TEKNO

Layar E-Paper Berbasis NFC Ini Bisa Berfungsi Tanpa Baterai

10
×

Layar E-Paper Berbasis NFC Ini Bisa Berfungsi Tanpa Baterai

Sebarkan artikel ini
Layar E Paper Unik Ini Tidak Membutuhkan Baterai untuk Beroperasi

Media90.id – Layar digital umumnya membutuhkan baterai, kabel, atau sumber daya listrik agar dapat beroperasi. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk perangkat terbaru dari Waveshare. Perusahaan ini menghadirkan layar e-paper NFC berukuran 2,9 inci yang dapat memperbarui tampilan tanpa menggunakan baterai maupun kabel.

Menariknya, pengguna juga tidak perlu mengisi daya perangkat tersebut. Ketika ingin mengganti tampilan, cukup menempelkan smartphone yang mendukung NFC ke permukaan layar. Data gambar sekaligus energi yang dibutuhkan untuk memperbarui tampilan akan dikirim melalui koneksi NFC.

Ads
close ads

Teknologi NFC Waveshare E-Paper

Pada dasarnya, perangkat ini memanfaatkan teknologi NFC (Near Field Communication). Teknologi tersebut selama ini lebih dikenal untuk pembayaran digital atau transfer data dalam jarak dekat.

Namun, Waveshare memanfaatkannya dengan cara yang berbeda. Selain mengirimkan data gambar, koneksi NFC juga digunakan untuk menyuplai energi ke layar selama proses pembaruan tampilan berlangsung.

Hal ini dimungkinkan berkat teknologi e-paper. Berbeda dari layar LCD maupun OLED yang membutuhkan aliran listrik secara terus-menerus agar gambar tetap terlihat, e-paper hanya memerlukan daya ketika tampilan sedang diperbarui.

Setelah susunan “tinta digital” terbentuk, gambar yang ditampilkan dapat tetap terlihat selama berbulan-bulan tanpa membutuhkan konsumsi daya tambahan. Oleh karena itu, layar Waveshare ini tidak memerlukan baterai internal untuk penggunaan normal.

Untuk mengganti gambar, pengguna cukup membuka aplikasi pada smartphone yang mendukung NFC, kemudian menempelkan ponsel ke layar. Data gambar dan energi untuk proses refresh akan dikirim secara bersamaan melalui koneksi NFC.

Berukuran Ringkas dan Mendukung Empat Warna

Dari sisi spesifikasi, layar e-paper NFC Waveshare ini memiliki resolusi 296 x 128 piksel. Perangkat tersebut juga mendukung empat warna, yakni hitam, putih, merah, dan kuning.

Dengan ukuran sekitar 2,9 inci, layar ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sederhana. Beberapa contohnya adalah label nama digital, kartu identitas elektronik, maupun papan informasi berukuran kecil.

Namun, konsep tanpa baterai tersebut juga memiliki konsekuensi. Karena perangkat tidak memiliki sumber daya internal, proses pembaruan tampilan tidak dapat dilakukan dengan cepat.

Waktu yang dibutuhkan untuk memperbarui layar mencapai sekitar 16 detik, belum termasuk waktu yang diperlukan untuk mentransfer data dari smartphone. Selain itu, setiap layar harus diperbarui secara manual dengan cara menempelkan ponsel satu per satu.

Untuk penggunaan pribadi atau kebutuhan dalam jumlah kecil, metode tersebut masih terbilang sederhana dan praktis. Namun, situasinya akan berbeda jika perangkat digunakan oleh toko besar yang memiliki ratusan hingga ribuan label harga.

Dalam skenario tersebut, proses memperbarui setiap layar satu per satu justru dapat menjadi pekerjaan tambahan yang memakan waktu. Karena alasan inilah, sebagian besar label harga elektronik di toko modern menggunakan sistem nirkabel terpusat yang memungkinkan seluruh layar diperbarui secara otomatis dalam waktu bersamaan.

Meski memiliki keterbatasan, konsep layar tanpa baterai yang hanya mengandalkan sentuhan NFC ini tetap menarik. Teknologi tersebut menunjukkan bahwa layar digital sederhana tidak selalu membutuhkan sumber daya listrik untuk terus menampilkan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *