Media90.id – Google resmi meluncurkan jajaran smartphone flagship terbarunya melalui Pixel 11 Series. Lini terbaru ini terdiri dari tiga model utama, yakni Pixel 11, Pixel 11 Pro, dan Pixel 11 Pro XL.
Selain itu, Google juga menghadirkan model foldable melalui Pixel 11 Pro Fold. Secara umum, desain dan spesifikasi Pixel 11 Series masih mempertahankan formula dari generasi sebelumnya. Namun, peningkatan terbesar hadir pada sektor performa berkat penggunaan SoC Google Tensor G6.
Andalkan Tensor G6 3nm
Google Tensor G6 menjadi salah satu pembaruan utama pada Pixel 11 Series. Chipset tersebut diproduksi menggunakan proses fabrikasi 3nm dari TSMC.
Google mengklaim performanya meningkat hingga 15 persen dibandingkan Tensor G5 yang digunakan generasi sebelumnya. Selain performa, Tensor G6 juga dirancang lebih efisien dalam penggunaan daya.
SoC terbaru tersebut juga semakin dioptimalkan untuk menjalankan berbagai model Gemini Nano secara langsung di perangkat. Dengan begitu, Pixel 11 Series dapat menghadirkan lebih banyak fitur berbasis AI tanpa selalu bergantung pada pemrosesan di cloud.
Dari sisi desain, Pixel 11 Series memang terlihat sangat mirip dengan pendahulunya. Meski demikian, bodinya kini dibuat lebih tipis di atas kertas.
Google juga memperkenalkan fitur baru bernama HiLight, berupa LED notifikasi yang ditempatkan pada bagian bar kamera belakang.
Ketika smartphone diletakkan dalam posisi layar menghadap ke bawah, LED tersebut dapat menampilkan berbagai efek pencahayaan. Efek tersebut juga dapat aktif ketika pengguna sedang berinteraksi dengan Gemini.
Spesifikasi Google Pixel 11
Terlepas dari penggunaan Tensor G6, Pixel 11 membawa spesifikasi yang sebagian besar masih identik dengan generasi sebelumnya.
Smartphone ini mengusung layar AMOLED 6,3 inci beresolusi FHD+ dengan desain punch-hole untuk menempatkan kamera selfie beresolusi 10,5 MP.
Pada bagian belakang terdapat konfigurasi tiga kamera yang terdiri dari kamera utama 48 MP, ultrawide 13 MP, serta telefoto 10,8 MP dengan kemampuan 5x optical zoom.
Untuk sumber daya, Pixel 11 dibekali baterai berkapasitas 4.985 mAh. Pengisian dayanya mendukung fast charging 30W dan wireless charging 25W.
Google juga meningkatkan konfigurasi memorinya dengan RAM LPDDR5X 12 GB. Sementara penyimpanan internal tersedia dalam pilihan 256 GB dan 512 GB menggunakan teknologi UFS 4.0.
Fitur lainnya mencakup sensor fingerprint ultrasonic yang terintegrasi di dalam layar serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68.
Spesifikasi Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL
Untuk varian Pro, Pixel 11 Pro tetap membawa layar berukuran 6,3 inci, sedangkan Pixel 11 Pro XL hadir dengan panel yang lebih besar, yakni 6,8 inci.
Perbedaan juga terlihat pada kapasitas baterainya. Pixel 11 Pro dibekali baterai 4.850 mAh dengan dukungan pengisian cepat 30W.
Sementara itu, Pixel 11 Pro XL membawa baterai lebih besar berkapasitas 5.115 mAh dan mendukung fast charging hingga 45W.
Pada sektor kamera, Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL memiliki konfigurasi yang sama. Keduanya dibekali kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 48 MP yang mendukung fotografi makro, serta kamera periskop telefoto 42 MP dengan kemampuan 5x optical zoom.
Untuk kebutuhan selfie dan video call, kedua model tersebut menggunakan kamera depan beresolusi 42 MP.
Google menyediakan pilihan RAM 12 GB dan 16 GB untuk Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL. Sementara kapasitas penyimpanannya tersedia mulai dari 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB.
Harga Google Pixel 11 Series
Untuk pasar Amerika Serikat, Google Pixel 11 dibanderol dengan harga mulai USD 900 atau sekitar Rp16 jutaan.
Sementara itu, Pixel 11 Pro memiliki harga awal USD 1.100 atau sekitar Rp19 jutaan. Adapun Pixel 11 Pro XL dijual mulai USD 1.300, setara sekitar Rp23 jutaan.
Dengan hadirnya Tensor G6, Google tampaknya masih mempertahankan strategi yang sama pada lini Pixel, yakni menggabungkan hardware flagship dengan kemampuan AI yang semakin terintegrasi langsung di perangkat.
Kini menarik untuk melihat apakah peningkatan performa, efisiensi daya, serta fitur AI baru tersebut cukup untuk membuat Pixel 11 Series lebih menarik dibandingkan generasi sebelumnya.














