data yang dihasilkan semakin akurat dan personal dari waktu ke waktu.
Baterai Tahan Lama dengan Fast Charging Kilat
Dari sisi daya, Fitbit Air diklaim mampu bertahan hingga:
- 1 minggu pemakaian normal
Tidak hanya itu, terdapat fitur fast charging yang memungkinkan penggunaan sepanjang hari hanya dengan pengisian sekitar 5 menit saja. Ini membuatnya sangat praktis untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Terhubung dengan Google Health
Fitbit Air akan terhubung dengan aplikasi baru bernama Google Health, yang nantinya menjadi pusat ekosistem kesehatan Google.
Aplikasi ini dirancang untuk:
- Menggabungkan data kesehatan pengguna
- Menggantikan Fitbit App dan Google Fit secara bertahap
- Menjadi platform utama layanan kesehatan Google
Dengan ini, Google terlihat serius menyatukan ekosistem kesehatan digitalnya dalam satu platform terpadu.
Desain Minimalis dengan Strap yang Bisa Diganti
Meski tanpa layar, Google tetap memperhatikan sisi desain dan gaya pengguna. Fitbit Air hadir dengan sistem strap yang mudah diganti hanya dalam hitungan detik.
Pilihan strap yang tersedia:
- Performance Loop (bahan daur ulang)
- Active Band (silikon tahan keringat)
- Elevated Modern Band (desain lebih fashion-forward)
Hal ini membuat Fitbit Air tidak hanya berfungsi sebagai alat kesehatan, tetapi juga aksesori gaya hidup.
Harga dan Ketersediaan Fitbit Air
Fitbit Air kompatibel dengan Android maupun iOS dan sudah bisa dipesan dengan harga:
- USD 99,99 (versi reguler)
Setiap pembelian juga sudah termasuk:
- Gratis Google Health Premium selama 3 bulan
Fitbit Air Special Edition Kolaborasi Stephen Curry
Selain versi standar, Google juga menyiapkan varian khusus bernama Fitbit Air Special Edition hasil kolaborasi dengan bintang NBA Stephen Curry.
Detailnya:
- Harga: USD 129,99
- Tanggal rilis: 26 Mei
- Desain eksklusif hasil kolaborasi atlet profesional
Kesimpulan
Dengan hadirnya Fitbit Air, Google mencoba menawarkan pendekatan baru pada wearable kesehatan: lebih sederhana, minim distraksi, tapi tetap cerdas dan lengkap secara fitur.
Tidak adanya kewajiban berlangganan untuk fitur dasar juga menjadi langkah yang cukup berani di tengah tren layanan berbasis subscription.
Kini tinggal pertanyaannya, apakah smartband tanpa layar seperti ini benar-benar dibutuhkan di era yang serba digital, atau justru menjadi solusi untuk mengurangi distraksi sehari-hari?














