Media90 – Bocoran mengenai chipset flagship terbaru MediaTek, Dimensity 9600, mulai beredar di internet. SoC generasi penerus ini disebut akan membawa peningkatan performa yang cukup signifikan, terutama melalui perubahan besar pada arsitektur CPU yang digunakan.
Dual Prime Core Jadi Sorotan Utama
Salah satu hal paling menarik dari bocoran ini adalah penggunaan konsep dual prime core, yang disebut akan hadir pertama kali di lini flagship MediaTek. Menurut informasi dari Digital Chat Station, Dimensity 9600 akan mengusung konfigurasi CPU 2+3+3.
Artinya, chipset ini akan membawa dua core performa tinggi (prime core) dan enam high-performance core. Namun hingga saat ini, detail spesifik mengenai jenis core yang digunakan masih belum diungkap secara lengkap.
Konsep ini disebut memiliki nama kode internal “canyon”. Meski begitu, penting untuk dicatat bahwa desain chipset biasanya masih bisa berubah sebelum masuk tahap produksi massal. Jadi, ada kemungkinan MediaTek melakukan penyesuaian sebelum peluncuran resmi.
Peningkatan Dibanding Dimensity 9500
Sebagai perbandingan, Dimensity 9500 sebelumnya menggunakan konfigurasi CPU 1+3+4, yang terdiri dari:
- 1-core Arm C1 Ultra 4.21 GHz
- 3-core Arm C1-Premium 3.5 GHz
- 4-core Arm C1 Pro 2.7 GHz
Jika benar MediaTek beralih ke dual prime core, maka Dimensity 9600 berpotensi menghadirkan lonjakan performa yang jauh lebih tinggi, terutama dalam beban kerja berat seperti gaming, multitasking, dan pemrosesan AI.
Diproduksi dengan Teknologi 2nm TSMC
Selain perubahan pada CPU, Dimensity 9600 juga dikabarkan akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Teknologi ini diyakini dapat meningkatkan efisiensi daya sekaligus menjaga performa tetap tinggi.
Dengan kombinasi arsitektur baru dan fabrikasi yang lebih canggih, SoC ini diprediksi mampu memberikan keseimbangan antara performa kencang dan konsumsi daya yang lebih hemat.
Masih Tahap Pengembangan
Meski bocoran ini terdengar menjanjikan, Dimensity 9600 masih berada dalam tahap pengembangan. Artinya, spesifikasi yang beredar saat ini belum bersifat final dan masih bisa berubah sebelum peluncuran resmi.
Dengan berbagai peningkatan yang dirumorkan, chipset ini berpotensi menjadi salah satu pesaing serius di kelas flagship generasi berikutnya.
Kini tinggal menunggu bagaimana MediaTek akan mengonfirmasi atau mengubah bocoran ini di waktu mendatang.














